7+ Kumpulan Doa Kedua Orang Tua Beserta Arab, Latin, Arti (Lengkap) 1

7+ Kumpulan Doa Kedua Orang Tua Beserta Arab, Latin, Arti (Lengkap)

Doa Kedua Orang Tua – Sebagai anak, sudah seharusnya kita selalu mendoakan orangtua. Karena merekalah yang mendidik dan membesarkan kita dengan kasih sayang. Dalam Islam juga ditegaskan melalui etika birrul walidain atau berbakti kepada orang tua, salah satu dengan cara selalu mendoakan mereka dalam kondisi apapun. Berikut ini beberapa doa untuk orang tua yang bisa diamalkan.

Allah SWT dalam surat Al-Ahqaf ayat 15 hingga 16 menegaskan bahwa anak yang berbakti kepada orang tua akan diterima amalnya dan diampuni dosa-dosanya. Bahkan dengan berbakti dan berdoa untuk kedua orang tua Allah SWT juga menjanjikan surga.

Doa kedua Orang Tua Yang Masih Hidup

Doa kedua Orang Tua Yang Masih Hidup

Bersyukurlah bagi siapa saja yang masih memiliki orang tua dalam keadaan hidup dan sehat walafiat. Kondisi tersebut bukan berarti Anda tidak perlu mendoakannya, bahkan disuruh untuk selalu menjadikan doa untuk mereka sebagai prioritas di saat Anda beribadah. Berikut ini salah satu doa yang bisa Anda ucapkan untuk orang tua.

Allahumma fighfirlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shokhiroon

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, baik ibu dan bapakku, kasihanilah keduanya seperti mereka menyayangiku di waktu kecil.

Waktu doa untuk orang tua yang paling baik adalah setiap selesai shalat fardhu, dan semua waktu mustajab yang dianjurkan dalam Al-quran dan Hadits. Diantaranya saat sahur, selesai Azan Asar hingga matahari terbenam, di hari Jumat, bulan Ramadhan, antara adzan dan iqamah, hari Arafah yaitu 9 Dzulhijah.

Doa Kedua Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Doa Kedua Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Kehilangan orang tua pastinya akan sangat menyakitkan dan menyedihkan. Namun bukan berarti harus terus larut dalam kesedihan, berdoalah untuk Almarhum atau Almarhumah agar jalan mereka setelah meninggal diberi kemudahan oleh Allah SWT. Doa anak saleh juga merupakan amalan yang tak akan pernah putus walaupun seseorang sudah meninggal dunia.

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya : Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk. Dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran.

Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya. Dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.

Kemudian bisa dilanjutkan dengan membaca doa bagi orang tua dan semua orang yang telah berjasa dalam hidupnya dan memberikan banyak kebaikan kepada orang lain. Anda bisa membacanya secara bersambung setelah doa khusus untuk orang tua yang dibahas sebelumnya.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadapkami.”

Selain doa untuk orang tua di atas, Anda bisa melanjutkan dengan beberapa doa lainnya agar orang tua diampuni segala dosanya, diterima segala pahalanya, diberikan rahmat dan syafaat di alam kubur oleh Allah SWT. Adapun doa yang bisa diucapkan adalah:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa’fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

Untuk menyempurnakan doa untuk orang tua yang sudah meninggal, Anda bisa membaca doa penutup yang bermakna penting berupa salawat dan Al-fatihah. Jangan lupa untuk melantunkannya sesering mungkin, kapanpun dan dimanapun Anda berada. Bagaimana doanya?

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ …

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya: “Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.

Memang sangat sedih saat ditinggal orang tua, namun sebagai anak yang berbakti sudah seharusnya kita terus mendoakan mereka walaupun sudah meninggal dunia. Dan tetaplah menjalankan kehidupan sesuai dengan  ajaran Islam agar doa untuk orang tua tersebut bisa dikabulkan oleh Allah SWT.

Doa Untuk Orang Tua Sakit

Doa Untuk Orang Tua Sakit

Ketika orang tua sedang sakit selain berusaha mengobati dengan cara terbaik. mendoakannya adalah cara lain yang wajib dilakukan, karena hanya Allah SWT yang bisa menyembuhkan segala penyakit. Berdoalah setiap ada kesempatan, agar Allah segera memberikan kesembuhan kepada orang tua tercinta.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَاْسَ وَاشْفِهُ وانْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Allahumma Robbannaasi Adzhibil Ba’sa Wasy Fihu, Wa Antas Syaafi, Laa Syifaa-A Illa Syfaauka, Syifaan Laa Yughaadiru Saqaama.”

Artinya: “Ya Allah, Rabb Manusia, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

Untuk memanjatkan doa ini, sebaiknya Anda mengikuti adabnya, dimulai dengan membaca dzikir dan pujian kepada Allah SWT, kemudian baca Shalawat untuk Rasulullah, mintalah ampunan kepada Allah atas apa yang pernah dilakukan oleh orang tua selama ini, lanjutkan dengan menyampaikan apa yang sedang dialaminya dan apa perbuatan-perbuatan baik yang pernah dilakukannya.

Kemudian Anda lanjutkan dengan membaca doa kesembuhan di atas dengan khusu’, dan akhiri kembali dengan puji-pujiaan, shalawat dan doa penutup seperti yang biasa Anda lakukan usai membaca doa tertentu.

Selain doa untuk orang tua dan mengobati orang tua yang sedang sakit, Anda juga perlu melakukan hal-hal yang bisa membantu penyembuhannya yaitu mengikuti keinginan orang tua, meringankan pekerjaan orang tua selama sakitnya, dan yang paling penting selalu memotivasi mereka agar segera sembuh dari penyakit yang diderita.

Doa Untuk Orang Tua Saat Perjalanan Jauh

Doa Untuk Orang Tua Saat Perjalanan Jauh

Ada kalanya Anda harus berpisah dengan orang tua yang melakukan perjalanan jauh, misalnya untuk urusan pekerjaan, ibadah, atau mengunjungi kerabat ke daerah lain. Anda wajib mendoakannya agar selamat di perjalanan hingga sampai di tempat tujuan. Doa ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca menjelang orang tua atau saudara atau siapa saja hendak berangkat.

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ

Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima ‘amalika zawwadakallahut taqwa wa ghafaro zanbaka wa yassaro lakal khoiro haitsuma kunta.

Artinya : “Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu dan penutup amalmu. Semoga Allah membekalimu ketakwaan, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana pun kamu berada.”

Doa untuk orang tua mustajab ini diriwayatkan melalui hadits Imam Addarimi dan Ibnu Khuzaimah yang didapat dari Anas Bin Malik ketika dia menceritakan bahwa ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah SAW dan meminta didoakan karena dia akan melakukan perjalanan jauh. Kemudian Rasulullah memberikan doa di atas yang kemudian dianjurkan untuk dibacakan juga kepada siapapun yang akan bepergian.

Doa Untuk Orang Tua Yang Memiliki Penyakit Berbahaya

Doa Untuk Orang Tua Yang Memiliki Penyakit Berbahaya

Penyakit tak bisa ditebak datangnya kapan dan kepada siapa saja. Ketika orang tua Anda divonis mengidap masalah kesehatan berbahaya dan mengancam jiwanya, pastinya akan sangat sedih dan berupaya mencarikan cara agar mereka bisa sembuh. Namun pasrah kepada Allah SWT juga merupakan hal yang harus dilakukan diimbangi doa mustajab bagi orang tua yang sakit parah tersebut.

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

Allahumma ahyini maa kaa natil khayatu khoirolli, watawaf fanni adza kaanat wafaatu khiroolii.

Artinya : “Ya Allah hidupkanlah dia apabila itu lebih baik baginya. Dan matikanlah dia apabila kematian itu lebih baik baginya”

Mengingkhlaskan dan pasrah kepada Allah SWT akan kondisi orang tua yang sedang sakit parah memah harus Anda coba, walau pastinya sangat berat. Tapi yakinlah dengan mendoakannya terus dan mendampinginya, maka apapun yang akan terjadi akan membuat Anda kuat, karena semua yang hidup akan kembali kepada pemiliknya yaitu Allah SWT.

Dalam Al-quran Surat Albaqarah ayat 177 juga dijelaskan bahwa orang yang mampu bersabar dalam masalah, derita dan perah merupakan orang yang disebut beriman dan bertaqwa. Begitu juga dalam salah satu hadits Ummu A’la yang menyampaikan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa sakit yang diderita orang muslim mampu meruntuhkan kesalahan dan dosanya.

Begitulah cara berperilaku ketika orang tua sedang sakit, sehingga siapapun yang merawatnya tidak sedih berkelanjutan, namun semakin dekat pada Allah SWT dan senantiasa mendoakan yang terbaik baik orang tuanya.

Doa Untuk Ulang Tahun Orang Tua

Doa Untuk Ulang Tahun Orang Tua

Dalam Islam perayaan ulangtahun memang tidak disarankan, namun mendoakan adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Apalagi jika yang bertambah usia adalah orang tua Anda, sudah sepantasnya membacakan doa terbaik pula untuk mereka, sesuai yang disarankan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadits. Berikut ini doa untuk orang tua yang sedang berulang tahun.

اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالۤاخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

Allahumma thowwil umuurona, wa shohhih ajsaadana, wa nawwir quluubana, wa sabbit iimaananaa wa ahsin a’maalanaa, wa wassi’ arzaqonaa, wa ilal khoiri qorribnaa wa ‘anisy-syarri ab’idnaa, waqdhi khawaa-ijana fiddiini waddunyaa wal aakhirati innaka ‘alaa kulli syai-in qodiirun.

Artinya : “ Ya Allah panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kamu, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan. Kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam agama, dunia dan akhirat. Sesungguhnya engkau maka kuasa atas segala sesuatu.

Selain mendoakan yang terbaik, Anda bisa membahagiakan orang tua yang sedang berulang tahun dengan melakukan hal-hal yang membuatnya senang. Mulai dari hal-hal sederhana seperti memasak untuknya, membawa berjalan-jalan atau memberikan kado penuh makna yang benar-benar dibutuhkan oleh orang tua.

Doa Untuk Orang Tua dan Para Saudaranya

Doa Untuk Orang Tua dan Para Saudaranya

Selain doa untuk orang tua mendoakan saudara dari orang tua juga merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Allah SWT. Karena mereka juga merupakan orang yang lebih tua dan patut untuk dihormati dan didoakan. Baik itu kakak atau adik dari orang tua Anda, bahkan saudara jauhnya yang masih memiliki hubungan darah.

اللَّهُمَّ اغْفِرْلِى ذُنُوْبِى وَلِوَالِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيْرَا . وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَلْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ . اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ . وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ . رَبِّ اغْفِرْ وَارْ حَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّ احِمِيْنَ . وَلاَحَوْلَ وَلاَقوَّةَ اِلاَّبِاللَّهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiron. Walijamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati al ahyaa’i minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur raahimiina, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil adhiimi.

Artinya :Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.

Dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.

Menjaga hubungan baik dengan keluarga orang tua juga akan mendatangkan pahala, sesuai dengan makna Surat Annisa ayat 36 dimana Allah SWT menyuruh hambanya untuk hanya menyembahNya, dan menjaga hubungan baik dengan orang tua, saudara hingga hamba sahaya, karena Allah SWT tak suka dengan hambanya yang berwatak sombong.

Hal ini juga diperkuat dengan hadits sahih Muslim yang intinya adalah Rasulullah SAW meminta umatnya untuk saling menjaga hubungan baik mulai dari orang tua, saudara dan sesama muslim. Salah satunya adalah dengan mendoakan mereka, menjaga silaturrahmi dan menjauhkan pertengkaran yang bisa saja berujung hal-hal negatif lainnya.

Apa Saja Keistimewaan Mendoakan Orang Tua?

 

Apa Saja Keistimewaan Mendoakan Orang Tua?Mendoakan orang tua memiliki banyak keistimewaan yang akan memberikan dampak positif bagi kehidupan kita. Beberapa diantaranya adalah doa untuk orang tua tersebut masuk kategori amal utama, keridhaan orang tua itu tinggi nilainya, membuat hidup lebih mudah, rezeki dimudahkan, dan merupakan salah satu alasan seseorang bisa masuk surga, berikut ini penjelasannya.

1. Amal Utama

Dalam salah satu hadits, Abudllah Bin Mas’ud RA mengatakan bahwa dia pernah bertanya langsung kepada Rasulullah SAW tentang amal utama seorang manusia di mata Allah SWT, kemudian Rasulullah SAW menjawab bahwa ada tiga amalan utama yaitu shalat wajib tepat waktu, berbakti kepada orang tua dan jihad yang dilakukan sesuai dengan ajaran Islam.

Hal ini membuktikan bahwa mendoakan orang tua yang merupakan salah satu langkah berbakti merupakan salah satu amalam utama manusia dan sebaiknya dilakukan secara terus menerus agar Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan karunianya kepada Anda.

2. Ridho Tertinggi

Dalam riwayat hadits Abdullah bin Amr bin Ash RA, Rasululla SAW mengatalan bahwa ridho Allah SWT sangat tergantung pada ridho dari orang tua. Begitupun marahnya Allah SWT sangat tergantung pada kemarahan orang tua. Jadi jangan abaikan bakti pada orang tua salah satunya dengan mendoakan mereka dan patuh terhadapnya.

3. Hidup Jadi Mudah

Dengan mendoakan orang tua dan berbakti kepada mereka niscaya kemudahan hidup akan didapatkan. Anda bisa membuktikannya sendiri, karena itu sudah ditegaskan dalam sejumlah ayat dalam Alquran dan hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat Rasulullah SAW.

4. Rezeki Jadi Lancar

Berusaha utnuk mencari rezeki memang diwajibkan namun salah satu upaya untuk memaksimalkannya adalah dengan menjaga hubungan baik dengan siapapun terutama dengan orang tua. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan melalui para sahabat, bahwa siapapun yang ingin rizki berlimpah dan umur panjang diwajibkan menjaga silaturrahmi.

5. Alasan Masuk Surga

Surga berada di bawah telapak kaki ibu, hadits tersebut mempertegas bahwa jika seseorang ingin masuk surga maka dia harus berbuat baik kepada ibunya. Bukan hanya itu kepada ayah juga harus diperlakukan saja, karena keduanya adalah orang yang merawat dan membesarkan Anda sejak kecil dan merupakan orang mulia di mata Allah SWT.

Beginilah Cara Berbakti Yang Tepat Kepada Orang Tua

Beginilah Cara Berbakti Yang Tepat Kepada Orang Tua

Mendoakan orang tua memang merupakan salah satu bentuk bakti seorang anak, namun selain itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan bakti kepada mereka. Karena sesungguhnya berbakti kepada orang tua itu adalah ibadah yang pahalanya sangat berlimpah, baik itu saat mereka masih hidup atau sudah meninggal.

A. Berbakti Pada Orang Tua Yang Masih Hidup

Sungguh bahagia rasanya ketika Anda masih memiliki orang tua, sangat mudah untuk mendapatkan pahala dengan berbakti kepada mereka. Bagaimana caranya?

1. Tidak Berkata Kasar

Dalam Surat Al-Isra’ ayat 23 dijelaskan bahwa jangan menyembah kepada selain Allah SWT dan selalu melakukan hal-hal baik kepada kedua orang tua. Jika mereka masih hidup maka perkataan yang keluar dari mulut Anda haruslah yang lemah lembut, jangan pernah membentaknya, walah hanya satu kata “ah” yang sudah masuk kategori kata buruk.

2. Membantu Orang Tua

Ingatkah Anda dari lahir hingga dewasa orang tua membesarkan dan mendidik Anda tanpa minta balas jasa apapun. Sehingga sudah sepantasnya Anda melakukan hal yang sama kepada mereka.

Dalam hadits Al Bukhari 2442 Rasulullah SAW dijelaskan bahwa sesama muslim apalagi kepada orang tua harus saling membantu. Termasuk di dalamnya memenuhi kebutuhan orang tua, mengeluarkannya dari masalah yang menimpa, dan menjaga aibnya agar tidak diketahui oleh orang lain. Imbalannya adalah kemudahan akan diberikan oleh Allah SWT.

3. Mengutamakan Orang tua

Memprioritaskan orang tua juga merupakan salah satu cara berbakti yang dianjurkan. Sejumlah ayat dalam Alquran dan juga hadits telah menjelaskan bahwa pahala besar menanti siapapun yang mendahulukan orangtuanya dalam hal apapun.

4. Merendahkan Diri

Maksudnya adalah selalu memposisikan diri dengan santun dan menghargai orang tua. Hal ini juga dipertegas dalam Surat Al-Isra’ ayat 24 dimana Allah meminta umatnya untuk menyayangi kedua orang tua, dan merendahkan diri di depan mereka.

B. Berbakti Kepada Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia

1. Berdoa

Mendoakan orang tua yang sudah meninggal adalah cara berbakti paling dianjurkan oleh Allah SWT, sehingga orangtua dilapangkan kuburnya dan mendapat tepat terbaik disisiNya. Doa yang bisa dibacakan sangat banyak, dan Anda bisa memanjatkannya sesering mungkin agar orang tua tenang di alam baka.

2. Membayar Hutang

Sudah sepantasnya seorang anak membayarkan hutang orang tuanya yang sudah meninggal. Hal ini merupakan salah satu bakti yang sangat mulia agar nama baik orang tua tetap terjaga dan pahala juga bisa didapatkan. Selain itu, Almarhum atau Almarhumah juga akan diringankan siksa kuburnya.

3. Menjalankan Wasiat

Wasiat orang tua adalah amanah yang harus dilaksanakan. Jangan menyia-nyiakan wasiat orang tua sekecil apapun itu, karena dampaknya sangat tidak baik, sebab di dalam Islam amanah itu adalah hutang dan akan berdosa jika diabaikan.

4. Menjaga Hubungan Baik

Jangan pernah berfikir ketika orang tua meninggal maka Anda tak punya kewajiban menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang pernah dikenal oleh orang tua Anda. Justru sebaliknya Anda tetap harus menjaga hubungan baik tersebut, karena merupakan salah satu bakti yang akan berbuah pahala bagi Andan dan orang tua.

Banyak doa untuk orang tua yang bisa dibacakan di berbagai kesempatan, baik untuk orang tua yang masih idup, sedang sakit ataupun sudah meninggal dunia. Karena sejatinya berbakti kepada orang tua melalui doa tidak akan pernah ada kata berakhir sampai maut menjemput Anda. Maka sebaiknya perbanyaklah berdoa bagi mereka agar sama-sama selalu dalam lindungan Allah SWT.

7+ Kumpulan Doa Kedua Orang Tua Beserta Arab, Latin, Arti (Lengkap)

Leave a Reply