properti tari lenso

2 Properti Tari Lenso (Lengkap beserta gambar dan deskripsi)

Properti Tari Lenso – Maluku adalah salah satu wilayah Indonesia yang juga dijajah oleh bangsa asing, salah satunya ialah Portugis. Saat masa penjajahan tersebut, terjadi percampuran budaya yang sekarang bahkan diterima menjadi bagian dari kebudayaan rakyatnya. Sebut saja salah satunya Tari Lenso. Tari tradisional ini mempunyai gerakan yang sederhana sehingga mudah ditarikan oleh berbagai kalangan.

Sama seperti tari tradisional yang lainnya, penari yang akan menarikan Tari Lenso juga menggunakan properti khusus. Adapun properti yang dimaksud terdiri atas selendang atau sapu tangan. Kata lenso yang menjadi nama tarian ini sendiri asalnya dari bahasa Portugis, di mana artinya ialah sapu tangan. Kemudian, jika kembali membahas properti Tari Lenso, penjelasan singkatnya seperti berikut.

Properti Tari Lenso

1. Sapu Tangan

Sapu Tangan

Mulai dari properti yang pertama, yakni sapu tangan. Sapu tangan yang dimaksud sama seperti sapu tangan pada umumnya. Hanya saja biasanya berwarna merah atau putih. Sapu tangan ini akan diselipkan di antara jari tangan penari, dan akan ikut melambai seiring dengan gerakan tangan para penarinya.

2. Selendang

Selendang

Properti Tari Lenso yang kedua ialah selendang. Sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu bahwa Tari Lenso itu ternyata bukan hanya dikenal oleh masyarakat Maluku saja, tetapi juga oleh masyarakat Minahasa yang ada di Sulawesi Utara. Tentu saja, Tari Lenso di Maluku mempunyai sedikit perbedaan dengan Tari Lenso di Minahasa.

Perbedaan tersebut terutama tampak pada penari dan properti yang digunakan. Tari Lenso di Maluku akan ditarikan oleh sejumlah penari perempuan dengan properti yang berupa sapu tangan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Rambut para penari perempuan tersebut juga akan disanggul dan diberi hiasan

Sementara untuk Tari Lenso di Minahasa, para penarinya bisa campuran laki-laki dengan perempuan dan properti yang digunakan berupa selendang.

Konon, Tari Lenso juga sekaligus menjadi ajang pencarian jodoh, di mana selendang menjadi isyaratnya. Apabila selendang yang awalnya dikenakan seorang penari diserahkan pada penari lain dan penari tersebut menerimanya, artinya lamaran diterima. Sedangkan bila selendang dibuang, artinya lamaran ditolak. Terlepas dari hal tersebut, Tari Lenso sendiri memang merupakan tari yang bertema pergaulan.

2 Properti Tari Lenso (Lengkap beserta gambar dan deskripsi)

Leave a Reply