Bacaan Doa Ketika Hujan Turun Beserta Arti, Latin dan Arab 1

Bacaan Doa Ketika Hujan Turun Beserta Arti, Latin dan Arab

Doa Ketika Hujan Turun – Hujan merupakan salah satu berkah yang diberikan Allah SWT kepada umatnya, apalagi di daerah yang sedang mengalami kekeringan. Sudah sepantasnya kita mensyukuri dan berdoa karena saat hujan adalah salah satu waktu terbaik untuk bermunajat agar dikabulkan. Bagaimana doa ketika hujan tersebut hingga apa saja manfaatnya?

Doa Ketika Hujan Turun

Doa Ketika Hujan Turun

Rasulullah SAW sangat senang jika hujan turun, bahkan melalui hadits sahih yang diriwayatkan HR. Muslim disebutkan bahwa suatu ketika hujan turun dan Rasulullah SAW bukannya berteduh namun membiarkan tubuhnya terkena hujan dengan meningkapkan pakaiannya, sontak saja para sahabat terkejut.

Ketika salah seorang bertanya mengapa beliau melakukan hal tersebut beliau menjawab bahwa hujan tersebut baru saja diciptakan oleh Allah SWT.  Imam Nawawi menjelaskan bahwa perbuatan Rasulullah SAW itu merupakan bentuk datu tabarruk atau mengambil berkah dari turunnya hujan. Maka sudah sepantasnya kita berdoa saat hal itu terjadi.

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Allahumma shoyyibian naafi’an”

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat”

Sebagai salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa, sebagaimana dijelaskan oleh HR. Baihaqi dalam salah satu hadits yaitu waktu terbaik untuk berdoa adalah saat perang, masuknya waktu shalat, dan turun hujan. Maka Anda bisa berdoa apapun kepada Allah SWT dengan khusu’, jangan sampai menyia-nyiakan waktu mustajab tersebut.

Sebagaimana adab berdoa, Anda bisa memulainya dengan membaca doa ketika hujan turun, lalu dilanjutkan dengan memuji Allah SWT, bersalawat kepada Rasulullah SAW dan membaca doa dimanapun Anda sedang berada, yang penting dalam kondisi bersih dan tertutup auratnya.

Doa Saat Hujan Deras

Doa Saat Hujan Deras

Allah SWT penguasa semesta dan jika Dia berkehendak, maka hujan yang sebelumnya normal turun membasahi bumi bisa berubah menjadi deras. Hal ini bisa saja berdampak bahaya bagi daerah-daerah tertentu yang rawan bencana, dan sudah merupakan kewajiban bagi kita untuk memanjatkan doa saat hujan deras itu terjadi agar tidak sampai menimbulkan bahaya.

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati,wa manaabitisy syajari.

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan”

Tak sedikit manusia yang mengeluhkan hujan deras bahkan mengumpat karena memberi dampak pada kehidupannya. Hal itu sangat tidak baik dilakukan, karena sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan HR. Bukhari dan HR. Muslim bahwa Allah SWT bersabda bahwa manusia menyakiti, mencaci maki waktu, padahal Allah SWT yang mengatur semuanya.

Daripada berkeluh kesah dan emosi saat hujan deras sebaiknya melantunkan doa ketika hujan, karena ingatlah apapun yang menimpa Anda saat hujan terjadi itu adalah kuasa Allah SWT sebagai pengingat agar semakin mendekatkan diri kepadaNya, bukan menjauhi apalagi memusuhinya, karena hidup Anda tidak akan mendapat Keberkahan.

Doa Setelah Hujan Reda

Doa Setelah Hujan Reda

Membaca doa setelah hujan reda juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW, yang dijelaskan dalah hadits riwayat HR Bukhari dan Muslim. Dimana pada suatu pagi  beliau menyebutkan bahwa Allah SWT bersabda diantara hambanya ada yang beriman dan kafir. Bagi yang membacakan doa setelah turun hujan tersebut maka termasuk golongan yang beriman kepadaNya. Berikut ini doanya.

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirna bi Fadhlillaahi wa Rahmatihi

Artinya : Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat-Nya

Bagaimana Proses Terbentuknya Hujan

Bagaimana Proses Terbentuknya Hujan

Dalam Alquran dijelaskan secara detil bagaimana Allah SWT menciptakan hujan salah satunya dalam Surat Ar-Rum ayat 48, mulai dari membawa angin, menciptakan awan hingga akhirnya turunlah hujan di daerah-daerah yang diinginkan olehNya. Tidak ada yang luput dari penjelasan dan sudah diakui oleh dunia terutama para ilmuwan yang sudah melakukan penelitian terkait hal tersebut.

Prosesnya dimulai dari dikirimkannya angin oleh Allah SWT yang kemudian bertugas untuk membuat awan yang berisikan butiran air bergerak ke kawasan yang akan dihujani. Lalu awan tersebut akan terbentang di atas langit dengan bertumpuk-tumpuk hingga akhirnya turunlah hujan melalui celah-celah awan tersebut.

Dalam surat An-Nur ayat 43 juga dijelaskan hal yang serupa, dimana hujan akan diturunkan di tempat yang dikehendaki oleh Allah SWT. Diantara awan juga akan terbentuk kilatan-kilatan petir yang membuat penglihatan manusia hilang untuk sementara. Hal ini sangat mudah diterima akal sehat dan memang benar adanya.

Manfaat Hujan Dalam Pandangan Islam

Manfaat Hujan Dalam Pandangan Islam

Banyak fungsi yang sangat dahsyat dari turunnya hujan, bahkan di dalam Alquran semuanya dijelaskan dengan detil dan lengkap. Mulai dari menumbuhkan tanaman, hingga memberikan rahmat dan berkah kepada manusia. Bagaimana penjabarannya?

1. Membuat Tanaman Tumbuh

Banyak hal positif yang terjadi saat hujan seperti tumbuhnya kayu, pohon dan tanaman, seperti dijelaskan dalam Alquran surat Qaf ayat 9 yang menjelaskan bahwa Allah SWT menurunkan air dari langit dalam bentuk hujan dan menumbuhkan pohon dan biji tanaman dengan air tersebut.

Anda pasti banyak melihat bahwa pohon dan tanaman akan semakin subur tumbuhnya jika diberi air yang cukup termasuk air hujan. Hal ini sebagai salah satu fungsi hujan yang emmang sangat jelas dijabarkan.

2. Menjauhkan Diri Dari Godaan Setan

Dalam Surat Al-Anfal ayat 11 ada makna yang terkandung di dalamnya tentang bagaimana hujan membersihkan dan mensucikan manusia, termasuk menjauhkannya dari godaan setan. Hal ini juga mempertegas bahwa hujan sangat bermanfaat bukan saja bagi lingkungan tapi juga bagi diri manusia. Maka memanjatkan doa ketika hujan sangat dianjurkan.

3. Bisa Dijadikan Alat Untuk Menghilangkan Hadas

Hujan bisa digunakan sebagai alat bersuci sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-furqan ayat 48 yang menegaskan bahwa air hujan merupakan air yang diturunkan dari langit dan amat bersih, artinya bisa digunakan sebagai alat bersuci termasuk untuk berwudhu jika tidak ada air lain yang bisa digunakan.

Air hujan yang disarankan adalah yang langsung turun dari langit dan ditampung, bukan berupa air rembesan atau yang jatuh dari atap atau media lain. Karena kesuciannya terletak pada tetesan murni yang diciptakan oleh Allah SWT dari atas langit. Hal ini dijelaskan dalam beberapa hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat Rasulullah SAW.

4. Menghilangkan Kekeringan

Pada daerah-daerah yang mengalami kekeringan, turunnya hujan merupakan berkah yang sangat luar biasa, karena mampu mengatasi kekeringan, dan mengembalikan kondisi daerah kembali normal, meminimalisir masalah kesehatan dan semua hal buruk yang terjadi. Seperti dijelaskan dalam surat Az-Zukhruf ayat 11.

Ada beberapa alasan kekeringan bisa terjadi di suatu daerah, diantaranya karena banyaknya orang di kawasan tersebut yang melakukan hal-hal maksiat, seperti saat kekeringan terjadi di zaman Nabi Musa AS, dan Allah SWT menyampaikan wahyu melalui Nabi tersebut yang intinya hujan tidak turun di sana karena masih ada umat yang bermaksiat terhadap Allah SWT.

Alasan lainnya adalah banyaknya orang yang tidah bertobat dari kesalahannya, dan itu ditegaskan dalam Surat Nuh ayat 10-11 yang intinya jika manusia meminta ampun dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT maka niscaya akan diturunkan hujan yang deras kepada mereka.

5. Membuat Manusia Selalu Ingat Allah SWT

Yang menciptakan alam semesta dan isinya adalah Allah SWT termasuk hujan. Walaupun banyak yang mengemukakan teori bagaimana hujan terbentuk, namun semuanya kembali pada pertanyaan siapa yang membuatnya? Jawaban pasti tentu Allah SWT. Jauh sebelum manusia tahu proses terbuatnya hujan Alquran sudah menjelaskannya dengan sangat detil.

Salah satunya adalah dalam surat An-Nur ayat 43, dimana dijelaskan bagaimana Allah SWT menciptakan hujan, dari awan yang dikumpulkan, lalu menjadi hujan di tempat-tempat yang Dia inginkan, termasuk diciptakannya petir. Maka lantunkanlah doa ketika hujan selain mengingat Allah SWT Anda juga semakin menyadari bahwa semua yang terjadi merupakan kehendakNya.

Jangan hanya mengingat Allah SWT ketika ada masalah dan keinginan saja, namun selalulah mengingatNya dengan cara apapun termasuk saat hujan turun. Dengan begitu Anda akan senantiasa merasakan bahwa manusia adalah milik Allah SWT dan Dia bisa melakukan apapun kepada makhluknya sesuai keinginanNya.

Amalan Yang Dianjurkan Saat Hujan

Amalan Yang Dianjurkan Saat Hujan

Dari banyaknya amalan yang sebaiknya dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan pahala dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, melakukan beberapa diantaranya saat hujan turun sangat dianjurkan. Baik itu berwudhu menggunakan air hujan, janganlah mencela hujan, dan perbanyaklah bersyukur serta berbuat baik.

1. Berwudhu

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Yazid bin Al hadi menceritakan bahwa saat hujan deras terjadi Rasulullah SAW langsung turun dari mimbar dan meminta para sahabat untuk keluar dan berwudhu bersama. Air yang digunakan bukanlah air mengalir melainkan air hujan tersebut.

اُخْرُجُوا بِنَا إلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللَّهُ طَهُورًا ، فَنَتَطَهَّرَمِنْهُ وَنَحْمَدَ اللّهَ عَلَيْهِ

Ukhrujuu binaailaa hadzalladzii ja’alahullahu thahuuraa, fanatathahhara minhu wa nahmadallaha ‘alaihi.

Artinya : “Keluarlah bersama kami menuju air yang Allah jadikan sebagai alat untuk bersuci, lalu kami semua bersuci menggunakan air tersebut dan memuji nikmat Allah SWT”

2. Jangan Mencela Hujan

Dalam sebuah dalil menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melarang manusia mencaci maki angin, begitu juga dengan hujan yang merupakan berkah dari Allah SWT. Dan sebagai peringatan, dalam surat Al-Qaaf ayat 18 Allah SWT juga berfirman yang menegaskan bahwa perkataan adalah doa yang dicatat oleh malaikat.

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Maa yalfazu minkawlii illaaladaihi raqiibu ‘ayiidu

Artinya: “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir,”

3. Memohon Ampunan Allah SWT

Saat hujan turun merupakan salah satu waktu yang tepat untuk memohon ampunan kepada Allah SWT, dengan perbanyak dzikir, ibadah, dan berdoa. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Nuh ayat 10-12.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا﴿١٠﴾يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا﴿١١﴾

وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Faqultustaghfiruu rabbakum innahu kaana ghaffaaraa, yursilissamaa a ‘alaikummidraaraa, wa yumdidkum biamwaaliwwabaniina wa yaj’allakum jannaati wa yaj’allakum anhaar.

Artinya : Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”.

Sebagai hamba Allah yang pastinya memiliki banyak dosa, meminta ampunan kepada Allah SWT adalah salah satu jalan untuk kembali ke jalan yang benar dan berubah menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Jangan pernah berhenti meminta ampunan agar hidup Anda menjadi lebih tenang dan penuh keberkahan.

4. Perbanyak Dzikir dan Membaca Alquran

Dzikir bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja begitu juga dengan membaca Alquran. Namun di saat hujan turun disarankan untuk memperbanyak keduanya, karena hujan merupakan berkah dan menjadi media memperbanyak pahala dan menjauhkan diri dari perbuatan yang tercela. Sejumlah hadits menyebutkan hal ini dan sebagai umat Islam sudah sepantasnya mengikutinya.

5. Menyadari Berkah di Balik Hujan

Membaca doa ketika hujan merupakan cara untuk menyadari bahwa hujan itu memang membawa banyak berkah. Coba lihat sisi positifnya dimana hujan banyak memberikan dampak positif bagi manusia dan semua makhluk yang ada di muka bumi ini. Banyak orang yang mengabaikannya padahal itu hanya akan membuatnya menjadi manusia yang tidak bersyukur.

Doa Lain Yang Bisa Dicara Saat Hujan Turun

Doa Lain Yang Bisa Dicara Saat Hujan Turun

Selain membaca doa ketika hujan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya, hujan deras dan setelah hujan. Anda bisa membaca doa saat terjadi angin kencang dan petir, sebagai upaya meminta perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai marabahaya yang mungkin saja akan terjadi saat hujan. Berikut panduan doanya untuk Anda.

Doa Saat Angin Kencang

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا وَخَيْرَمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ، وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ

Alloohumma inni as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa arsalta bihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syariimaa arsalta bihi

Artinya : Ya Allah! aku mohon kepadaMu kebaikannya (angin) dan kebaikannya apa yang ada padanya, dan kebaikan yang dibawanya, dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan yang ada padanya dan kejahatan yang dibawanya.

Angin kencang sangat rentan terjadi ketika hujan turun, jika dilihat dari sisi ilmiah hal itu terjadi karena pergerakan awan yang akan menurunkan hujan. Namun terkadang angin kencang bisa membawa bahaya seperti putting beliung dan tornado yang bisa menyebabkan kehancuran, maka mintalah kepada Allah SWT melalui doa ini agar Anda diberi keselamatan dari semua musibah yang mungkin saja terjadi.

Doa Saat Petir

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih

Artinya: “Maha Suci Allah SWT yang petir dan malaikat bertasbih memuji Allah SWT karena rasa takut kepada-Nya”

Sesuai sabda Rasulullah SAW yang melalui hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi bahwa petir atau dalam bahasa arabnya Ar-ra’du merupakan sosok malaikat yang terbuat dari api yang mengemban tugas untuk mengurus keberadaan awan dan memindahkannya ke tempat yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Selain doa ketika hujan dan doa saat angin kencang di atas Rasulullah SAW juga membacakan doa yang memiliki arti “Ya Allah janganlah engkau matikan kami dengan sebab amarahMu, dan janganlah engkau hancurkan kami dengan azabmu dan selamatkanlah kami sebelum hal itu terjadi,” dengan selalu berdoa di situasi apapun maka percayalah bahwa Allah SWT tak akan pernah meninggalkan Anda.

Doa Saat Banjir

Hujan yang terjadi secara terus menerus bisa saja mengakibatkan banjir, ketika itu terjadi Anda bisa memanjatkan doa berikut ini agar banjir segera surut, dan Anda terhindar dari bahaya yang bisa ditimbulkan oleh bajir tersebut. Anda bisa membacanya berdampingan dengan doa ketika hujan karena biasanya banjir terjadi saat hujan turun.

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawaalaina wa laa ’alaina. allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami dan tidak di atas kami. Ya Allah turunkan hujan di bukit-bukit, pegunungan, dataran tinggi, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” Tiba-tiba hujan langsung berhenti. Kami keluar masjid di bawah terik matahari. Diriwayatkan oleh  HR. Bukhari – Muslim.

Doa Ketika Terjadi Longsor

Doa Ketika Terjadi Longsor

Musibah longsor bisa datang kapan dan kepada siapa saja, tergantung yang dikehendaki oleh Allah SWT. Biasanya longsor terjadi saat hari hujan, Anda bisa membacakan doa berikut ini agar terhindar dari bahaya longsor, apalagi jika berdomisili di daerah yang rawan bencana tersebut. selain berdoa tentunya butuh usaha agar tidak mengalami bencana seperti mengungsi dan menjauhi daerah tersebut.

بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلاَرِضِ وَلاَ فِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fis samaa’i wahuwas sami’ul alim.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.”

Pengobatan Dengan Air Hujan Dalam Islam

Pengobatan Dengan Air Hujan Dalam Islam

Ada sejumlah pihak yang menilai bahwa air hujan mampu mengobati berbagai jenis penyakit, bahkan menyebutkan beberapa dalil dalam hukum Islam sebagai landasannya. Ada yang mengatakan hujan mampu menyembuhkan penyakit biasa hingga yang paling berbahaya sekalipun hingga masalah sihir dan mistis, namun benarkah hal itu?

Ternyata dari sejumlah dalil syahih para ulama, hal itu tidak benar. Seperti disebutkan oleh Fatwa Asy Syabakiyyah yang mengatakan bahwa hujan tidak berhubungan dengan pengobatan sihir dan mistis, kalau ada pastinya Rasulullah SAW sudah memberikan petunjuk tersebut saat beliau terkena sihir. Jika ada yang menyertakan dalil tentang itu, maka boleh dibilang bahwa hal itu sangat salah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Syaih Shahid al Munajjid yang menegaskan walaupun ada yang mengatakan bahwa air hujan bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit, namun tidak boleh mengaitkannya dengan dalil apapun, karena tidak ada satupun dalil yang menyebutkan bahwa hujan menyembuhkan penyakit.

Begitu juga dalam dunia kedokteran, hingga saat ini belum ada bukti yang menyebutkan bahwa hujan bisa menjadi alternatif penyembuhan penyakit. Walaupun ada yang menyebutkan bahwa meminum segelas air hujan bisa meredakan penyakit-penyakit tertentu. Alangkah baiknya Anda berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan mengamalkan doa ketika hujan dan semua amalam lain yang dianjurkan oleh Islam saat turun hujan, Anda bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan tidak lagi menganggap bahwa hujan hanya sekadar air yang turun dari langit, sebab jauh lebih dalam dari itu hujan merupakan berkah dan memiliki banyak manfaat luar biasa bagi kehidupan manusia dan seluruh makhluk yang ada di bumi.

Leave a Reply