Site icon Sekolahnesia

10+ Film Indonesia Terbaik Era 2000an, Legend!

Film Indonesia Terbaik – Berbicara tentang film Indonesia terbaik, tentu akan ada beberapa faktor yang dapat menentukannya sehingga setiap orang akan memberikan rekomendasi yang berbeda-beda. Faktor-faktor tersebut bisa dari aktor yang memerankannya, jalan ceritanya, atau hal-hal teknis yang mendukungnya.

Film Indonesia sendiri sempat vakum setelah menjamurnya sinetron pada era 90-an. Baru setelah kemunculan Petualangan Sherina di tahun 2000, film Indonesia bisa kembali diminati oleh oleh para penontonnya. Lalu, film apa saja yang layak masuk kategori film terbaik di Indonesia? Berikut ulasannya!

10 Film Indonesia Terbaik Era 2000an

1. Petualangan Sherina

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, film Petualangan Sherina merupakan tonggak awal lahirnya kembali perfilman Indonesia setelah era sinema elektronik (sinetron) yang begitu diminati masyarakat Indonesia. Film ini mampu menarik orang-orang untuk kembali ke bioskop demi menonton sebuah film.

Film ini bercerita tentang Sherina yang diperankan oleh dirinya sendiri serta Sadam oleh Derby Romero. Keduanya terlibat perselisihan sejak Sherina mulai pindah sekolah ke Bandung. Sampai akhirnya, perselisihan mereka berubah menjadi petualangan setelah keduanya diculik oleh sekelompok penjahat.

Saat pertama kali muncul, film ini sangat membekas di hati para penontonnya. Tidak hanya bagi penonton anak-anak, tetapi mereka yang sudah dewasa juga turut bahagia melihat film ini. Ditambah soundtrack di film ini sangat ikonik dan membekas. Film ini menjadi salah satu film Indonesia terbaik karya Riri Riza.

2. Laskar Pelangi

Film Indonesia terbaik satu ini juga merupakan karya dari Riri Riza yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama, yaitu Laskar Pelangi. Sejak dirilis tahun 2008 silam, film ini sukses meraih beberapa penghargaan, baik itu penghargaan dari dalam negeri maupun luar negeri.

Film ini berkisah tentang satu SD Muhammadiyah di Belitung yang nyaris ditutup karena kekurangan peserta didik. Beruntung ada satu anak yang akhirnya mendaftarkan diri di detik-detik terakhir menjelang keputusan penutupan sekolah tersebut. Kisah pun berlanjut hingga menjelang kelulusan mereka.

Ketulusan Ibu Muslimah dalam mengajar serta kegigihan para murid dalam bersekolah membuat film ini begitu sarat akan nilai-nilai moral. Belum lagi drama yang sangat hidup berkat peran apik para pemainnya melengkapi kesempurnaan film ini.

3. Janji Joni

Sebagai pengantar roll film, Joni yang diperankan oleh Nicholas Saputra tidak pernah telat selama menjalani profesinya tersebut. Suatu hari, Joni tertarik dengan seorang perempuan di bioskop dan bermaksud untuk berkenalan. Namun, perempuan tersebut tidak mau memberitahu namanya begitu saja.

Joni harus mengantarkan roll dari film yang ditonton wanita tersebut dengan tepat waktu jika ingin tahu namanya. Dari sini Joni berjanji untuk tidak telat dalam mengantarkan roll film tersebut. Keseruan pun dimulai karena dalam perjalanannya mengantarkan roll film, ada berbagai rintangan yang harus ia hadapi.

Film karya Joko Anwar ini sangat segar saat ditonton meskipun usianya sudah lebih dari satu dekade. Jika Anda ingin melihat sajian film yang ringan namun tetap seru, ditambah adanya aktor ganteng Nicholas Saputra dan Mariana Renata yang saling beradu akting, maka film ini wajib masuk daftar tonton Anda.

4. Ada Apa Dengan Cinta (AADC)

Berbicara soal film dengan tema percintaan, Ada Apa dengan Cinta tentu akan menjadi salah satu daftar terbaik yang pernah dibuat Indonesia. Film yang berhasil mengangkat nama Nicholas Saputra dan juga Dian Sastro ini sangat ikonik sebagai film percintaan remaja kala itu.

Film ini dirilis pada tahun 2002 dan disutradarai oleh Riri Riza yang saat itu sedang aktif-aktifnya membuat film. Film ini menarik dari segi cerita, penokohan, hingga soundtrack sehingga ada banyak hal dari film ini yang sulit untuk dilupakan oleh penontonnya.

AADC menceritakan kisah cinta antara Rangga (Nicholas Saputra) yang seorang introvert dan gemar membaca buku sastra dengan Cinta (Dian Sastro) yang merupakan siswa aktif dalam organisasi. Tidak hanya itu saja, film ini juga menggambarkan arti persahabatan antara Cinta dan teman-temannya.

5. The Raid

Misi penangkapan para buronan yang sudah lama dicari berbuah petaka setelah tim polisi yang bertugas masuk ke dalam markas para buronan tersebut. Rama dan juga Jaka harus bertarung habis-habisan karena misi penangkapan telah berubah menjadi misi bertahan hidup.

Pertarungan brutal antara polisi dan para penjahat menjadi sajian yang sangat menegangkan di film ini. Banyak pihak menilai jika film ini adalah film action terbaik yang pernah ada, tak terkecuali bintang Hollywood Samuel L. Jackson begitu memuji film ini beberapa waktu lalu.

Berbagai penghargaan di level Internasional juga berhasil didapat oleh film The Raid yang dibintangi oleh Iko Uwais, Yayan Ruhiyan dan juga Joe Taslim ini. Jika Anda tidak takut dengan pertarungan penuh darah dan aksi sadis di dalamnya, maka salah satu film Indonesia terbaik ini wajib untuk Anda tonton.

6. The Raid 2

Sukses dengan film The Raid yang pertama, PT. Merantau Film kembali merilis film keduanya, yaitu The Raid 2. Film ini juga cukup sukses di pasaran dengan total pendapatan mencapai 6,6 juta dollar Amerika. Film ini juga semakin melambungkan nama Iko Uwais dan juga Cecep Arif Rahman di kancah dunia.

Dalam film ini, Rama yang masih diperankan oleh Iko Uwais dikirim untuk menangkap para penjahat narkoba dengan melakukan penyamaran. Serangkaian latihan dan juga proses rekrutmen harus ia jalani agar bisa bergabung dengan penjahat-penjahat tersebut.

Sajian pertarungan dalam film ini ditampilkan dengan sangat epik dan tidak kalah dari seri The Raid yang pertama. Beberapa penjahat yang cukup ikonik di film ini juga sangat berkesan di benak penonton, Sebut saja wanita pembawa palu, pria dengan tongkat baseball, dll.

7. Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak

Marlina yang seorang Janda tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran tujuh orang perampok yang hendak mencuri harta, nyawa dan juga kehormatannya. Marlina yang sudah tercuri kehormatannya tidak terima dengan perlakuan Markus tersebut dan berhasil memenggal kepalanya dengan tangannya sendiri.

Ia lantas membawa kepala Markus berkeliling kota dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti. Peristiwa penuh drama tersebut berhasil mengaduk emosi penonton ketika melihat film ini. Hasilnya, film ini berhasil menyabet beberapa penghargaan di level Internasional.

Sosok Marlina juga diperankan dengan sangat baik oleh seorang Marsha Timothy. Hal ini membuatnya berhasil menjadi pemeran wanita terbaik di beberapa ajang Nasional maupun Internasional. Silakan tonton film ini untuk menjadi saksi perjuangan Marlina dalam menuntut keadilan atas kasus yang menimpanya.

8. Dilan 1990

Satu lagi film yang diangkat dari novel remaja yang sudah sangat terkenal dari Pidi Baiq, yaitu Dilan 1990. Film yang bercerita tentang sosok Dilan dan Milea ini mendapat respons yang sangat antusias dari para penikmat film Indonesia, dari mulai anak, remaja, hingga dewasa.

Kesuksesan ini mengantarkannya menjadi film Indonesia kedua yang paling banyak ditonton setelah Warkop DKI Reborn dengan total 6,3 juta penonton. Sosok Dilan sendiri diperankan oleh aktor yang juga mantan penyanyi cilik, Iqbal Ramadhan. Sementara Milea diperankan oleh Vanesha Prescilla.

Untuk sutradara film ini dipegang oleh Fajar Bustomi dan juga Pidi Baiq. Banyak yang menganggap film ini merupakan film percintaan remaja terbaik kedua setelah AADC. Film ini sangat kental dengan nuansa 90-an karena seting tempat dan waktunya berada di Bandung pada tahun 1990.

9. Habibie & Ainun

Film Indonesia Terbaik berikutnya yang menceritakan sosok B.J. Habibie dan istrinya, Hasrie Ainun Habibie, menjadi drama percintaan yang wajib untuk ditonton. Kisah cinta keduanya digambarkan dengan sangat baik di film ini berkat akting sempurna dari Reza Rahadian dan juga Bunga Citra Lestari.

Film ini menampilkan kisah pertemuan B.J. Habibie dengan Ainun yang sudah saling kenal sejak SMP. Habibie yang berkuliah di Jerman di bidang pesawat terbang akhirnya menikahi Ainun dan tinggal di Jerman. Berbagai hal telah mereka lalui bersama, sampai akhirnya Ainun pergi lebih dulu karena kematian.

Kisah cinta mereka yang begitu kuat menjadi inti dari cerita di film ini. Beberapa momen bersejarah yang tidak banyak diketahui publik tentang presiden Indonesia ke-3 ini juga turut diceritakan di dalam film. Salah satu karya terbaik yang juga diambil dari buku yang ditulis oleh B.J. Habibie sendiri.

10. Pengabdi Setan

Dari genre horror, film Pengabdi Setan layak untuk dijadikan salah satu film Indonesia Terbaik yang wajib untuk ditonton. Suasana mencekam berhasil di bangun di sepanjang film ini. Tara Basro dan beberapa pemeran lainnya sukses dalam memerankan setiap karakter di dalam film.

Pengabdi Setan sendiri bercerita tentang satu keluarga yang tinggal dalam sebuah rumah bersama ibu mereka yang tengah sakit. Saking parahnya, ibu mereka hanya bisa berbaring dan harus dirawat oleh empat anak dan suaminya. Sampai akhirnya, sosok ibu pun meninggal.

Dari sinilah teror ibu yang sudah meninggal dimulai. Keluarga tersebut terus-terusan dihantui sosok ibu mereka setiap malam. Disinyalir, hal itu diakibatkan ibu mereka yang terlibat sekte penyembah setan di waktu mudanya.

Masih banyak sebenarnya film Indonesia terbaik era 2000-an lainnya yang layak untuk ditonton. Daftar di atas masih bisa berubah sesuai dengan siapa yang merekomendasikannya. Meski begitu, film-film di atas tetap layak masuk daftar nominasi terbaik sampai saat ini.

10+ Film Indonesia Terbaik Era 2000an, Legend!

Exit mobile version