properti ulat sago

5 Properti Ulat Sago (Lengkap beserta gambar dan deskripsi)

Properti Tari Ulat Sago – Suku Asmat di Papua memiliki budaya yang sangat unik dan masih natural. Saat musim panen sagu tiba, mereka biasa menggelar pesta rakyat. Saat pesta ini berlangsung, masyarakat akan mementaskan Tari Ulat Sago. Properti Tari Ulat Sago yang digunakan oleh masyarakat ternyata cukup sederhana dan diambil dari alam. Apa saja properti tari pesta panen khas Asmat ini?

Properti Tari Ulat Sago

Tarian Tari Ulat Sagu adalah kebudayaan asli Suku Asmat Papua. Suku ini sangat dekat dengan alam dan hidup mereka masih 100% mengandalkan alam sekitarnya. Saat masa panen sagu tiba, tak heran mereka akhirnya membuat sebuah tari penghormatan kepada Tuhan yang telah memberikan berkah melimpah. Properti Tari Ulat Sago biasanya adalah:

1. Properti Tari Ulat Sago : Ornamen pada Tubuh

Properti Tari Ulat Sago : Ornamen pada Tubuh

Penari Ulat Sago adalah kaum perempuan dari Suku Asmat. Tarian ini dilakukan oleh para mama yang juga melambangkan kehidupan keseharian mereka. Mama-mama Papua memang bertugas untuk mengurus kegiatan cocok tanam dan panen. Sedangkan kaum prianya memiliki tugas untuk berburu hewan di hutan.

Sebelum menari, para mama akan melukis wajahnya dengan zat kapur putih. Zat kapur ini berasal dari cangkang kerang sungai. Cangkang kerang ini ditumbuk sampai halus dan dicampur dengan air. Cat dari cangkang kerang ini digunakan untuk melukis wajah dengan ornamen khas Papua. Ornamen cat biasanyanya bahkan sampai menutupi sebagian besar wajah penari.

2. Properti Tari Ulat Sago : Rok Rumbai

Properti Tari Ulat Sago :vRok Rumbai

Penari Tari Ulat Sago akan mengenakan pakaian bawahan berupa rok rumbai. Uniknya lagi, rok rumbai ini dibuat dari daun sagu. Daun sagu diserut halus sampai menyerupai benang-benang. Daun kemudian dikeringkan dan, ditumpuk, dan dibentuk menyerupai rok. Daun sagu yang digunakan sebagai rok juga menjadi penanda dekatnya masyarakat Papua dengan alam.

3. Properti Tari Ulat Sago : Rok Rumbai Pakaian Atasan

Properti Tari Ulat Sago : Rok Rumbai Pakaian Atasan

Dewasa ini banyak para penari Ulat Sago yang mengenakan pakaian dari kaos biasa. Seiring perkembangan zaman memang Tari Ulat Sago juga bisa dipentaskan dengan kaos dan celana pendek biasa. Karena itulah banyak para mama Suku Asmat yang hanya mengenakan pakaian modern dalam upacara pesta panen ini.

Tapi ada juga beberapa penari yang masih memegang teguh tradisi lama dengan mengenakan rok rumbai sagu dan bertelanjang dada. Pada bagian atas tubuh penari hanya ditutupi oleh ornamen khas Suku Asmat. Ada juga penari Tari Ulat Sago yang menggunakan semacam kemben berumbai dari daun sagu.

4. Properti Tari Ulat Sago : Mahkota Burung Kasuari

Properti Tari Ulat Sago : Mahkota Burung Kasuari

Para penari Tari Ulat Sago juga mengenakan mahkota di kepala mereka. Uniknya, mahkota ini terbuat 100% dari bahan-bahan alami. Bagian lingkaran mahkota terbuat dari daun. Mahkota tarian ini kemudian juga dihias dengan bulu burung kasuari. Bulu burung kasuari dipasang tegak berdiri dan melingkari seluruh permukaan mahkota.

5. Properti Tari Ulat Sago : Tifa

Properti Tari Ulat Sago : Tifa

Tifa adalah alat musik khas daerah Timur Indonesia. Tifa banyak dijumpai di wilayah Maluku dan juga Papua. Suku-suku di Papua sendiri punya beragam bentuk tifa yang unik-unik. Tifa adalah alat musik yang berbentuk seperti kendang. Bagian tubuhnya terbuat dari kayu pilihan yang dilubangi bagian tengahnya. Bagian tabuhan dilapisi dengan kulit hewan hasil buruan.

Tifa digunakan untuk mengiringi pementasan Tari Ulat Sago. Tifa dimainkan oleh kaum laki-laki Suku Asmat. Tabuhan musik pengiring tari ini disesuaikan dengan lantunan doa-doa yang dirapalkan oleh tetua suku. Ada kalanya tifa ditabuh dengan tempo lambat, sedang, cepat, dan tiba-tiba berhenti.

Properti Tari Ulat Sago memang cukup sederhana. Tapi semua properti ini sepenuhnya berasal dari alam sekitar. Hal inilah yang jadi penanda masih dekatnya masyarakat adat di Tanah Papua dengan lingkungannya.

5 Properti Ulat Sago (Lengkap beserta gambar dan deskripsi)

Leave a Reply