contoh makalah pendidikan

Contoh Makalah Pendidikan Dan Pemaparannya Lengkap (2020)

Contoh Makalah Pendidikan – Membuat makalah seringkali membuat pelajar atau Anda kesulitan dalam mencari dan mengolahnya menjadi lebih baik. Terlebih jika guru meminta Anda membuat makalah yang cukup sulit dan pembahasannya perlu mendalam. Beberapa contoh makalah pendidikan berikut ini barangkali bisa membantu atau menjadi inspirasi dalam pembuatan makalah tersebut.

Contoh Makalah Pendidikan Karakter

contoh makalah pendidikan

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pendidikan merupakan kegiatan yang secara umum dilakukan oleh lembaga tertentu, seperti sekolah ataupun perguruan tinggi. Proses pembelajaran pada pendidikan ini tergantung dari masing-masing individu, dimana keberhasilan dan kegagalan bisa dipengaruhi dari proses pembelajaran. Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk yang banyak masih tertinggal dari sektor pendidikan ini.

Salah satu sektor pendidikan yang krusial di negara ini adalah pendidikan karakter. Isu pendidikan karakter sebenarnya sudah dibahas pada beberapa tahun silam, namun masih membutuhkan perhatian ekstra. Munculnya banyak kenakalan remaja seperti penggunaan narkoba, minum minuman keras dan sebagainya menjadi bukti nyata belum sempurnanya pendidikan karakter.

2. Rumusan Masalah

  1. Apa definisi dari pendidikan karakter?
  2. Landasan apa yang mendasari pendidikan karakter di Indonesia?
  3. Apa tujuan pembelajaran pendidikan karakter sejak dini?

3. Tujuan

  1. Mengetahui arti dari pendidikan karakter.
  2. Mengetahui landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia.
  3. Mengetahui tujuan dan pentingnya pendidikan karakter sejak dini.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Definisi Pendidikan Karakter

1. Definisi Pendidikan Karakter

Istilah pendidikan karakter mungkin sudah tidak asing lagi di telinga, namun masih ada yang belum mengetahui definisi sebenarnya. Beberapa orang justru salah mengartikan pendidikan karakter dan menimbulkan kesalahpahaman yang berjangka panjang. Berikut beberapa definisi pendidikan karakter :

John W. Santrock

John berpendapat bahwa pendidikan karakter merupakan salah satu pendidikan yang dalam penerapannya harus dilakukan dengan pendekatan langsung pada subjek. Tujuan dari pendidikan karakter adalah untuk menanamkan nilai-nilai moral dan mengajarkan pendidikan karakter itu sendiri agar mencegah perilaku menyimpang.

Kertajaya (2010)

Kertajaya menyatakan bahwa karakter merupakan salah satu ciri khas yang dimiliki oleh setiap individu. Ciri khas masing-masing individu tidak terlepas pada kepribadian yang dimiliki. Hal inilah yang membuat setiap individu memiliki kemampuan dalam bertindak, menanggapi ataupun berperilaku.

Ramli

Ramli mengungkapkan bahwa pendidikan karakter merupakan pendidikan yang mengedepankan tentang moral dan akhlak. Dengan kedua unsur tersebut diharapkan dapat membentuk individu yang baik dan tidak berperilaku buruk.

Dari ketiga pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan yang harus ditanamkan sejak dini dengan cara pendekatan secara langsung. Harapan dari pendidikan karakter sejak dini tidak lain untuk mencegah anak-anak generasi penerus bangsa tidak melakukan tindakan yang menyimpang.

2. Landasan Pendidikan Karakter di Indonesia

Pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia tidak terlepas dari landasan yang memiliki tujuan agar memiliki jati diri yang kuat dan tidak menyimpang. Pada beberapa literatur yang telah ada, pendidikan karakter di Indonesia didasarkan atas 9 pilar dasar :

  • Rasa cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, semesta dan isinya.
  • Tanggung jawab, mandiri dan disiplin.
  • Sifat jujur.
  • Hormat dan santun terhadap sesama.
  • Saling peduli, memberikan rasa kasih sayang dan kerja sama.
  • Bekerja keras, percaya diri dan pantang menyerah.
  • Kepemimpinan dan keadilan.
  • Rendah hati dan baik terhadap sesama.
  • Cinta damai, toleransi dan perasaan lembut.

Adapun landasan yang digunakan dalam pelaksanaan dan pengembangan pendidikan karakter di Indonesia didasari atas :

Pancasila

Prinsip bangsa Indonesia tidak terlepas dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan menjadi pegangan dalam menjalankan pemerintahan. Pancasila wajib digunakan sebagai pandangan hidup bangsa dengan harapan dapat mempersatukan bangsa.

Agama

Di Indonesia terdapat berbagai macam agama yang dianut dan dalam penerapan pendidikan karakter ini harus sesuai dengan nilai ajaran agama masing-masing. Pendidikan karakter tidak boleh menyimpang dari apa yang diajarkan agama dan memiliki peran penting dalam pendidikan anak usia dini.

Budaya

Seni dan budaya di Indonesia sangatlah beragam dan masing-masing memiliki ciri khas sendiri. Budaya bisa dijadikan sebagai sumber nilai dalam pendidikan karakter untuk mempelajari dan menghargai setiap budaya di masing-masing daerah. Selain itu juga bertujuan agar generasi penerus tetap melestarikan seni dan budaya yang sudah ada sejak zaman dulu.

3. Tujuan Pendidikan Karakter

Sifat atau perilaku yang ada pada setiap individu tentunya berbeda dan tidak jarang menimbulkan perbedaan pendapat ataupun sebagainya. Kasus penyimpangan atau kenakalan remaja sekarang semakin banyak dan terus bertambah karena tidak adanya pendidikan karakter yang memadai. Berikut adalah tujuan pendidikan karakter :

  • Mendapatkan pengalaman baru untuk tumbuh dan berkembang.
  • Mengembangkan nilai kehidupan yang penting agar nantinya menjadi kepribadian masing-masing individu.
  • Mengetahui mana tindakan yang benar dan salah.
  • Menghindari kenakalan remaja dan membentuk pribadi yang baik.
  • Memiliki pola pikir, hati dan perasaan yang baik antar sesama manusia.
  • Mengedepankan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup.

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Pendidikan karakter di Indonesia masih rendah dan perlu edukasi sejak dini yang bisa dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan tempat pendidikan lainnya. Semakin cepat pembelajaran tentang pendidikan karakter, semakin bisa mengurangi persentase penyimpangan yang terjadi di kalangan anak-anak ataupun remaja.

2. Saran

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih belum sempurna, namun sudah berusaha maksimal dalam pembuatannya. Saran yang membangun ataupun kritik agar menjadi lebih baik terbuka dan penulis siap belajar dari pembuatan makalah ini.

Contoh Makalah Pendidikan Agama Islam

contoh makalah pendidikan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Keberadaan ilmu pengetahuan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan manusia yang hidup. Pendidikan agama menjadi salah satu pilar kehidupan yang tidak bisa lepas dari setiap manusia karena dijadikan salah satu pegangan hidup. Islam menjadi salah satu agama dengan pengikut yang besar di Indonesia.

Edukasi dini tentang agama Islam kepada anak-anak sangatlah penting, mengingat sekarang ini zaman sudah berbeda. Pelaksanaan pembelajaran bisa dilakukan di sekolah ataupun lingkup keluarga. Semakin baik pembelajaran yang diberikan, anak akan terhindar dari hal-hal yang dianggap tidak baik oleh agama ini.

2. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pelaksanaan pendidikan agama Islam di lingkup sekolah?
  2. Bagaimana pelaksanaan pendidikan agama Islam di lingkup keluarga?

3. Tujuan

  1. Mengetahui seberapa efektif pelaksanaan pendidikan agama Islam di lingkup sekolah.
  2. Mengetahui seberapa efektif pelaksanaan pendidikan agama Islam di lingkup keluarga.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Lingkup Sekolah

1. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Lingkup Sekolah

Ramadan Reflection

Sekolah menjadi tempat anak didik untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan tidak hanya berkaitan dengan agama saja. Pelajaran agama Islam di sekolah tidak terlepas dengan saling terhubungnya antara pelajaran satu dengan yang lainnya. Beberapa pelaksanaan pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah diantaranya :

  • Memberikan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Mengawasi dan memberikan contoh kepada anak didik terkait pelajaran yang disampaikan.
  • Mengadakan tes atau kuis untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan yang diserap oleh anak didik.
  • Mengkolaborasikan pendidikan agama Islam dengan pelajaran lain seperti kewarganegaraan karena keduanya saling terhubung satu sama lain.

2. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Lingkup Keluarga

Pembelajaran agama Islam di lingkungan keluarga bisa diajarkan sejak dini dengan orang tua atau orang dewasa sebagai penanggung jawab. Pendekatan dengan anak menjadi salah satu cara terciptanya pembelajaran agama Islam yang baik. Ada banyak hal yang perlu diajarkan sejak dini, beberapa diantaranya adalah :

  • Mengajari anak tentang bagaimana cara membedakan antara perbuatan baik dan buruk.
  • Mengajari cara berwudhu dan sholat yang benar sesuai aturan agama.
  • Bacaan atau doa sehari-hari untuk mengawali aktivitas.
  • Memberitahu hal-hal sederhana dalam ajaran Islam dan bisa ditingkatkan sesuai dengan usianya.
  • Mendidik anak agar tidak melakukan perbuatan jahat dan sejenisnya.

BAB II

PENUTUP

1. Kesimpulan

Dari rangkaian pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan agama Islam bisa dimulai sejak dini melalui perantara keluarga. Kemudian bisa dilanjutkan di tempat anak-anak bersekolah dan guru menjadi penanggung jawab. Ada banyak hal yang bisa diajarkan, baik di sekolah ataupun keluarga agar anak-anak mendapatkan pelajaran rohani mereka.

2. Kritik dan Saran

Pembahasan di atas memang belum lengkap dan dalam lingkup yang sederhana, oleh karena itu penulis bersedia menerima kritik ataupun saran. Pembaca boleh memodifikasi, mengembangkan ataupun sejenisnya makalah ini agar lebih baik lagi dan lebih lengkap.

Contoh Makalah Pendidikan Pancasila

Contoh Makalah Pendidikan Pancasila

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terlepas dari Pancasila yang digunakan sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. Pembentukan Pancasila tentu karena tokoh-tokoh kemerdekaan yang merumuskan dan berjuang demi kemerdekaan. Hingga detik ini, Indonesia telah mengalami berbagai perubahan seperti asas hingga doktrin dalam kehidupan sehari-hari.

Di era modern saat ini, Pancasila seringkali dilupakan oleh berbagai pihak kalangan. Padahal ada banyak nilai yang terkandung dalam Pancasila yang bisa diterapkan dan menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Melalui tulisan ini penulis berharap masyarakat yang membaca mulai teringat kembali tentang nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya.

2. Rumusan Masalah

  1. Jelaskan definisi dari Pancasila!
  2. Apa saja fungsi Pancasila sebagai dasar negara?
  3. Apa fungsi Pancasila sebagai ideologi bangsa?

3. Manfaat

  1. Memahami dan mengingatkan definisi Pancasila.
  2. Mengetahui apa saja fungsi Pancasila sebagai dasar negara.
  3. Mengetahui fungsi Pancasila sebagai ideologi bangsa.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Definisi Pancasila

Secara etimologi, Pancasila terdiri atas dua kata dasar, yaitu “Panca” yang berarti lima dan “Sila” yang artinya adalah dasar. Jika digabungkan, Pancasila dapat diartikan sebagai dasar atau aturan yang terdiri atas lima poin penting. Terdapat definisi lain dari Pancasila yang dikemukakan oleh beberapa tokoh :

Notonegoro

Beliau mendefinisikan Pancasila sebagai ideologi negara dan dasar falsafah dengan harapan bisa menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Adanya Pancasila juga diharapkan dapat menjadi lambang persatuan dan pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Ir. Soekarno

Presiden pertama RI berpendapat berbeda, Pancasila diartikan sebagai isi jiwa dari bangsa Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu, namun terpendam oleh kebudayaan Barat yang masuk. Pancasila bukan hanya dijadikan sebagai falsafah negara, akan tetapi dalam lingkup yang lebih luas lagi.

Yamin

Menurut M. Yamin, Pancasila terdiri atas kata “Panca” dan “Sila” yang masing-masing memiliki arti “lima” dan “sendi, dasar, aturan, atas”. Pancasila dianggap sebagai lima aturan yang masing-masing memiliki nilai pedoman tentang tingkah laku baik yang harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa Pancasila merupakan sebuah aturan yang berisikan lima poin penting yang digunakan sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah ada sejak zaman dahulu. Berikut adalah bunyi Pancasila :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusywaratan/Perwakilan.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

2. Fungsi Pancasila Untuk Bangsa Indonesia

2. Fungsi Pancasila Untuk Bangsa Indonesia

Nilai yang terkandung dalam setiap sila di Pancasila sangatlah banyak dan ini bisa dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Dalam Pancasila ini juga memuat fungsi penting bagi bangsa Indonesia. Berikut diantaranya :

a. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia berfungsi sebagai petunjuk atas tingkah laku yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga menjadi sumber terbentuknya cita-cita moral bangsa dan budaya karena keduanya tidak bisa dipisahkan.

b. Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia

Setiap negara memiliki ciri khas jiwa yang dimiliki, begitu juga dengan Indonesia yang menggunakan Pancasila sebagai jati diri bangsa. Masyarakat secara tidak langsung dituntut untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila untuk kehidupan bermasyarakat.

c. Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia

Kepribadian antara bangsa satu dengan yang lainnya tentu berbeda dan bangsa Indonesia memiliki kepribadian yang berlandaskan pada Pancasila. Segala perilaku dan sikap masyarakatnya seharusnya sesuai dengan apa yang terkandung dalam Pancasila.

d. Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum

Pancasila dijadikan sebagai landasan hukum yang berlaku di Indonesia. Seluruh hukum yang sudah ada tidak bertentangan dengan apa yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara. Perumusan hukum juga perlu mengedepankan nilai-nilai dalam Pancasila.

e. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia

Dalam penyelenggaraan dan kehidupan bernegara di Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai dasar negara yang mutlak. Seluruh aturan pemerintahan negara dan kehidupan bermasyarakat dilandasi oleh Pancasila dan wajib ditaati oleh seluruh warga negara.

3. Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa

Nilai yang terdapat dalam Pancasila tidak terlepas dari perkembangan bangsa Indonesia itu sendiri. Tidak mengherankan jika Pancasila juga berfungsi sebagai ideologi bangsa. Berikut beberapa fungsi atau perannya sebagai ideologi bangsa:

  • Digunakan untuk menjaga keutuhan negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Menumbuhkan dan meningkatkan jiwa nasionalisme dan patriotisme masyarakat.
  • Media pemersatu bangsa.
  • Menunjukkan, mengawasi dan mewujudkan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.
  • Mengarahkan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai.

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa Pancasila memiliki peranan yang sangat penting dalam pemerintahan Indonesia. Baik itu digunakan sebagai landasan hukum, pedoman dalam kehidupan berbangsa dan lain sebagainya. Masyarakat seharusnya bisa menerapkan nilai-nilai penting yang terkandung di setiap sila dalam Pancasila.

2. Kritik dan Saran

Materi pembahasan Pancasila ini memang belum lengkap dan jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dalam pembahasan ataupun dalam penyampaian materi sangat terbuka agar kedepan lebih baik lagi. Saran yang mendukung terkait pengembangan materi dan sebagainya diperkenankan dengan harapan di masa depan nanti bisa lebih lengkap dan bermanfaat.

Contoh Makalah Pendidikan Jasmani

Contoh Makalah Pendidikan Jasmani

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Memiliki tubuh yang sehat dan bugar tentu menjadi idaman seluruh orang. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, seseorang bisa melakukan berbagai macam aktivitas, mulai dari yang ringan hingga berat sekalipun. Namun masalahnya adalah sekarang ini tidak sedikit orang yang menyepelekan kondisi kesehatannya.

Kebiasaan buruk seperti waktu tidur yang tidak teratur, jarang berolahraga dan sebagainya menjadi salah satu faktor kondisi tubuh menjadi drop. Kebugaran jasmani seseorang bisa didapatkan ketika sudah melakukan rutinitas yang konsisten. Selain melakukan latihan, mengatur pola makan juga sangat penting dalam kebugaran jasmani ini.

2. Rumusan Masalah

  1. Apa definisi kebugaran jasmani?
  2. Komponen apa saja yang terdapat dalam kebugaran jasmani?
  3. Sebutkan manfaat dari kebugaran jasmani!

3. Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini tidak lain adalah agar orang-orang lebih memperhatikan kondisi kebugaran dirinya masing-masing. Ini karena ketika tubuh dalam keadaan sehat dan bugar, berbagai aktivitas ataupun rutinitas bisa dilakukan dengan baik. Adanya makalah ini juga diharapkan dapat menambah wawasan pembaca terkait komponen dan manfaat dari kebugaran jasmani tersebut.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Definisi Kebugaran Jasmani

Secara umum, kebugaran jasmani diartikan sebagai kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas tanpa kelelahan yang berarti. Adapun aktivitas yang dilakukan tentu sesuai dengan kapasitas masing-masing, bukan melampauinya. Ada perbedaan pendapat mengenai definisi dari kebugaran jasmani ini. Berikut dua diantaranya :

Sudarno (1992:9)

Menurut Sudarno, kebugaran jasmani merupakan kondisi dimana tubuh dapat melakukan tugas rutin atau harian dengan baik dan efisien tanpa menimbulkan kelelahan. Tubuh yang bugar akan memiliki cadangan tenaga yang bisa digunakan ketika keadaan darurat untuk melakukan sesuatu.

Prof. Soedjatmo Soemowardoyo

Sang Profesor berpendapat lain, kebugaran jasmani didefinisikan sebagai kemampuan tubuh dalam menyesuaikan fungsi alat tubuhnya sesuai dengan batas fisiologi lingkungan. Adapun fisiologi lingkungan yang dimaksud disini adalah kelembapan suhu, ketinggian, cuaca dan sebagainya. Tubuh mampu beradaptasi dengan baik dan tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.

Prof. Sutarman

Prof. Sutarman juga memiliki pendapat lain terkait kebugaran jasmani yang diartikan sebagai aspek fisik yang membuat tubuh sanggup melakukan aktivitas sehari-hari yang produktif dan tubuh dapat menyesuaikan diri terhadap pembebanan fisik.

2. Komponen Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani tentunya tidak terlepas dari komponen-komponen yang terdapat di dalamnya. Dengan mengetahui komponen-komponen berikut ini setidaknya pembaca bisa menerapkannya dan membentuk tubuh menjadi bugar. Berikut diantaranya :

a. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan tubuh berkaitan dengan sistem aerobik yang memiliki tugas untuk pemenuhan energi tubuh. Dapat diartikan bahwa daya tahan merupakan kemampuan tubuh dalam menggunakan paru-paru, jantung dan peredaran lain untuk melakukan pekerjaan secara berurutan. Pembentukan daya tahan ini tidak terlepas dari latihan yang harus dilakukan secara rutin.

Latihan bisa dimulai dari latihan yang ringan hingga berat dengan durasi waktu yang berbeda-beda tergantung tingkat kesulitannya. Beberapa contoh latihan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh diantaranya adalah :

  • Lari dengan jarak dan waktu tertentu.
  • Angkat beban berat ataupun ringan dengan jumlah tertentu.
  • Naik turun tangga atau bukit.

b. Kekuatan (Strength)

Kekuatan berhubungan dengan fungsi otot dalam menerima beban dalam jangka waktu tertentu. Cara melatih kekuatan ini bisa dengan latihan angkat beban berat, namun dengan frekuensi sedikit. Berikut rekomendasi contoh latihan yang bisa dilakukan :

  • Back up dan sit up.
  • Angkat beban ringan hingga berat.
  • Squat jump dengan durasi dan jumlah tertentu.

c. Kecepatan (Speed)

c. Kecepatan (Speed)

Kecepatan disini tentu berhubungan dengan gerakan yang dilakukan dengan waktu tertentu. Dalam hal ini kemampuan otot pada kaki dibutuhkan untuk meningkatkan kecepatan. Contoh latihan yang bisa dilakukan adalah lari jarak tertentu dengan waktu yang telah ditentukan.

3. Manfaat Kebugaran Jasmani

Seseorang yang memiliki kebugaran jasmani baik akan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan maksimal. Semakin baik latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, maka semakin baik pula produktivitas seseorang. Berikut beberapa manfaat dari kebugaran jasmani :

  • Mengurangi resiko penyakit mematikan seperti jantung, stroke, paru-paru dan sejenisnya.
  • Dapat mengurangi berat badan secara alami dan mencegah obesitas.
  • Memberikan banyak energi untuk beraktivitas.
  • Mengurangi ataupun menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Menjaga fungsi tubuh agar tetap bekerja dengan baik.

BAB III

PENUTUP

Dari pembahasan kebugaran jasmani di atas dapat disimpulkan bahwa ketika seseorang memiliki tubuh yang bugar, maka berbagai macam aktivitas dapat dilakukan dengan baik. Proses pembentukan tubuh yang sehat dan bugar membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan perlu keuletan dalam menjalankan beberapa latihan yang disarankan.

Contoh Makalah Pendidikan Sekolah Dasar

Contoh Makalah Pendidikan Sekolah Dasar

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Anak merupakan titipan dari Tuhan yang perlu dijaga dan dididik sebaik mungkin agar kelak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara. Setiap anak pada dasarnya memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan pendidikan yang layak demi masa depannya. Golden age merupakan salah satu masa dimana anak akan berkembang melalui proses pendidikan Sekolah Dasar.

Dalam hal ini, guru dan orang tua bertanggung jawab atas pendidikan yang dilalui oleh setiap anak. Ada banyak pelajaran yang akan didapatkan oleh sang anak, mulai dari aspek kepribadian, psikososial dan kognitifnya. Apabila pembelajaran baik dan berjalan dengan lancar, tidak menutup kemungkinan pendidikan anak di usia tersebut berkembang dengan baik.

2. Rumusan Masalah

  1. Pada rentang usia berapakah anak mulai Sekolah Dasar?
  2. Pembelajaran seperti apa yang dilakukan untuk meningkatkan aspek psikososial, kognitif dan moral?

3. Tujuan

Tujuan penulisan ini tidak lain adalah untuk mengetahui rentang yang tepat untuk anak duduk di bangku Sekolah Dasar. Disisi lain juga ingin mengetahui seberapa jauh dan efektif pembelajaran yang dilakukan di sekolah untuk meningkatkan berbagai aspek anak didik.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Rentang Usia Anak SD

Secara umum, rentang pendidikan anak usia SD dimulai ketika masa kanak-kanak berakhir dan mulai ke jenjang lebih tinggi lagi. Hasil dari pembelajaran anak SD ini akan menjadi bekal menuju masa remaja dan akan mempengaruhi perkembangannya. Masing-masing anak akan memiliki kepribadian, tingkat kecerdasan yang berbeda-beda.

Usia yang tepat untuk masuk SD adalah 7 tahun dengan akumulasi 1-2 tahun sebelumnya telah mendapatkan pendidikan di Taman Kanak-kanak. Di SD sendiri terbagi atas dua tingkatan, yaitu kelas rendah dan tinggi. Kelas rendah umumnya dimulai ketika kelas 1-3, sedangkan kelas tinggi dimulai kelas 4-6.

2. Pembelajaran Yang Dilakukan

2. Pembelajaran Yang Dilakukan

Proses pembelajaran di SD tentu sangat berbeda dengan jenjang pendidikan lainnya dan disesuaikan dengan usianya. Misalnya pada kelas rendah diberikan pembelajaran yang masih sederhana atau dasarnya terlebih dahulu. Kemudian di kelas tinggi dilanjutkan dengan pembelajaran lanjutan yang lebih kompleks. Berikut beberapa pembelajaran yang bisa diterapkan :

  • Mengajak anak didik untuk belajar sambil mempraktekkan sekaligus untuk memudahkan dalam mencerna suatu materi.
  • Anak-anak biasanya lebih suka bergerak dan bermain, oleh karena itu buatlah pembelajaran yang mengasikkan.
  • Sering-seringlah membuat kerja kelompok karena anak-anak menyukai pekerjaan secara berkelompok.
  • Gunakanlah bahasa yang mudah dipahami karena anak SD masih minim kosakata dan mencerna pembicaraan atau kata yang sulit.
  • Berikanlah rewards ketika anak didik berhasil mencapai sesuatu sebagai salah satu cara memotivasi agar lebih baik lagi.

BAB III

PENUTUP

Pendidikan Sekolah Dasar memang sangat penting karena akan membentuk pribadi dan aspek lain pada anak usia dini. Semakin baik pendidikan yang diterimanya, maka akan membentuk pribadi yang baik dan tidak menyimpang. Guru dan orang tua menjadi peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan aspek kognitif dan aspek lainnya pada anak.

Meskipun contoh makalah pendidikan di atas tidak terlalu sempurna, setidaknya bisa menjadi inspirasi dalam membuat makalah yang serupa. Anda bisa mengembangkan ataupun merubah contoh makalah pendidikan di atas menjadi lebih lengkap dan lebih baik lagi agar berguna bagi banyak orang.

Contoh Makalah Pendidikan Dan Pemaparannya Lengkap (2020)

Leave a Reply