11+ Contoh Ceramah Agama Singkat Berbagai Tema (Paling Lengkap)

Contoh Ceramah Agama – Ceramah biasanya digunakan umat Islam untuk merefresh kembali tentang ilmu agama, menambah ilmu agama baru, serta sebagai salah satu ajang untuk silaturahmi. Terkadang, acara keagamaan ini memiliki giliran tertentu dalam melakukan ceramah. Sehingga diperlukan contoh ceramah agama yang dapat digunakan sebagai bahan untuk mengisi ceramah tersebut.

Artikel ini akan memberikan contoh ceramah agama dalam berbagai tema yang dapat menjadi salah satu alat bantu ketika Anda akan menjadi pemateri. Berikut ini adalah contoh ceramah singkat yang memiliki berbagai tema, dimulai dari contoh ceramah tentang shalat, contoh ceramah berbakti kepada orang tua, contoh ceramah mencari ilmu, dan lain sebagainya.

Contoh Ceramah Agama Tentang Shalat

Contoh Ceramah Agama Tentang Shalat

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, kita dapat berkumpul pada majelis ini dalam keadaan sehat wal’afiyat, dimudahkan dalam perjalanan kesini karena Allah S.W.T telah memberikan Rahmat kepada kita. Tak lupa kita hanturkan shalawat serta salam kepada Rasulullah yang telah membawa kita dari zaman kegelapan hingga zaman yang terang dengan Islam seperti sekarang ini.

Bapak, Ibu, serta adik-adik yang dirahmati Allah, bersyukurlah karena sampai saat ini kita masih memeluk Islam. Salah satu perbedaan antara kita dengan umat agama yang lain yaitu shalat. Shalat merupakan tiang agama yang memiliki keagungan dalam Islam. Selain termasuk dalam rukun Islam, shalat juga merupakan tanda bahwa kita seorang muslim dan bukan seorang kafir.

Sudahkah kita menjalankan shalat dengan baik dan benar? Sudahkah kita menjadikan shalat sebagai salah satu ibadah khusus yang diberikan kepada Allah? Sudahkah Bapak Ibu? Sudahkah adek-adek? Ini yang nantinya akan dipertanggung jawabkan kelak. Shalat kita, masyaAllah. Shalat ini merupakan salah satu ibadah yang khusus diberikan kepada Allah, dan Beliau yang berhak memberikan jumlah pahalanya.

Shalat yang benar yaitu shalat yang sesuai dengan syariat serta khusyu’. Tidak dapat dipungkiri, kita bukan Nabi yang dapat secara khusyu’ beribadah. Oleh karenanya, dalam mengikuti jejak para Nabi, alangkah baiknya kita untuk selalu senantiasa mencoba untuk mengkhusyu’kan diri dalam shalat. Ketika shalat sudah berjalan dengan baik, maka kehidupan Bapak, Ibu serta adek-adek akan selalu berkah.

Keutamaan menjalankan shalat juga dapat kita peroleh ketika melakukan dengan ikhlas. Pertama, kita akan mendapatkan cinta dan ridha Allah. Sebagaimana tujuan kita dalam hidup adalah memperoleh cinta dan keridhoan-Nya, maka shalat adalah hal utama yang wajib dilakukan. Allah Maha Pengasih dan Penyayang, apabila kita melakukan kewajiban untuk-Nya, maka kita akan diberi cinta dan ridho-Nya.

Kedua, shalat dapat menyelamatkan diri kita dari api neraka dan membantu kita untuk masuk ke dalam surga. Shalat dapat menjadi salah satu tiang tolak ukur keimanan kita. Apabila kita senantiasa menjalankan shalat serta menjalankan perintah-Nya, maka kita akan terhindar dari api neraka.

Ketiga, menjalankan shalat dapat menjadikan kita orang yang taat serta dapat secara leluasa meminta pertolongan. Dalam surat Al-Baqarah dijelasan bahwa shalat merupakan salah satu penolong apabila seseorang menjalankannya dengan khusyu’. Ketika menjalankannya dengan khusyu’, maka shalat kita akan diterima dan mendapat ridha dari Allah S.W.T.

Keempat, shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Apabila menjalankan shalat secara khusyu’ dan dilakukan terus menerus, hal tersebut akan membantu kita untuk selalu berbuat kebaikan. Ketika selalu berfokus pada hal yang baik, maka kita akan dijauhkan dari perbuatan yang keji dan mungkar. Selain itu kita harus selalu berdoa selepas shalat agar dijauhkan dari hal yang keji.

Sekian wejangan tentang shalat dari saya, suatu ibadah yang terlihat sehari-hari namun harus tetap diingat keutamaannya agar selalu memberikan semangat bagi diri sendiri untuk terus menjalankannya. Wassalammualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Contoh Ceramah Agama Tentang Pilar Agama Islam

Contoh Ceramah Agama Tentang Pilar Agama Islam

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillahirrabbil’alamin, puji syukur atas kemudahan yang diberikan oleh Allah yang telah memberikan kemudahan bagi kita semua untuk dapat berkumpul pada majelis ini dalam keadaan sehat wal afiat. Atau apapun segala rintangan yang diperoleh sebelum berkunjung ke majelis ini, pasti diberi pahala oleh Allah S.W.T.

Dan tak lupa shalawat serta salam kita berikan kepada Rasulullah S.A.W yang telah memperkenalkan Islam sebagai salah satu agama satu-satunya yang diridhai Allah. Sehingga kita dapat menikmati agama Islam seperti saat ini.

Para hadirin sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan mengingatkan tentang pilar agama Islam yang wajib kita ketahui, imani, dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita sama-sama belajar, karena saya selaku pembicara pun masih dalam proses menjalankannya. Terutama sebagai orang tua, kita perlu memahami bagaimana pilar dalam Islam itu.

Pilar dalam hal ini merupakan rukun Islam. Barangsiapa yang mengerjakan lima pilar dalam rukun Islam, maka Allah menjanjikan surga yang penuh dengan kenikmatan tiada tara. Unlimited, kalo kata anak jaman now ini.

Perlu kita ingatkan diri kita, bahwa terdapat lima pilar dalam Islam yang harus diketahui, dihafalkan, dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Pilar yang pertama yaitu membaca dua kalimat syahadat yang berisi kalimat tentang kepercayaan bahwa kita hanya menyembah satu Tuhan yaitu Allah S.W.T dan percaya bahwa Muhammad S.A.W adalah utusan Allah.

Kesaksian dua kalimat syahadat ini penting, kenapa? Karena dengan mengucapkan serta mengimaninya, akan menjadi bukti bahwa kita beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Bagi orang yang sudah Islam sejak lahir, hendaknya menyebutkan dua kalimat syahadat sebanyak 7 kali dalam setiap harinya sebagai pengingat.

Sedangkan bagi seorang Mualaf yang baru saja masuk Islam, biasanya mengucapkan 2 kalimat syahadat ini sebagai salah satu persyaratan. Namun Mualaf tersebut tidak hanya mengucapkannya saja, namun juga membenarkan di dalam hatinya serta mengamalkannya dalam perbuatan.

Para hadirin yang dirahmati Allah, pilar yang kedua adalah menegakkan shalat. Shalat merupakan satu-satunya ibadah yang dikhususkan untuk Allah dan Allah sendiri yang akan menilai dan memberikan pahalanya kepada kita. Saya yakin, para hadirin di majelis ini sudah melakukan shalat lima waktu dalam setiap harinya. Amin Allahuma? Aamiin..

Selanjutnya, pilar yang ketiga adalah berpuasa. Para hadirin sekalian, kewajiban berpuasa dilakukan pada bulan apa? Betul, bulan Ramadhan. Di bulan tersebut kita disuruh berpuasa oleh Allah S.W.T, untuk apa? Untuk mengistirahatkan tubuh kita. Bulan Ramadhan dapat memberikan kesempatan bagi kita untuk memperoleh pahala sebesar-besarnya. Barangsiapa yang beribadah, pasti dilipatgandakan pahalanya.

Pilar yang keempat adalah menunaikan zakat. Zakat memiliki berbagai ketentuan yang dapat dilaksanakan sesuai kondisi dan situasi diri. Zakat merupakan salah satu ibadah yang hukumnya wajib diterapkan. Para hadirin sekalian, zakat ini dapat dibedakan menjadi 2, yaitu zakat fitrah dan zakat harta.

Zakat fitrah merupakan zakat penghasilan yang wajib dikeluarkan menjelang hari raya Idul Fitri. Meskipun zakat fitrah ini telah dilakukan secara bertahun-tahun, tahukah para Bapak Ibu sekalian makna dari menunaikan zakat ini? Dengan menunaikan zakat, kita dapat mensucikan diri karena telah membantu orang-orang yang membutuhkan materi maupun non materi.

Sedangkan zakat harta merupakan zakat yang dikeluarkan dari harta yang telah dimiliki. Biasanya berupa emas, hasil tani, hasil tambang, hasil jualan, dan lain sebagainya. Apakah para hadirin sekalian sudah rutin menunaikan zakat hartanya? Jika belum, marilah bersama-sama berjuang untuk menunaikannya.

Terakhir adalah menunaikan ibadah haji. Pilar terakhir ini memiliki ketentuan wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup bagi umat yang mampu. Ibadah haji ini juga merupakan salah satu ibadah, dimana akan secara langsung mendatangi rumah Allah S.W.T.

Semua perbuatan yang telah dilakukan di dunia, pasti mendapat balasan secara langsung di tanah suci Allah S.W.T. Banyak sekali cerita dari orang-orang yang telah mengunjungi tanah suci. Hal ini dapat menjadi cambuk bagi para hadirin sekalian yang belum menunaikan ibadah haji untuk selalu berikhtiar dalam menjalankan kewajibannya.

Sekian penjelasan tentang lima pilar Islam secara singkat yang mungkin dapat membantu mengingat kembali dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lupa untuk terus meminta kepada Allah S.W.T bahwa ridho-Nya lah kita dapat menjalankan lima pilar dalam Islam tersebut.

Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Contoh Ceramah Agama Tentang Tawakkal

Contoh Ceramah Agama Tentang Tawakkal

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillahirabbil’alamin, asholatuwassalammu’ala ambiya iwalmursalin, wa’ala alihi wasobbihi ajma’in. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengutus Rasulullah untuk menyebarkan agama kebenaran yaitu Islam. Sehingga kita dapat memeluk agama Islam dan menjalankannya hingga saat ini.

Shalawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada sebaik-baiknya makhluk yaitu Rasulullah S.A.W serta kepada keluarga, sahabat, serta pengikutnya hingga akhir zaman. Suatu kebanggaan dan ujian bagi kita, menjadi umat yang tidak dibersamai ketika berjuang menegakkan agama Islam yang saat ini juga memiliki berbagai kejadian dan musibah.

Bapak dan Ibu sekalian, pada kali ini saya ingin membahas tentang tawakkal. Seperti yang kita ketahui, tawakkal merupakan salah satu perasaan bersungguh-sungguh dalam diri bahwa Allah merupakan satu-satunya harapan baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

Tawakkal dapat disebut sebagai perasaan lemah seorang umat ketika telah melakukan pengharapan atas suatu hal. Dalam hidup, pastinya kita selalu menemukan berbagai cobaan, permasalahan, kebahagiaan, kesedihan, yang selalu hadir mewarnai kehidupan kita. Tanpa disadari, semua hal tersebut dapat menyebabkan kita berserah diri kepada Allah.

Cobaan dalam hidup tidak hanya berupa kesedihan saja, namun juga kesenangan. Tinggal bagaimana kita dalam menyikapi berbagai permasalahan yang muncul pada kehidupan kita. Ketika terjadi permasalahan lalu kemudian dicarikan solusi yang tepat, berdoa, berikhtiar, lakukan lagi dan lagi, maka Allah akan melihat kesungguhan kita, Allah akan menilai hal itu.

Tawakkal merupakan sikap berserah diri, ketika kita sebagai manusia telah melakukan berbagai upaya untuk berjuang mengatasi permasalahan maupun berjuang untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Ketika kita semuanya telah berdoa, meningkatkan berbagai ibadah yang memang sengaja dikhususkan untuk Allah SWT.

Bapak Ibu sekalian, sesungguhnya salah satu upaya terakhir yang dapat kita lakukan adalah bertawakkal. Dengan berserah diri kepada Allah, bahwa semuanya akan menghasilkan sesuatu yang baik. Allah pernah mengatakan bahwa Allah lebih tahu apa yang dipersiapkan untuk hamba-Nya. Ketika kita menginginkan sesuatu, belum tentu hal tersebut baik untuk kita.

Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa bertawakkal pada setiap ujung usaha serta doa yang kita panjatkan. Lakukan dengan sungguh-sungguh, maka tawakkal dapat dijadikan sebagai tameng atau kekuatan bagi jiwa manusia yang rapuh. Karena pada dasarnya, kita sebagai manusia ini memang diciptakan dalam bentuk yang lemah.

Sehingga ketika suatu hal yang buruk menimpa kita, maka tawakkal dapat menjadi salah satu solusi akhir sebagai sarana paling ampuh untuk mengundang kebaikan dalam hidup. Berbagai kebaikan ini dapat terdiri dari bermacam-macam jenis, seperti limpahan rezeki, kemudahan dalam menjalankan berbagai urusan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu Bapak dan Ibu sekalian, semoga dengan tawakkal ini kita akan selalu diberi keberkahan dan kebaikan oleh Allah SWT. Sehingga kita selalu memiliki rasa syukur untuk terus menjalankan kehidupan dengan penuh warna. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata yang saya ucapkan, terimakasih.

Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Contoh Ceramah Agama Tentang Prasangka

Contoh Ceramah Agama Tentang Prasangka

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillahiraabil’alamin.. atas rahmat serta hidayah dari Allah SWT, kita dapat berkumpul pada majelis ilmu yang insyaAllah dibarokahi ini. Shalawat serta salam tak lupa kita sampaikan kepada Rasulullah SAW yang telah memberi kabar gembira, peringatan, serta menyerukan agama Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhoi Allah SWT.

Allah telah menjadikan kita, manusia berbeda dengan makhluk yang lainnya karena memiliki akal dan pikiran. Dari sinilah kita dapat mengetahui dan menilai apa yang sedang terjadi di sekitar kita lalu kemudian mengira-ngira sesuatu terjadi, padahal suatu hal tersebut belum menjadi suatu kenyataan. Hal ini yang disebut prasangka.

Apakah Bapak dan Ibu sudah tahu bahwa prasangka dibagi menjadi dua? Betul, prasangka dibagi menjadi baik dan buruk. Beruntunglah kita semua karena Islam pun mengajarkan tentang mengelola prasangka yang disesuaikan dengan berbagai keadaan tertentu. Dalam hal ini, terdapat prasangka yang harus diutamakan dalam setiap kerjadian.

Pertama yaitu prasangka baik. Dalam cerita zaman dahulu, terdapat sahabat Rasulullah yang sudah diketahui bahwa akan dimasukkan ke dalam surga. Kemudian sahabat Rasul yang lain penasaran, kepo, apa sih yang menyebabkan si Fulan masuk surga? Karena pada masa tersebut semua umat Islam berlomba-lomba untuk beribadah dan melakukan kebaikan untuk mencapai surganya Allah.

Kemudian menginaplah sahabat Rasul tersebut, selama tiga hari, ternyata si Fulan menjalankan ibadah seperti yang dia lakukan. Seperti shalat tahajud, shalat duha, mengaji, bersedekah, dan lain sebagainya. Namun tahukan para hadirin sekalian, yang membuat si Fulan berbeda adalah selalu berprasangka baik kepada semua orang.

Dia selalu memaafkan dan menghilangkan rasa dengki yang muncul sendirinya pada diri. Karena pada dasarnya, perasaan tersebut merupakan sifat dasar dari manusia. Tergantung bagaimana cara manusia tersebut dalam mengatasinya. Ternyata, berprasangka baik dapat menjamin manusia masuk surga. Meskipun terlihat sepele, pasti banyak sekali diantara Bapak dan Ibu yang sulit menghadapinya.

Berprasangka baik harus selalu ditanamkan pada diri kita sebagai salah satu penyemangat diri dalam memperjuangkan kehidupan. Selain itu, berprasangka baik kepada orang lain juga dapat menghasilkan berbagai kebaikan yang muncul. Pun kepada Allah SWT, Beliau menyampaikan bahwa Allah bergantung pada prasangka hamba-Nya. Ketika selalu berprasangka baik, maka kita akan selalu diberi kebaikan.

Kedua adalah prasangka buruk. Sebagian besar orang tentu memiliki prasangka buruk dalam beberapa kondisi. Sayangnya, prasangka buruk ini akan menyebabkan perbuatan tercela yang lainnya. Diawali dari prasangka buruk, kemudian mencela, lalu mencari kesalahannya, dan pada akhirnya menghakimi orang tersebut. Sehingga dapat memberikan kerugian besar bagi orang yang diberi prasangka buruk tersebut.

Dari kedua prasangka tersebut, alangkah baiknya untuk mengetahui kadar emosional diri agar tidak terlalu hanyut dalam prasangka yang buruk. Setiap hal yang berlebihan maka akan mengakibatkan keburukan. Hal ini berlaku untuk semua hal. Sehingga kebijaksanaan diri kitalah yang nantinya akan menentukan respon yang akan kita keluarkan.

Oleh karena itu Bapak dan Ibu sekalian, muhasabah diri sangatlah penting. Tengok diri kita sebelum melihat kesalahan orang lain. Yakinilah bahwa diri sendiri belum tentu baik, sehingga tidak perlu memikirkan prasangka buruk terhadap orang lain.

Kurang lebih seperti itulah gambaran tentang prasangka baik yang secara dominan harus dimiliki oleh umat muslim. Jika terdapat kesalahan kata meupun penyampaian yang tidak jelas. Saya ucapkan mohon maaf dan terimakasih sudah diberi kesempatan untuk berceramah pada kesempatan kali ini.

Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Contoh Ceramah Agama Tentang Ikhlas

Contoh Ceramah Agama Tentang Ikhlas

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan karunia sehingga kita dapat berkumpul pada majelis yang diridhoi ini. Shalawat serta salam tak lupa diberikan kepada junjungan kita Rasulullah SAW yang telah membawa dan memperkenalkan Islam sehingga kita dapat mengimaninya hingga saat ini.

Jundi Imam Syuhada mengatakan, “ikhlaskanlah, dan biarkan Allah yang menyelesaikannya. Lepaskanlah, dan biarlah Allah yang menggantinya”. Dua kalimat yang singkat, namun memiliki makna yang sangat dalam. Jamaah sekalian yang dirahmati oleh Allah, bagaimana bentuk kehidupan kita tentu menjadikan kita sosok yang lain dibandingkan pada saat pertama kali dilahirkan.

Bagi Anda yang telah memeluk agama Islam di awal, bersyukurlah karena telah mengenyam nilai Islam sejak kecil. Sedangkan bagi Anda yang mualaf, bersyukurlah karena sempat merasakan nikmatnya Islam. Karena pada dasarnya Islam merupakan salah satu hidayah yang memang sudah ditentukan oleh Allah dan tidak ada satupun yang bisa merubahnya.

Kerasnya kehidupan atau lembutnya kehidupan yang Anda jalani tentu menjadikan diri Anda sosok yang memiliki kekuatan atau memiliki sifat yang lemah. Dalam hal ini berkaitan dengan nilai keikhlasan yang dimiliki oleh setiap insan. Umat Islam, dibekali satu keyakinan bahwa semua yang ada di dunia ini adalah titipan dari Allah SWT. Karenanya, jika benda kita direnggut, maka kita harus mengikhlaskannya.

Ikhlas, merupakan suatu sikap dengan 6 kata yang memiliki makna dan tindakan yang sulit dilakukan bagi orang yang tidak beriman. Dalam hal ini, tingkat keimanan seseorang dapat menjadi salah satu tolak ukur dalam menentukan keikhlasan. Semua yang ada di dunia ini adalah fana, sehingga apapun bagian dari dunia yang diambil, hendaknya disertai dengan perasaan ikhlas.

Meskipun dalam praktiknya sangat sulit untuk dilakukan, alangkah baiknya untuk terus selalu memberikan senyuman pada berbagai warna warni kehidupan di dunia ini. Allah tidak akan memberi cobaan suatu kaum apabila kaum tersebut tidak menyanggupinya. Oleh karena itu selalu tanamkan pada diri sendiri bahwa setiap kejadian pasti ada hikmah dibaliknya. Karena itu keikhlasan sangatlah penting.

Saya yakin, jamaah yang ada disini semuanya memiliki jiwa yang kuat, sehingga akan selalu ikhlas apabila mengalami berbagai kejadian. Amin Allahuma? Amin.. sekian penjelasan tentang ikhlas kali ini. Mulai dari detik ini, ikhlaskanlah setiap hal yang terjadi pada diri kita agar selalu memperoleh kebahagiaan.

Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Contoh Ceramah Agama Tentang Sedekah

Contoh Ceramah Agama Tentang Sedekah

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Sebelum memulai kajian rutin pada kali ini, marilah bersama-sama memanjatkan puja dan puji syukur atas kenikmatan yang diberikan Allah SWT kepada kita semua. Shalawat serta salam tak lupa kita curahkan kepada Rasulullah SAW yang telah memberikan tauladannya kepada kita semua.

Bapak dan Ibu sekalian pasti sudah memahami arti dari sedekah. Bersedekah tidak hanya sebagai salah satu alat untuk berbagai, namun bersedekah juga dapat berupa bantuan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan, baik dari segi materi maupun non materi.

Islam mengajarkan untuk selalu bersedekah dalam setiap kondisi. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah yang selalu melakukan sedekah hingga Beliau tidak memiliki satupun harta benda, bahkan tidak pernah menyimpan makanan untuk keesokan harinya. Rasulullah SAW menerapkan kehidupan seperti itu, dimana rezeki hari ini dicari di hari ini.

Sedekah memiliki berbagai keutamaan yang dapat menjadi alat bantu bagi kita untuk menuju surga Allah SWT. Keutamaan sedekah yang pertama yaitu menghapuskan dosa. Dalam hidup, kita selalu dipertemukan berbagai hal yang tergolong dalam dosa maupun pahala. Para jamaah sekalian tentu sering bersedekah sebagai alat untuk menghapus dosa.

Kedua, keutamaan sedekah yang lain adalah dapat berbentuk apapun. Sedekah dalam hal ini tergolong memudahkan umat dalam bersedekah. Tahukah para jamaah sekalian? Bahwa sedekah yang paling ringan yaitu tersenyum. Memberikan senyuman kepada orang lain merupakan salah satu bentuk sedekah yang paling mudah dan murah untuk dilakukan.

Ketiga, pahala orang-orang yang bersedekah akan selalu dilipatgandakan oleh Allah SWT. Dalam hal ini, ketika umat Islam bersedekah diibaratkan memberi dengan tangan kanan, namun tangan kiri tidak mengetahuinya, maka Allah telah berjanji akan melipatgandakan pahalanya. Sedekah dalam hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk ibadah yang dikhususkan untuk Allah SWT.

Keempat, sedekah dapat memberikan syafaat. Rasulullah telah menyampaikan bahwa orang yang akan mendapat perlindungan di hari kiamat adalah orang-orang yang bersedekah. Sedekah dapat menjadi salah satu alat penolong bagi Anda untuk menghindarkan diri dari panasnya api neraka.

Kelima, Allah akan mengganti harta yang disedekahkan oleh jamaah sekalian. Hal yang paling terkenal dalam hal ini adalah adanya penggantian atas harta yag telah disedekahkan. Bapak dan Ibu pasti mengetahui bahwa setiap harta yang dikeluarkan, maka akan diganti 10x lipat oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jangan pernah takut untuk melakukan sedekah karena akan diganti lebih baik oleh Allah SWT.

Keenam, bersedekah juga dapat membuka pintu rezeki bagi kita semua. Jika dirasa rezeki yang diperoleh sangat sedikit dan hanya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari tanpa bersenang-senang, Anda dapat melakukan sedekah sebagai alat untuk membuka pintu rezeki. Ketika jamaah sekalian ingin memperoleh rezeki dari Allah, maka lakukanlah sedekah.

Keenam keutamaan bersedekah di atas dapat menjadi sumber semangat untuk selalu bersedekah dalam setiap kehidupan kita. Marilah kita mulai bersedekah secara rutin agar mendapatkan keutamaan secara rutin pula. Sekian ceramah singkat dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalammualaikum Warihmatullahi Wabarokatuh

Contoh ceramah agama dengan berbagai tema di atas dapat menjadi salah satu referensi bagi Anda sebagai alat untuk berceramah di tempat lain. Berbagai tema di atas sangat fleksibel dan dapat menjadi pengingat diri untuk terus mengimani serta menjalankan dalam kehidupan sehari-hari dengan nuansa Islami.

catatan: artikel ini boleh dicopy paste, namun harap dicantumkan sumber website www.sekolahnesia.com

11+ Contoh Ceramah Agama Singkat Berbagai Tema (Paling Lengkap)

Leave a Reply