Site icon Sekolahnesia

7 Tips Merawat dan Menjaga Genting Rumah

Merawat dan Menjaga Genting Rumah – Perawatan pada genting rumah biasanya memang terabaikan. Apalagi, rumah-rumah baru yang ada di perumahan di Jakarta Selatan, masih sering diabaikan karena dibilang merupakan rumah baru. Padahal, merawat genting rumah sangatlah wajib dilakukan secara rutin karena perannya yang penting dan fungsional. Fungsinya sebagai atap, membantu kita tetap terlindungi dari panas maupun hujan. Genting yang tidak dirawat dapat lapuk termakan usia dan menyebabkan kebocoran, bahkan bisa juga ambruk. Nah, berikut beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menjaga genting rumah agar tetap dalam kondisi prima.

Membersihkan Kotoran

Genting di banyak perumahan di Bekasi juga bisa kotor. Kondisi ini bisanya dimulai dengan lumut yang berkerak pada genting dan berbagai kotoran lainnya yang bisa saja menyelimuti genting. Adanya lumut bisa disebabkan karena kondisi lembap pada musim hujan yang membuatnya tumbuh subur dan kemudian mengering menjadi noda pada musim panas. Kamu cukup bersihkan kotoran tersebut menggunakan air bersih dan sabun yang digosokkan pada genting. Jika ada jamur yang tumbuh di sela-sela genting, jangan lupa juga untuk ikut dibersihkan. Bersihkan genting dalam kondisi yang kering agar tidak mudah terpeleset.

Jauhkan dari Ranting Pohon

Jika di sekitar rumah terdapat pohon-pohon yang tinggi dengan ranting yang menjuntai ke atas atap rumah, sebaiknya segera diurus. Bersihkan atau tebang ranting-ranting tersebut agar patahannya tidak jatuh di atas atap dan membahayakan kondisi genting. Ranting dengan ukuran yang besar dapat membuat kerusakan pada genting. Maka dari itu, pastikan agar cabang-cabang pohon di atas atap rumah juga dipangkas secara teratur.

Mengganti Genting

Genting di perumahan di Jakarta Selatan juga memiliki masa usia tertentu. Cek kondisi genting, jika sudah terlihat lapuk maka sangat disarankan untuk menggantinya dengan yang baru. Jika genting tidak diganti dengan segera, maka dapat mengakibatkan kebocoran dan kerusakan yang lebih parah. Hal ini berlaku untuk semua jenis genting rumah.

Perbaiki Posisi Genting

Dalam beberapa kasus tertentu, posisi genting juga dapat berubah. Genting yang melorot dapat membahayakan penghuni rumah ataupun orang lain. Genting yang melorot bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti tertiup angin atau memang kondisinya sudah lapuk dan tua. Betulkan posisi genting yang melorot ke keadaan semula. Bila perlu ganti genting yang lapuk dengan yang baru agar mengurangi risiko lebih lanjut.

Perbarui Cat

Mengecat ulang genting pada perumahan di Bekasi juga bisa menjadi salah satu cara merawat dan menjaga kondisi genting. Pengecatan dilakukan untuk membuat tampilan genting menjadi lebih baru dan awet. Pilih cat yang berkualitas dan tahan lama agar tidak mengecat genting berkali-kali. Pengecatan pada genting juga bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin mengganti genting, tetapi dananya terbatas.

Gunakan Pelapis

Agar lebih tahan lama, gunakan selalu cat pelapis anti bocor pada genting. Ini akan mencegah air yang dapat merembes pada genting di musim hujan. Air yang merembes dapat membuat genting lapuk dan atap lembap sehingga terjadi kebocoran. Ini bisa dicegah dengan menggunakan cat pelapis. Ada banyak cat pelapis yang bisa dipilih di pasaran, seperti polimer, akrilik, sampai cairan aditif lainnya yang bisa digunakan.

Cek Retak Rambut dan Nok

Bila terdapat retak rambut pada genting, maka akan sangat rawan bocor dan rembes pada musim hujan. Selain mengecek retak rambut, cek juga bagian nok atau ujung genteng yang diplester dengan semen karena sagat rawan bocor. Cek kondisinya, apakah masih bagus atau sebaliknya. Supaya lebih aman, sebaiknya memang ganti genting dengan yang baru jika sudah benar-benar mengalami kerusakan.

Itu dia sedikit cara bagaimana merawat genting rumah perumahan di Jakarta Selatan agar tetap awet dan anti bocor.

 

7 Tips Merawat dan Menjaga Genting Rumah

Exit mobile version