Daur Ulang : Pengertian, Manfaat, 10+ Kerajinan (Lengkap) 1

Daur Ulang : Pengertian, Manfaat, 10+ Kerajinan (Lengkap)

Daur Ulang – Setiap harinya setiap perseorangan atau rumah tangga pasti menghasilkan sampah. Baik itu sampah organik maupun non organik. Sampah organik seperti sisa makanan dapat terurai secara alami. Namun berbeda dengan sampah non organik seperti kaleng, bekas kemasan, atau barang bekas lainnya. Sampah ini cenderung akan menimbun dan membutuhkan waktu sangat lama untuk dapat terurai. Biasanya, untuk menghancurkannya, langkah yang diambil ialah dengan membakar. Namun ternyata, dengan melakukan pembakaran pada sampah atau barang bekas tersebut malah menimbulkan masalah baru, yaitu pencemaran udara yang disebabkan asap pembakaran.

Untuk mengurangi dampak-dampak yang tidak diinginkan, harus dilakukan tindakan yang tepat. Salah satunya yaitu dengan mengolah kembali  sampah atau barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengolahan kembali atau daur ulang sampah.

Pengertian Daur Ulang

Pengertian Daur Ulang

Daur ulang merupakan salah satu upaya dalam menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan karena tumpukan sampah dari benda-benda yang tidak dipergunakan lagi. Upaya ini dilakukan dengan cara memanfaatkan kembali barang-barang bekas tersebut menjadi suatu produk kreativitas baru yang akan dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Selain itu, produk hasil daur ulang juga dapat di jual sehingga memberikan keuntungan di bidang ekonomi.

Adanya daur ulang, juga menjadi cara untuk mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir atau bahkan sampah yang dibuang di sembarang tempat. Adanya sampah yang tercecer tentu akan mengganggu kebersihan lingkungan. Lebih parah lagi jika ternyata sampah tersebut malah menyumbat saluran air. Hal tersebut tentu saja dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit.

Sampah sendiri ada banyak jenisnya. Ada sampah yang dapat mudah terurai secara alami seperti sayur, buah atau sisa makanan lainnya. Adapula sampah yang susah diurai dengan kata lain membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai secara alami. Contohnya seperti botol plastik, kemasan prosuk, kaleng dan lain-lain. Sampah-sampah tersebut tentu saja dihasilkan setiap hari. Entah dari konsumsi perseorangan maupun dari konsumsi rumah tangga.

Upaya yang dapat dilakukan agar pencemaran lingkungan tidak semakin marak ialah dengan membuang sampah sesuai dengan jenisnya dan juga mendaur ulang sampah (barang-barang bekas) yang sekiranya bisa memberi manfaat baru. Dengan begitu, kita turut andil dalam hal mengurangi tumpukan sampah.

Beberapa contoh barang bekas yang dapat kita olah kembali seperti botol plastik, kaleng, tutup botol, kartu atm atau sejenisnya, kertas, kemasan sabun dan masih banyak lagi.

Manfaat Daur Ulang Barang Bekas

Meski berasal dari barang-barang tak terpakai, ternyata ada banyak manfaat yang diambil dengan diadakannya daur ulang. Berikut ini manfaat dari adanya daur ulang barang bekas :

  1. Terbuka lapangan pekerjaan yang baru

Terbuka lapangan pekerjaan yang baru

Dewasa ini, kita dapat menjumpai teknologi semakin hari semakin maju. Disamping itu, dengan semakin majunya teknologi ternyata berdampak pula pada susahnya mencari lapangan pekerjaan. Jumlah pencari kerja dibandingkan dengan lapangan pekerjaan yang tersedia teryata tidaklah seimbang. Jumlah pencari pekerjaan semakin hari semakin melonjak angkanya.

Menyikapi hal tersebut, kemudian muncullah berbagai usaha dari masyarakat. Mulai dari usaha kecil menengah atau keatasnya. Salah satu jenis usaha tersebut ialah pemanfaatan barang bekas untuk daur ulang. Tentu saja usaha ini akan membutuhkan campur tangan orang banyak. Dengan kata lain, dengan membuka usaha daur ulang barang bekas dapat memberikan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan. Disamping itu juga membantu adanya tumpukan barang-barang bekas yang menjadi timbunan cemaran lingkungan.

  1. Mengurangi dampak pencemaran lingkungan

Mengurangi dampak pencemaran lingkungan

Adanya bahan-bahan yang sudah tidak terpakai  akan meningkatkan pencemaran pada lingkungan. Semakin banyaknya populasi manusia, maka semakin besar kemungkinan bertambah nya barang-barang tak terpakai.  Dengan adanya tindakan untuk memdaur ulang barang-barang tak terpakai, maka sama halnya dengan mengurangi dampak untuk mencemari lingkungan.

Namun tetap saja, dalam pendaur ulangan barang bekaspun tidak boleh sembarangan. Karena bisa jadi dalam proses daur ulangnya ternyata menimbulkan sampah yang lebih banyak. Oleh karena itu, proses pendaur ulangan barang bekas pun harus dijalankan dengan bijak.

  1. Mencegah timbulnya penyakit

Mencegah timbulnya penyakit

Adanya tumpukan barang-barang yang tidak digunakan lagi dapat memicu tempat timbulnya penyakit. Misalnya, botol-botol bekas yang dibiarkan tertumpuk tanpa adanya tindakan, ketika hujan terjadi maka akan ada air yang mengendap. Dari endapan air tersebut bisa menjadi sarang bibit nyamuk penyebab demam berdarah. Dengan adanya tindakan daur ulang, setidaknya barang-barang bekas yang tadinya hanya ditumpukan bisa dimanfaatkan kembali. Dengan begitu, resiko barang-barang bekas menjadi sarang timbulnya penyakit pun berkurang.

  1. Meningkatkan pendapatan masyarakat

Meningkatkan pendapatan masyarakat

Membuka usaha daur ulang sama halnya mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut. Dengan demikian, hal ini akan membantu masyarakat yang bergabung menjadi mempunyai tambahan pendapatan. Selain itu, masyarakat secara individu dapat pula mengembangkan daur ulang barang bekas ini. Otomatis, hal ini akan meningkatkan pendapatan dari masyarakat yang memanfaatkan.

  1. Terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat

Terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membuat lingkungan yang bersih dan juga sehat adalah dengan menyediakan tempat pembuangan yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Dengan memisahkan pula barang-barang yang bisa di daur ulang, maka akan mengurangi adanya sampah sehingga membuat lingkungan semakin bersih.

  1. Menciptakan dan meningkatkan kreativitas serta ketrampilan masyarakat

Menciptakan dan meningkatkan kreativitas serta ketrampilan masyarakat

Tentu saja dengan mengolah ulang barang bekas akan menumbuhkan jiwa kreativitas pada warga. Karena agar dapat tercipta produk yang menarik maka dibutuhkan ketrampilan dan kekreatifan. Dengan begitu, semakin lama daya ketrampilan dan kreativitas dari warga pun meningkat.

  1. Membantu penghematan energi

Membantu penghematan energi

Disebut lebih hemat energi karena dalam proses daur ulang barang bekas, tidak membutuhkan energi sebanyak produksi dengan bahan yang masih mentah. Disamping itu, biaya yang harus di keluarkan pun tidak terlalu banyak pula.

  1. Membantu dalam hal penekanan polusi di lingkungan sekitar

Membantu dalam hal penekanan polusi di lingkungan sekitar

Barang-barang bekas yang sudah terkumpul di tempat pembuangan biasanya akan dibakar akhirnya. Hal ini tentu saja dapat menimbulkan efek polusi di sekitar lingkungan. Untuk mengurangi dampak polusi tersebut, maka barang-barang bekasdi daur ulang. Sehingga asap-asap pembakaran penghasil polusi menjadi berkurang.

  1. Tidak membutuhkan banyak ruang untuk proses daur ulang

Tidak membutuhkan banyak ruang untuk proses daur ulang

Pada proses pengolahan daur ulang barang bekas, Anda dapat menggunakan tempat manapun yang sekiranya mendukung bahkan di lingkungan rumah sekalipun. Hal ini menjadi salah satu kelebihan dari daur ulang, yang mana tidak memakan banyak lahan dan ruang. Karena dapat memanfaatkan tempat mana saja.

Cara Daur Ulang Barang Bekas

Cara Daur Ulang Barang Bekas

Banyak sekali barang bekas yang dapat dimanfaatkan kembali. Seperti kardus atau sachet bekas sabun misalnya. Dari kardus bekas tersebut Anda dapat membuat rak buku, miniatur bangunan, mainan puzzel, perahu, robot, kapal, mobil-mobilan dan masih banyak lagi.

Dari  botol bekas pun dapat dimanfaatkan menjadi banyak bentuk. Seperti digunakan untuk pot, boneka, hiasan dinding, hiasan gantung, hiasan lampu dan lain-lain. Dari kreasi-kreasi tersebut pun Anda dapat mendapatkan  keuntungan dengan menjualnya.

Sedotan pun dapat Anda kumpulkan kemudian dibersihkan. Untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai hiasan bunga, mainan, gantungan pot dan berbagai hiasan lain.

Cara Daur Ulang Sampah

Cara Daur Ulang Plastik

Cara Daur Ulang Plastik

Plastik menjadi salah satu jenis sampah yang paling banyak dijumpai. Dan dapat kita lihat bahwa plastik menjadi komponen yang dominan ketika terjadi pencemaran lingkungan. Entah itu di saluran perairan atau yang lainnya. Karena penggunaan plastik yang sangat banyak, bahkan setiap hal lebih di dominasi oleh plastik. Misalnya saja hal kecil seperti makanan kecil atau sabun, maka yang digunakan adalah plastik sebagai wadahnya. Mengingat plastik merupakan salah satu benda yang membutuhkan waktu sangat lama dalam proses penguraiannya.

Plastik sendiri ada beberapa jenisnya. Diantaranya yaitu polivinil klorida, polythylene, polyester dan lain-lain. Di lingkungan kita, jual beli menggunakan wadah plastik sudah menjadi hal yang sangat biasa. Selain itu, wadah-wadah kemasan produk yang biasa kkta pakai juga banyak yang menggunakan plastik. Misalnya saja wadah detergen, botol minuman, ember dan lain sebagainya.

Karena penggunaan plastik sangat banyak, tentu saja sampah yang dihasilkan pun lebih banyak lagi. Karena termasuk zat yang susah terurai alami maka salah satu upaya dapal mengurangi sampah plastik adalah dengan mengolahnya kembali. Banyak hal yang dapat di ciptakan dari sekedar limbah plastik. Salah satunya digunakan sebagai kerajinan tangan yang berbagai jenis.

Untuk mendaur ulang plastik, setidaknya terdapat tiga langkah, diantaranya :

  1. Memisahkan limbah

Plastik dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran atau zat-zat lain yang menempel. Karena penggunaan plastik ini berbagai macam, maka pisahkanlah berdasarkan jenisnya. Lakukan dengan cara manual agar lebih maksimal dan tidak membutuhkan banyak biaya.

  1. Mencuci sampah lastik

Jika plastik sudah dipisahkan dan dibersihkan kotorannya, maka plastik segera di cuci menggunakan air bersih. Agar kotoran yang menempel benar-benar hilang.

  1. Memotong plastik

Tahap selanjutnya ialah memotong plastik. Plastik ini dopotong-potong terlebih dahulu agar dalam proses pengolahannya lebih mudah.

Dengan memanfaatkan limbah plastik, secara langsung kita sudah berkontribusi untuk menguragi sampah penyebab pencemaran lingkungan. Selain itu juga dapat menghemat energi dengan meminimalisir penggunaan bahan yang masih baru. Beberapa kreasi yang dapat diciptakan dari limbah plastik seperti :

  • Rangkaian bungan dengan macam-macam botol bekas
  • Tempat tatakan HP
  • Tempat pensil
  • Hiasan lampu
  • Pot bunga
  • Wadah peralatan
  • Dan masih banyak lagi

Cara Daur Ulang Kertas

Cara Daur Ulang Kertas

Kertas juga menjadi salah satu penyumbang sampah terbanyak. Karena penggunaan kertas ini jika dihitung setiap harinya juga banyak. Tempat-tempat belajar, sekolah, tempat belanja atau perkantoran setiap harinya pasti menggunakan kertas. Oleh karena itu diperlukan adanya tindakan untuk mengurangi sampah kertas yang semakin banyak. Beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pengolahan kembali kertas antara lain, panci, blender, handuk bekas, koran bekas, kasa, air dan juga spons kering. Hal yang harus dilakukan adalah :

  1. Kertas dikumpulkan kemudian menjadikannya bubur

Dari kertas bekas, kita dapat memanfaatkannya untuk membuat kertas baru. Banyak orang yang sudah memanfaatkan hal ini. Mula-mula kertas yang sudah dikumpulkan di robek-robek terlebih dahulu samapai kecil ukurannya. Kemudian rendam kertas menggunakan air panas. Untuk mempermudah, gunakan blender untuk menghaluskannya.

  1. Kertas disaring

Jika bubur kertas sudah dibuat maka saringlah bubur kertas tersebut. Untuk menyaringnya, gunakan saringan yang dibuat dari anyaman kawat halus. Jika sudah disaring, masukkan bubur dalam panci hingga setengah volumnya. Kemudian dalam panci di tambahkan air kira-kira hingga 10 cm. Masukkan juga kasa dalam panci tersebut. Untuk mengeringkan kasa, gunakanlah handuk yang telak dipersiapkan tadi.

  1. Pengepresan kertas

Proses selanjutnya yaitu oengepresan kertas. Pertama tama, air berlebih di buang terlebih dahulu. Kemudian angkat kasa dengan posisi yang terbalik. Hindari mengeringkan kertas dengan papaan panas, karena dapat menjadikan kertas menjadi berkerut. Jika sudah kering, maka kertas dilepaskan dari permukaan sprei.

Kemudian masuk pada tahap pengujian. Tahap ini tidaklah sulit. Anda cukup menguji dengan menuliskan apa saja di atas kertas  menggunakan bolpoin. Jika tulisan Anda terbaca, itu artinya kertas berhasil dibuat.

Banyak kelebihan yang didapatkan dari membuat kertas baru dari kertas lama. Selain mengurangi pencemaran lingkungan juga mengurangi banyaknya pohon yang ditebang. Karena kita semua tahu bahwa bahan baku utama pembuatan kertas ialah pohon. Secara tidak langsung, kita ikut andil dalam menjaga keseimbangan hutan.

Selain digunakan untuk membuat kertas, banyak kreasi yang dapat diciptakan dari kertas atau koran bekas. Contohnya sebagai beriky :

  • Membuat toprng-topengan
  • Membuat tempat sampah
  • Membuat pot bunga
  • Membuat hiasan dinding
  • Membuat tempat sampah, dan lain sebagainya.

 

Membuat kreasi dari tutup botol

Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda manfaatkan untuk mengolah tutup botol :

  • Membuat hiasan kulkas

Membuat hiasan kulkas

Yang perlu Anda persiapkan adalah tutup botol bentuk asli, magnet, mika dan cat kayu. Pertama-tama rencanakan terlebih dahulu bentuk apa yang ingin di buat.  Kemudian berilah warna tutup botol menggunakan cat kayu sesuai desain yang diinginkan. Setelah itu rekatkan botol pada mika sesuai pola. Anda dapat menggunakan lem tembak atau lem lain yang kuat.

Jika sudah terbentuk pola, gunting pinggiran mika sesuai ppola tutup botol yang terbentuk. Setelah itu rekatkan magnet di belakang pola. Hiasan kulkas pun sudah jadi. Tempelan kulkas yang satu ini pasti lebih menarik.  Bentuknya yang sederhana dan mudah dibuat. Dan yang terpenting ialah bernilai ekonomis dan di dapatkan dari  benda bekas.

  • Membuat tas sisik

Membuat tas sisik

Untuk membuat tas sersik yang perlu dipersiapkan adalah 30 buah tutup botol yang sudah dilempengkan bentuknya, tas belacu dan alat jahit. Caranya, buatlah lubang terlebih dahulu pada tutup botoh bagian pinggirnya. Tutup botol di lapisi terlebih dahulu menggunakan cat. Untuk warnanya, sesuai yang diinginkan. Siapkan jarum dan benangnya. Ukurlah dan beri tanda pada jarak yang sama pada tas blacu. Coba mulai dari bawah terlebih dahulu.

Tusuk jarum dari dalam tas. Kemudian masukkan satu lempengan tutup botol tadi dan tusuklah jarum ke dalam lagi. Ulangi langkah tersebut hingga lempengan-lempengan memenuhi pola yang telah kamu buat.

Setelah penuh, tas sisik pun jadi. Tas ini bisa jadi pilihan ketika Anda ingin tampil beda dengan teman-teman. Selain unik, tas ini juga dapat mengeluarkan suara bergemericik yang pas untuk teman jalan-jalan.

  • Membuat tatakan panci

Membuat tatakan panci

Bagi ibu rumah tangga terkadang bingung ketika akan meletakkan paci panasnya setelah dari kompor. Apalagi jika meja dapurnya terbuat dari plastik tentu lebih bingung. Untuk itu, cara ini tepat bagi ibu rumah tangga yang mengalami hal semacam itu.

Yang perlu dipersiapkan antara lain 25 buah tutup botol yang bentuknya masih asli, 25 tutup botol yang sudah di lempengkan bentuknya, dan spons ati. Caranya, tempelkanlah tutup botol secara berpasangan antara yang bentuk asli dengan bentuk lempengan. Buat hingga 25 pasang.

Kemudian siapkan spons ati dalam bentuk persegi empat. Susun pasangan-pasangan tutup botol pada permukaan spons. Gunakanlah lem yang kuat. Guntinglah sisa spons ati yang terlihat tidak rata agar bentuknya terlihat rapi. Untuk bentuknya, sebenarnya dapat menyesuaikan selera. Bisa segitiga atau berbentuk hati sekalipun.

  • Membuat bingkai foto

Membuat bingkai foto

Yang perlu dipersiapkan antara lain tutup botol, mote, mika dan lem tembak. Pertama-tama rekatkanlah tutup botol secara berpasangan menggunakan lem tembak. Setelah itu rangkai pasangan tutup botol tadi membentuk bingkai yang di inginkan. Kemudian berilah standar untuk menaruhnya di atas meja dengan menggabungkan 4 pasang tutup botol yang direkatkan di belakang rangkaian yang sudah di buat.

Setelah itu tempelkan mika dengan lem tembok. Jangan lupa untuk menghiasi bagian depan bingkai menggunakan ornamen yang di sukai.  Karena pada bagian luar banyak menggunakan lem tembak, maka berhati-hati lah agar lem tidak banyak terlihat agar pigura yang di buat tetap terlihat rapi.

Kita semua tahu, bahwa membiarkan sampah menumpuk atau berserakan itu merupakan hal yang salah. Salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan memilahnya kemudian mendaur ulang. Dengan begitu kita juga turut berpatisipasi mengurangi tumpukan sampah. Namun tetap harus diingat, bahwa dalam proses pendaur ulangan sampah kita harus menghindari menghasilkan sampah yang banyak juga. Selain itu kita juga harus memperhatikan kebersihannya.

Daur Ulang : Pengertian, Manfaat, 10+ Kerajinan (Lengkap)

 

Leave a Reply