Cara Instal Ubuntu

25+ Cara Install Ubuntu Berbagai Cara Dengan Mudah

Cara Install Ubuntu  –  Mau pakai OS legal yang gratis? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Ubuntu. Kebanyakan orang mungkin mengenal Windows atau Mac sebagai OS pilihan. Namun, Ubuntu juga tidak bisa diremehkan, meskipun belum banyak dikenal. Cara install Ubuntu di bawah ini akan membantu Anda menggunakan OS resmi tanpa berbayar, lho.

Meski gratis dan bisa digunakan siapa saja, jangan remehkan kualitas OS Ubuntu. OS ini dikenal kekebalannya terhadap serangan malware ataupun virus. Selain itu, sistem operasi ini juga mendukung banyak bahasa pemrograman, sehingga banyak dijadikan pilihan developer.

Persiapan Sebelum Menginstal Ubuntu

OS Ubuntu semakin populer, sehingga banyak digunakan di berbagai kalangan. Tak jarang penggunanya dibuat semakin nyaman menggunakan OS ini karena adanya update berkala. OS ini tidak kalah menarik dibanding OS lainnya pada sebuah perangkat desktop.

Karena kelebihan-kelebihannya itulah, Ubuntu memiliki tempat tersendiri bagi para developer. Bagi pengguna yang ingin menerapkan OS ini di desktopnya, sebaiknya lakukan persiapan penginstalan berikut ini:

1. Spesifikasi PC/laptop

Spesifikasi PC laptop

Sebelum menginstal Ubuntu, periksalah spesifikasi komputer atau laptop yang digunakan. Hal ini untuk memastikan agar OS berjalan dengan baik di desktop Anda. Spesifikasi minimum untuk Ubuntu agar berjalan lancar adalah RAM 2 GB, Disk Space 6 GB, dan resolusi VGA Card 640×480.

2. File Instalasi Ubuntu

File Instalasi Ubuntu

Untuk mendownload Ubuntu, Anda bisa mendapatkan file instalasinya secara gratis di website resmi di laman https://ubuntu.com/download/desktop.

3. Flashdisk

Flash Disk

Media penyimpanan ini digunakan untuk menyimpan bootable dari aplikasi Ubuntu. Oleh karena itu, siapkanlah flashdisk yang memadai untuk menginstal Ubuntu di komputer.

Setelah menyiapkan hal-hal di atas, selanjutnya Anda bisa mengikuti langkah-langkah instalasi aplikasi Ubuntu di bawah ini. Terdapat dua versi Ubuntu yang akan diulas langkah-langkah instalasinya, pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Cara Install Ubuntu versi 18.04 di Desktop

Cara install Ubuntu yang pertama adalah untuk versi 18.04. OS ini pada dasarnya memang sudah cukup mumpuni untuk menunjang berbagai aktivitas di desktop. Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menginstal OS Ubuntu 18.04:

1. Booting Ubuntu

Booting Ubuntu

  • Pastikan komputer masih dalam keadaan mati.
  • Setelah itu, hubungkan flashdisk yang telah berisi bootable aplikasi Ubuntu ke port USB komputer/laptop.
  • Nyalakan komputer dengan menekan tombol Power.
  • Ketika muncul merk laptop atau motherboard saat booting berjalan, tekan tombol shortcut F2/F10/DEL agar komputer masuk ke mode BIOS.
  • Beberapa tipe komputer mungkin memiliki shortcut yang berbeda untuk menuju halaman BIOS, Anda bisa menyesuaikannya.
  • Pada menu BIOS, ganti pilihan Boot device menjadi USB device yang digunakan.
  • Setelah itu, simpan dengan menekan shortcut F10 lalu Save & Exit.

2. Pilih Instalasi Ubuntu

Pilih Instalasi Ubuntu

Setelah langkah pada proses booting selesai, kemudian Anda akan diarahkan menuju laman instalasi Ubuntu. Pengguna bisa memilih satu di antara dua opsi yang disediakan, yaitu Try Ubuntu atau Install Ubuntu.

Jika belum sepenuhnya yakin akan menggunakan Ubuntu, Anda bisa memilih opsi Ubuntu. Namun, fitur-fitur di dalamnya akan dibatasi. Mode trial ini juga tidak mengharuskan penggunanya untuk menginstal Ubuntu secara permanen.

Namun apabila sudah yakin untuk menggunakan OS Ubuntu, pilih saja opsi Install Ubuntu. Dengan demikian, seluruh fitur yang disediakan bisa dinikmati.

3. Memilih Keyboard Layout

Memilih Keyboard Layout

Pada tahap ini, Anda akan diminta untuk memilih layout keyboard. Terdapat pilihan layout yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna.

Jika tidak ingin mengubah layout apapun, Anda bisa menggunakan versi default yang sudah disediakan Ubuntu. Setelah memilih layout yang sesuai, ikuti langkah selanjutnya dengan menekan Continue.

4. Pilih Jenis Instalasi Ubuntu

Pilih Jenis Instalasi Ubuntu

Cara install Ubuntu dibagi menjadi dua jenis, yaitu Normal Installation dan Minimal Installation. Jika memilih Normal Installation pengguna bisa memasang aplikasi tambahan, seperti games, media players, web browser, utilities, dan office software.

Sedangkan Minimal Installation hanya mengizinkan untuk menambahkan basic utilities dan web browser.

Biasanya pengguna yang memilih instalasi minimal karena memiliki ruang hardisk yang minim. Perlu diketahui pula langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini merupakan Normal Installation.

5. Membagi Partisi Hardisk

Membagi Partisi Hardisk

Setelah melewati proses di atas, maka saatnya membuat partisi hardisk. Langkah-langkah adalah sebagai berikut:

  • Klik opsi Something else, lalu Continue.
  • Untuk mulai membuat partisi baru pada hardisk klik New Partition Table.
  • Pastikan ruang kosong hardisk memadai.
  • Jika hardisk tidak kosong sepenuhnya, klik pilihan New partition Table. Dengan demikian, seluruh data pada hardisk akan terhapus dan tidak bisa dikembalikan.
  • Periksa kembali apakah hardisk sudah benar-benar kosong, lalu klik Continue untuk lanjut membuat partisi.
  • Pada tampilan menu Free space, klik tombol + di mana Anda perlu mengisi informasi detail mengenai partisi, yaitu sebagai berikut:

Size: opsi untuk mengatur jumlah ukuran penyimpanan yang akan digunakan.

Type For The New Partition: jenis partisi yang akan dibuat, pilihannya adalah Logical atau Primary. Logical biasanya digunakan untuk menyimpan file dengan ekstensi umum. Sedangkan primary untuk menyimpan file instalasi Ubuntu.

Mount Point: simbol yang menandakan sebuah partisi yang ada di sebuah sistem.

  • Apabila informasi sudah sesuai, pilih OK untuk menyimpan perubahan.
  • Lanjutkan proses instalasi Ubuntu dengan klik tombol Install Now.

6. Pilih Zona Waktu dan Lokasi

Pilih Zona Waktu dan Lokasi

Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan waktu, tanggal, dan lokasi Anda di komputer. Masukkan zona waktu dan lokasi yang sesuai. Setelah itu, klik Continue.

7. Mengisi Data User

Mengisi Data User

Langkah ini adalah mengisi data user atau pengguna baru di Ubuntu. Berikut detail informasi yang perlu dicantumkan sebagai pengguna baru:

  • Nama user: digunakan sebagai identitas utama pada PC/laptop Anda.
  • Username: berfungsi sebagai nama pengguna untuk login ke dalam sistem operasi Linux.
  • Password: memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk login ke dalam OS Linux.

Setelah semua detail informasi terisi, selanjutnya tekan Continue untuk melanjutkan instalasi Ubuntu.

8. Proses Install

Proses Install

Langkah setelah membuat username adalah melanjutkan proses instalasi. Tunggu saja sampai instalasi selesai, kemudian lakukan reboot. Pada dasarnya waktu untuk instalasi cukup bervariasi, tergantung pada kondisi dan spesifikasi laptop/komputer Anda.

9. Login Ubuntu

Login Ubuntu

Setelah reboot, komputer akan menyala. Akan muncul tampilan dimana Anda sudah mulai bisa menggunakan OS Ubuntu. Masukkan username dan password yang telah dibuat pada langkah di atas.

Setelah berhasil login, Anda akan diarahkan menuju tampilan utama Ubuntu yang sudah bisa digunakan.

Cara Install Ubuntu versi 20.04 di Desktop

OS Ubuntu telah diupdate menjadi LTS OS (Long Term Support Operating System) yang lebih stabil dan baru, yaitu Ubuntu 20.04. OS ini memiliki kode nama “Focal Fossa” karena merupakan versi LTS yang memiliki sejumlah kelebihan.

Oleh karena itu, vendor Canonical sendiri telah memberikan pembaruan dan support untuk lima tahun kedepan. Tak heran jika OS ini memiliki performa yang semakin menarik. Bagi Anda yang ingin menginstal Ubuntu, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

Persiapan Proses Instalasi

Sebelum melakukan instalasi Ubuntu 20.04, sebaiknya perhatikan spesifikasi yang diperlukan untuk proses instalasi berikut ini:

  • RAM minimum 4 GB
  • Prosesor dual core (2 GHZ)
  • Ruang hardisk kosong sebesar 25 GB
  • USB atau DVD sebagai instalasi media yang dapat di-boot

Pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan minimum untuk menginstal OS ini. Setelah itu, ikuti cara install Ubuntu di bawah ini:

Download file instalasi Ubuntu 2004 yang bisa didapatkan di website resmi Ubuntu

  • Setelah itu, pastikan laptop atau PC dalam keadaan menyala. Gunakan USB/DVD/Flashdisk sebagai boot server installer.
  • Akan muncul tampilan untuk instalasi Ubuntu, lalu mulai proses instalasi.
  • Tentukan tata letak atau layout keyboard yang diinginkan, lalu tekan Continue.
  • Pilih aplikasi apa yang disediakan Ubuntu, yaitu Normal Installation atau Minimal Installation.
  • Selanjutnya jika sistem di komputer Anda tidak memiliki OS apapun, klik Erase disk.
  • Akan ditampilkan daftar perubahan apa saja yang ada di disk Anda.
  • Klik Continue.
  • Langkah berikutnya adalah menentukan zona waktu dan lokasi. Jika sistem komputer sudah terhubung dengan jaringan internet, zona waktu akan di-setting secara otomatis. Jika tidak terhubung internet, Anda perlu menentukannya secara manual.
  • Isikan informasi yang diperlukan, seperti nama lengkap dan kata sandi.
  • Tunggu sampai proses instalasi Ubuntu 20.04 selesai.

Tunggu sampai proses instalasi Ubuntu 2004 selesai

  • Setelah itu, klik Restart Now.
  • Hapus media instalasi yang digunakan.
  • Klik tombol Enter untuk melakukan reboot sistem.
  • Setelah komputer menyala, akan muncul tampilan login
  • Selesai.

Fitur Baru Ubuntu versi 20.04 LTS Desktop

Fitur Baru Ubuntu versi 20.04 LTS Desktop

Ubuntu versi terbaru ini memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya lebih menarik. Tak heran jika OS ini semakin banyak dipilih pengguna PC/laptop. Berikut beberapa fitur terbaru dari Ubuntu 20.04:

1. Versi Kernel Terbaru

Ubuntu menyediakan kernel terbaru yang lebih stabil dibanding versi sebelumnya. Ubuntu 20.04 LTS memiliki kernel versi 5.4. Inti dari sebuah program sistem operasi ini lebih stabil dalam segi performa.

2. Support Hingga 5 Tahun Kedepan

Ubuntu 20.05 mendapat dukungan terbaik dari vendor hingga 2025. Tak heran sistem operasi ini akan memiliki pembaruan paket yang lebih mumpuni dibanding sebelumnya.

3. Booting Lebih Cepat

Dibanding dengan versi LTS sebelumnya (18.04), Ubuntu 20.04 memiliki kecepatan boot yang lebih mumpuni.

4. Pembaruan Desktop

Ubuntu versi terbaru ini juga menyediakan versi desktop GNOME 3.36 terbaru. Selain itu, performanya pun meningkat dibanding sebelumnya.

5. Mendukung Sistem File ZFS

Pengelolaan file sistem yang disediakan Ubuntu versi terbaru ini juga dikenal lebih mumpuni.  OS ini menyediakan pengelolaan file ZFS yang lebih meningkat dan revolusioner.

6. Tema yang Lebih Update

Ubuntu dikenal memiliki tema yang simple dan memiliki daya tarik tersendiri. Versi 20.04 ini telah diupdate, sehingga terlihat lebih user friendly.

7. Amazon Web Launcher Dihapus

Pada versi Ubuntu sebelumnya, terdapat fitur Amazon Web Launcher. Namun untuk versi terbaru ini, fitur ini pun ditiadakan karena alasan tertentu. Tidak perlu khawatir, ketiadaan fitur ini tidak terlalu mempengaruhi kinerja sistem operasi ini.

Kelebihan OS Ubuntu

Sistem operasi ini dikenal memiliki kelebihan yang menjadi nilai plus bagi penggunanya. Tak jarang OS ini menjadi favorit para developer dan programmer karena alasan-alasan tertentu. Berikut ini merupakan kelebihan OS Ubuntu dibanding OS lainnya:

1. Mendukung Banyak Bahasa Pemrograman

Mendukung Banyak Bahasa Pemrograman

Para developer dipermudah dengan adanya Ubuntu karena support banyak bahasa pemrograman. Contohnya adalah Javascript, Pythone, C, C++, PHP, dan masih banyak lagi.

2. Proses Instalasi Mudah

Proses Instalasi Mudah

Proses instalasi OS Ubuntu tergolong mudah, bahkan untuk pemula sekalipun. Hal ini karena interface yang ditawarkan pun sudah dikenal user friendly.

3. Open Source dan Gratis

Open Source dan Gratis

Ubuntu banyak dipilih oleh para developer pemula karena sifatnya yang open source dan gratis. Anda bisa menggunakan OS resmi tanpa biaya sepeser pun. Ubuntu bersifat open source, sehingga bisa diubah sesuai dengan kebutuhan pengguna.

4. Tools Lengkap

Tools Lengkap

Kelebihan lain dari Ubuntu adalah banyaknya tools yang memadai untuk menyelesaikan berbagai macam pekerjaan. Dengan demikian, pengguna akan sangat terbantu dengan adanya OS ini. Tools penting, seperti Visual Studio Code, Git, Unity Tweak Tool, dan Pinegrow tersedia di OS ini.

5. Real Time Update

Real Time Update

Ubuntu menyediakan update berkala untuk meningkatkan performanya. Berbagai jenis bug akan diperbaiki demi penggunaan OS yang lebih optimal. Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan fitur terbaru karena sifatnya yang real time update.

6. Lebih Aman

Lebih Aman

Ubuntu dikenal lebih aman dibanding sistem operasi lainnya. Bahkan disebutkan bahwa OS ini memiliki sistem keamanan terbaik.

Hal ini karena adanya sistem berbasis UNIX yang tidak bisa sembarangan diretas. Jarang sekali program di Ubuntu disusupi  program jahat. Dengan demikian, Anda tidak  perlu memasang software anti virus jika menggunakan OS ini.

Kekurangan OS Ubuntu

Selain memiliki kelebihan, Ubuntu juga memiliki kekurangan. Beberapa orang mungkin tidak masalah dengan kekurangan tersebut. Terutama bagi pengguna setia OS ini, tentunya adanya kekurangan yang masih dapat dimaklumi. Berikut beberapa kekurangan dari OS Ubuntu:

1. Dibutuhkan Waktu untuk Adaptasi

Dibutuhkan Waktu untuk Adaptasi

Setiap pengguna baru Linux membutuhkan tahap adaptasi dari interface yang digunakan Ubuntu. Tidak hanya itu, pengguna juga perlu mempelajari root, terminal, dan masalah lainnya. Hal tersebut mungkin belum pernah dihadapi ketika menggunakan Windows.

Beberapa pengguna mungkin akan merasa sulit saat pertama kali menggunakan Ubuntu. Namun seiring berjalannya waktu, proses adaptasi ini akan terbayarkan. Anda akan mengetahui segala sesuatunya mengenai Ubuntu dengan lebih detail.

2. Cara Install Ubuntu “Aplikasi Lebih Sedikit”

Cara Install Ubuntu "Aplikasi Lebih Sedikit"

Salah satu kelemahan utama dari OS ini adalah jumlah aplikasi yang lebih sedikit dibanding OS lain. Mungkin pengguna baru Linux Ubuntu akan merasa kurang ketika menggunakan OS ini pertama kali. Hal ini karena proses pengembangan aplikasi yang memakan waktu yang lebih lama.

Biasanya pengembang aplikasi Linux cenderung berfokus pada salah satu jenis aplikasi saja. Seiring berjalannya waktu, masalah ini bisa diatasi agar setara dengan OS lain. Dengan demikian, Linux Ubuntu juga mendukung aplikasi yang lebih banyak dan bervariasi.

3. Tidak Kompatibel untuk Gaming

Tidak Kompatibel untuk Gaming

Kekurangan satu ini tentu akan sangat dirasakan oleh para gamers. Ubuntu cenderung kurang cocok untuk gaming. Hal ini karena sedikitnya aplikasi gaming yang mendukung di platform Linux. Pecinta game tidak bisa optimal memainkan berbagai game yang diinginkannya.

Namun, pada dasarnya hal ini tergantung pada pengguna itu sendiri. Tak sedikit pengguna yang menginstal Ubuntu memang bukan untuk keperluan gaming. Dengan demikian, Ubuntu bisa menjadi pilihan OS memadai sesuai kebutuhan Anda.

Cara install Ubuntu yang telah disebutkan di atas bisa Anda ikuti untuk mendapat tampilan OS yang lebih baik. Sesuaikanlah versi Ubuntu yang akan di-install dengan spesifikasi perangkat desktop Anda. Hal ini untuk memastikan OS Ubuntu berjalan dengan optimal.

25+ Cara Install Ubuntu Berbagai Cara Dengan Mudah

Advertisements

Leave a Reply