5+ Contoh Proposal Usaha Yang Baik Dan Benar Berdasarkan KBBI 1

5+ Contoh Proposal Usaha Yang Baik Dan Benar Berdasarkan KBBI

Contoh Proposal Usaha – Langkah terbaik yang harus Anda lakukan sebelum memulai sebuah bisnis adalah menyusun perencanaan yang matang dengan membuat proposal usaha. Melalui proposal usaha, Anda dapat merinci segala aspek yang berhubungan dengan bisnis yang akan Anda jalankan. Dengan begitu, Anda memiliki pedoman yang detail dan jelas untuk menjalankan bisnis tersebut.

Beberapa aspek yang tertulis dalam proposal usaha meliputi, analisis SWOT, detail produk atau jasa, estimasi modal, dan peluang memasuki pasar. Jika Anda membuat proposal usaha, maka Anda akan lebih mudah menjalankan bisnis tersebut. Beberapa peluang bisnis yang dapat Anda kembangkan, misalnya bisnis kerajinan, bisnis makanan, bisnis jasa, bisnis properti, dan lain sebagainya.

Analisis SWOT dan estimasi modal yang dibutuhkan untuk setiap usaha pun berbeda-beda. Untuk itulah, mengapa membuat proposal usaha penting untuk dilakukan. Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara membuat proposal usaha untuk bisnis yang akan dijalankan, di bawah ini disajikan beberapa contoh proposal usaha yang mungkin dapat membantu permasalahan tersebut.

5 Contoh Proposal Usaha

Setiap usaha memerlukan jumlah modal yang berbeda, begitu juga dengan profit yang akan didapatkan. Oleh karena itu, Anda harus membuat proposal usaha untuk memudahkan dalam memperkirakan berapa kira-kira modal serta laba yang akan Anda dapatkan. Bingung bagaimana cara membuatnya? Silahkan lihat beberapa contohnya di bawah ini!

1.        Proposal Usaha Kerajinan dari Barang Bekas

1.        Proposal Usaha Kerajinan dari Barang Bekas

  1. Proposal Usaha Berjudul : Kumbang Kepik Unik dari Botol Plastik Bekas
  2. Bahan dan alat yang dibutuhkan :
  • Pernak-pernik
  • Paku kecil
  • Lem
  • Kuas
  • Botol plastik bekas (ukuran bebas)
  • Bola pimpong
  • Kawat
  • Gunting dan pisau
  • Cat warna cerah
  • Bola mata kecil plastik
  1. Cara membuat produk
  1. Potong bagian bawah botol plastik dengan pisau atau gunting untuk membuat bagian badan
  2. Agar semakin menarik, cat pada bagian dalam botol plastik
  3. Agar benar-benar kering, jemur botol plastik yang telah dicat di bawah sinar matahari
  4. Potong bola pimpong menjadi 4 bagian untuk membuat bagian kepala
  5. Cat bola pimpong tersebut dengan warna hitam agar menyerupai bagian kepala kumbang
  6. Untuk membuat antena kumbang, ambil kawat kemudian potong sepanjang 4 hingga 5 cm lalu tekuk pada bagian ujungnya
  7. Agar antena dapat dipasang, lubangi bagian kepala kumbang menggunakan paku kecil
  8. Gunakan lem untuk merekatkan bagian badan dan kepala kumbang
  9. Kemudian, rekatkan bagian matanya dan beri pernak pernik pada bagian badan
  10. Setelah selesai, hiasan kumbang kepik dari botol plastik siap untuk digunakan
  1. Perencanaan anggaran
  1. Modal
  • Bola mata plastik kecil : Rp 4.000
  • Lem : Rp 6.000
  • Kawat : Rp 5.000
  • Cat : Rp 30.000
  • Kuas : Rp 5.000
  • Bola pimpong : Rp 25.000
  • Jumlah : Rp 75.000 estimasi untuk 35 unit
  1. Penjualan
  • Harga jual yang direncanakan : Rp 85.000 untuk 35 unit
  1. Profit
  • Harga jual – modal : Rp 85.000 – Rp 75.000 = Rp 10.000
  1. Analisis SWOT
  2. Strength
  • Menggemaskan
  • Menarik dan lucu sehingga disukai berbagai kalangan khususnya anak-anak
  • Harga relatif terjangkau
  1. Weakness
  • Menggunakan bahan dasar plastik sehingga kurang ramah lingkungan
  1. Opportunity
  • Belum ada yang memulai bisnis serupa di area Blitar
  • Melayani jual beli online
  • Menerima pre order
  1. Threat
  • Terdapat banyak kompetitor menggunakan bahan baku lebih baik seperti kain flanel yang memproduksi produk serupa

2.        Proposal Usaha Minuman Kekinian

2.        Proposal Usaha Minuman Kekinian

  1. Proposal Usaha Berjudul : Es Jelly Kelapa Muda
  2. Konsep Usaha
  1. Usaha Es Jelly Kelapa Muda berkonsep minuman kekinian yang menyehatkan dan segar karena menggunakan kelapa muda sebagai bahan dasar utamanya. Penambahan susu kental manis dan jelly akan membuat cita rasanya semakin nikmat. Produk minuman ini direncanakan akan dijual mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB di area alun-alun selatan.
  2. Tim Manajemen

Tim yang memanajemen usaha Es Jelly Kelapa Muda terdiri dari empat orang mahasiswa yang menanamkan modalnya dengan jumlah yang berbeda. Modal tersebut nantinya akan menentukan pembagian jumlah profit yang akan diterima setiap orangnya. Keempat mahasiswa ini akan melayani pembeli dengan sistem shift, disamping sebagai owner.

  1. Gambaran Usaha
  1. Deskripsi Singkat Produk

Minuman ini terbuat dari kelapa muda sebagai bahan dasar utamanya sehingga lebih sehat dan segar. Latar belakang pembuatan produk ini karena kelapa muda memiliki rasa yang segar, menyehatkan, murah, dan mudah untuk didapatkan. Untuk menambah variasi cita rasanya, maka diberikan tambahan susu kental manis dan jelly.

  1. Strategi Pemasaran
  • Strategi Produk

Keunggulan yang dimiliki Es Jelly Kelapa Muda dibandingkan dengan produk lain adalah menggunakan bahan dasar yang masih segar. Untuk memberikan sensasi yang berbeda saat meminumnya, maka ditambahkan jelly di dalamnya. Selain itu, penambahan susu akan membuat minuman ini menjadi lebih manis dan sehat.

  • Strategi Harga

Harga untuk Es Jelly Kelapa Muda sebesar RP. 5.000,- yang dipastikan murah dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat

  • Strategi Promosi

Sebagai media pemasaran offline akan digunakan brosur dan spanduk, sedangkan strategi untuk pemasaran online dengan memanfaatkan sosial media

  • Target Pasar

Target khusus yang akan dibidik untuk produk ini adalah para wisatawan, anak sekolah, da pekerja. Namun pada dasarnya, semua kalangan masyarakat menjadi target pasar untuk produk ini secara umum.

  1. Analisis Persaingan
  • Pesaing

Kompetitor yang menjual produk es kelapa muda sangatlah banyak. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi yang membuat Es Jelly Kelapa Muda berbeda dengan produk yang telah ada sebelumnya. Untuk menambah sensasi kenyal saat meneguk minuman ini maka ditambahkan jelly ke dalamnya. Pemanisnya pun menggunakan susu sehingga lebih sehat.

  • Posisi dalam Persaingan

Untuk menghindari ketatnya persaingan serta mengoptimalkan profit maka usaha ini akan dijual di kawasan alun-alun selatan. Hal ini dikarenakan pada kawasan tersebut belum ada pesaing yang menjual produk serupa.

  • Kelebihan Dibanding Pesaing

Tambahan jelly untuk memberi cita rasa kenyal dan susu sebagai pemanis merupakan aspek yang membuat Es Jelly Kelapa Muda berbeda dibandingkan kompetitornya

  1. Rencana Desain dan Pengembangan
  • Tujuan Usaha Jangka Panjang

Produk Es Jelly Kelapa Muda diharapkan menjadi minuman favorit bagi semua kalangan sehingga dapat membuka cabang di berbagai tempat

  • Strategi

Untuk memperkenalkan produk kepada konsumen akan dilakukan promosi, baik secara online maupun offline. Promosi offline akan dilakukan dengan penyebaran brosur dan pemasangan spanduk dengan gambar yang menarik. Sedangkan untuk promosi online dengan memanfaatkan media sosial seperti Whatsapp, Facebook, Instagram, dan lainnya.

  • Evaluasi Resiko

Es Jelly Kelapa Muda hanya mampu bertahan maksimal selama 1 hari

  1. Rencana Operasi dan Manajemen
  • Proses Produksi, yang meliputi :
  1. Penyediaan bahan-bahan
  2. Menyerut kelapa muda
  3. Membuat santan
  4. Membuat jelly
  5. Mencampurkan es, santan, kelapa muda, susu, dan jelly
  • Pengendalian Persediaan

Untuk dijual kepada konsumen, pada awalnya kami akan menyediakan 40 gelas per harinya. Namun, kami akan menurunkan persediaan yang disesuaikan dengan hari sebelumnya jika terdapat sisa produk yang tidak terjual.

  • Kontrol keuangan, yang meliputi :
  1. Tidak menggunakan uang hasil penjualan atau modal untuk kepentingan pribadi
  2. Untuk mengantisipasi biaya tak terduga dan mengangsur cicilan, profit dan modal akan disisihkan
  3. Untuk kembalian saat berjualan harus disiapkan uang tunai secukupnya
  4. Analisis Rencana Keuangan
  1. Perkiraan pengeluaran per hari
  1. Bahan Baku :
  • Kelapa untuk santan Rp 5.000
  • Gula pasir 250 gram Rp 5.000
  • Gelas plastik 1 pak Rp 12.000
  • Kelapa muda 5 buah Rp 50.000
  • Jelly 2 sachet Rp 4.000
  • Air isi ulang Rp 15.000
  • Es batu Rp 4.000
  • Sedotan Rp 3.000
  • Kantong plastik Rp 3.000
  • Susu 1 kaleng Rp 7.000

Total Rp. 108.000,-

  1. Peralatan
  • Toples 1 buah Rp 10.000
  • Irus Rp 5.000
  • Spanduk Rp 45.000
  • Gerobak Rp 2.000.000
  • Termos es 2 buah 200.000

Total Rp. 2.260.000,-

  1. Total Pengeluaran Bahan Baku dan Peralatan Rp 2.368.000,-
  1. Estimasi Pendapatan
  • Total Biaya

= biaya tetap + biaya variabel

= biaya tetap + (30 hari x biaya bahan baku)

= Rp. 2.300.000 + (30 x Rp. 100.000)

= Rp. 2.300.000 + Rp. 3.000.000

= Rp. 5.300.000

  • Hasil Penjualan per Bulan

= target penjualan harian x harga jual per gelas x 30 hari

= 40 gelas x Rp 5.000 x 30 hari

= Rp 6.000.000

  • Laba

= hasil penjualan – total biaya

= Rp 6.000.000 – Rp 5.300.000

= Rp 700.000

  1. Sumber Modal dan Penggunaan

Sumber modal Es Jelly Kelapa Muda berasal dari empat orang mahasiswa dengan jumlah yang berbeda dan berperan sebagai owner. Selain itu, pihak bank juga memberikan pinjaman untuk usaha ini sehingga berkewajiban membayar angsuran. Jadi, laba yang diperoleh akan dipotong angsuran bank kemudian dibagikan kepada owner sesuai dengan modal yang ditanamkan.

3.        Proposal Usaha untuk Bisnis Puding

3.        Proposal Usaha untuk Bisnis Puding

  1. Proposal Usaha Berjudul : Ghani Puding
  2. Bahan dan Alat yang Dibutuhkan :
  • Nutrijel coklat 1 bungkus
  • Gula pasir 8 sdm
  • Air 7 gelas belimbing
  • Nata de coco 1 bungkus
  • Agar-agar rasa strawberry 1 bungkus
  • Susu Kental Manis (SKM) 1 bungkus
  1. Proses Pembuatan
  2. Campurkan gula pasir, bubuk nutrijel, susu, dan agar-agar ke dalam panci
  3. Masukkan air dan aduk merata
  4. Panaskan di atas api sedang hingga mendidih sambil diaduk rata
  5. Tuang selapis adonan kira-kira 2mm ke dalam wadah dan tunggu agak mengeras
  6. Setelah mengeras, tuang kembali adonan sisanya dan diamkan hingga mengeras sempurna
  7. Berikan nata de coco di atas puding agar lebih cantik dan menambah cita rasanya
  8. Perincian Biaya Usaha
  1. Modal Awal : Rp 30.000
  2. Biaya Operasional
  • Kap puding 1 pack Rp 5.000
  • Nutrijel strawberry 1 bungkus Rp 3.000
  • Sendok plastik 1 pack Rp 2.000
  • Nutrijel coklat 1 bungkus Rp. 3.000
  • Susu Kental Manis 1 bungkus Rp 1.500
  • Gula 250 gram Rp 3.500
  • Nata de Coco 1 bungkus Rp. 6.000

Total Rp 24.000

Jadi, dengan peralatan milik pribadi dibutuhkan biaya Rp. 24.000 untuk satu kali produksi

  1. Pendapatan Produksi

= estimasi produksi per hari x harga produk

= 25 x Rp. 2.000

= Rp 50.000

  1. Keuntungan Bersih

= pendapatan produksi – biaya operasional

= Rp 50.000 – Rp 24.000

= Rp 26.000

  1. Analisis SWOT
  1. Strength
  • Penambahan nata de coco akan menambah sensasi kenyal saat dimakan
  • Memiliki berbagai varian rasa dan warna yang menarik
  1. Weakness
  • Ketika produk sudah dingin maka cita rasa akan menurun
  1. Opportunity
  • Puding merupakan makanan yang disukai mahasiswa maupun anak-anak
  1. Threat
  • Mengkonsumsi puding secara terus menerus akan menimbulkan rasa bosan bagi konsumen

4.       Contoh Proposal Usaha ” Proposal Usaha untuk Bisnis Roti Bakar”

4.       Contoh Proposal Usaha " Proposal Usaha untuk Bisnis Roti Bakar"

  1. Proposal Usaha Berjudul : Maduri Roti Bakar
  2. Varian Rasa Maduri Roti Bakar:
  • Nanas
  • Srikaya
  • Keju
  • Strawberry
  • Cokelat
  • Blueberry
  • Kacang
  1. Rincian Harga Maduri Roti Bakar
  • Komplit Rp 15.000
  • Kacang + blueberry Rp 10.000
  • Srikaya + blueberry Rp 10.000
  • Keju + cokelat Rp 12.000
  • Keju + srikaya Rp 12.000
  • Cokelat + kacang Rp 12.000
  • Blueberry + strawberry Rp 10.000
  • Blueberry + cokelat Rp 11.000
  • Blueberry + nanas Rp 10.000
  • Strawberry Rp 10.000
  • Cokelat Rp 12.000
  • Cokelat + strawberry Rp 10.000
  • Nanas Rp 10.000
  • Kacang Rp 12.000
  • Kacang + strawberry Rp 10.000
  • Kacang + nanas Rp 10.000
  • Cokelat + nanas Rp 10.000
  • Srikaya + kacang Rp 12.000
  • Srikaya + cokelat Rp 12.000
  • Nanas + strawberry Rp 10.000
  • Srikaya + nanas Rp 10.000
  1. Strategi Promosi

Pesaing dalam usaha roti bakar memang cukup banyak sehingga produsen harus memikirkan cara promosi yang paling tepat dan efektif selain membuat inovasi pada produk mereka. Oleh karena itu, kami memanfaatkan beberapa metode promosi untuk memperkenalkan Maduri Roti Bakar ke konsumen.

Beberapa strategi promosi yang kami terapkan yaitu metode online dengan memanfaatkan media internet, metode dari mulut ke mulut, metode pengembangan produk dan pasar

  1. Aspek Perencanaan Keuangan
  1. Modal awal sebesar Rp 5.000.000
  2. Penghasilan Kotor :
  • Harga rata-rata roti bakar = Rp 11.000
  • Estimasi penjualan per hari sebanyak 15 bungkus
  • Penghasilan kotor per hari = Rp. 11.000 x 15 = Rp. 165.000
  • Penghasilan kotor per bulan = Rp. 165.000 x 30 = Rp 4.950.000
  1. Biaya Operasional per Bulan :
  • Biaya sewa tempat = Rp 200.000
  • Gaji karyawan = Rp 600.000
  • Biaya bahan = Rp 2.500.000
  • Biaya transportasi = Rp 200.000

Total biaya operasional = Rp 3.500.000

  1. Laba Bersih per Bulan :

= penghasilan kotor per bulan – total biaya operasional

= Rp 4.950.000 – Rp 3.500.000

= Rp 1.450.000

5.        Proposal Usaha untuk Bisnis Bakery

5.        Proposal Usaha untuk Bisnis Bakery

  1. Proposal Usaha Berjudul : Rossa Bakery
  2. Rencana produk

Rossa Bakery merupakan kue yang memiliki cita rasa yang lezat berukuran mini atau kecil sehingga sangat cocok digunakan sebagai camilan

  1. Keunggulan Produk
  • Rossa Bakery terdiri dari berbagai varian rasa yang disukai anak-anak hingga dewasa
  • Harga mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat
  • Rossa Bakery merupakan hidangan yang bergizi dan lezat
  • Terbuat dari bahan-bahan berkualitas sehingga memiliki cita rasa yang nikmat
  1. Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
  • 17 kg mentega
  • 17 kg gula pasir
  • 34 kg tepung terigu
  • 1 kg ragi
  • 200 gram garam
  • 70 butir telur ayam ukuran sedang
  • 6 kg selai strawberry, nanas, dan cokelat untuk isian roti
  1. Proses Pembuatan Produk
  1. Langkah awal yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat roti, seperti ragi, telur, garam, gula pasir, selai, dan tepung terigu
  2. Timbanglah bahan yang telah disiapkan tersebut sesuai dengan takaran
  3. Masukkan ragi, telur, tepung terigu, garam, dan mentega ke dalam sebuah wadah kemudian mixer dan beri air secukupnya
  4. Diamkan selama 10 menit jika telah menjadi adonan
  5. Bagi adonan sesuai selera dan biarkan mengembang
  6. Setelah mengembang, bentuk adonan dan beri isian
  7. Masukkan ke dalam loyang kemudian oven dengan suhu 170 derajat Celcius selama 15 menit
  8. Diamkan roti yang sudah matang sekitar 1 jam
  9. Lakukan pengemasan setelah roti dingin
  1. Analisis SWOT
  1. Strength

Rossa bakery menghadirkan cita rasa yang berbeda dengan tampilan yang khas sehingga berbeda dengan bakery yang lainnya

  1. Weakness

Rossa Bakery mudah ditiru dan tidak dapat bertahan lama

  1. Opportunity
  • Peluang utama dalam menjual roti dengan aneka rasa adalah budaya masyarakat yang konsumtif dan cenderung ingin mencoba hal-hal yang baru
  1. Threat
  • Profit dapat berkurang diakrenakan harga bahan baku yang cenderung tidak stabil. Selain itu, di wilayah Yogyakarta telah banyak produsen bakery yang telah terkenal dan memiliki nama
  1. Perencanaan biaya
  1. Biaya produksi harian :
  • 17 kg mentega harga Rp 160.000
  • 17 kg gula pasir harga Rp. 180.000
  • 34 kg tepung terigu harga Rp. 255.000
  • 1 kg ragi harga Rp. 50.000
  • 200 gram garam harga Rp. 45.000
  • 90 buah plastik harga Rp. 100.000
  • 70 butir telur ayam ukuran sedang harga Rp. 110.000
  • 6 kg selai harga Rp. 40.000

Total Biaya Bahan Baku Rp 940.000

  1. Perkiraan Total Biaya Alat  sebesar Rp 500.000
  2. Proyeksi Penjualan per Hari  sebesar Rp 1.800.000
  1. Laba bersih = Proyeksi Penjualan per Hari – (Total Biaya Bahan Baku + Estimasi Total Biaya Alat)

= Rp 1.800.000 – (Rp 940.000 + 500.000)

= Rp 360.000

Jadi, laba bersih per hari yang akan diterima sebesar Rp 360.000

Bagaimana, cukup mudah bukan cara membuat proposal usaha? Jadi, sebelum memulai suatu usaha, alangkah baiknya jika Anda membuat proposal usaha terlebih dahulu. Selain mempermudah Anda dalam menjalankan usaha, proposal ini juga mampu menarik pihak lain untuk menanamkan modal pada bisnis yang Anda kembangkan.

5+ Contoh Proposal Usaha Yang Baik Dan Benar Berdasarkan KBBI

Leave a Reply