Baca Ini Wahai Para Wanita, 8+ Kenapa Harus Taat Sama Suami 1

Baca Ini Wahai Para Wanita, 8+ Kenapa Harus Taat Sama Suami

Taat Sama Suami – Saat seorang wanita telah menikah, maka terikat padanya untuk senantiasa taat kepada suami. Bagi seorang Muslimah, taat kepada suami bukan hanya sebuah keharusan namun juga sebagai kebutuhan. Sikap ini adalah cerminan keimanan kepada Allah SWT dan Rosul-Nya. Ketika ijab qabul telah diucapkan, maka Kamu telah menyetujui untuk patuh dan taat pada suami sepanjang hidupmu.

Menikah bukan hanya sebagai legalitas diatas kertas, namun terdapat kewajiban dan hak didalamnya. Sebuah rumah tangga tidak akan berjalan baik apabila tidak ada rasa menghormati dan menghargai. Suami juga tidak boleh memperlakukan isteri sesuka hati, walaupun memang kewajiban isteri untuk patuh dan taat kepada suami. Maka dari itu baca ini wahai para wanita, kenapa harus taat pada suami.

Alasan Kenapa Seorang Wanita Harus Taat Kepada Suami

1. Suami Sebagai Pemimpin Keluarga

Suami Sebagai Pemimpin Keluarga

Banyak yang mengira bahwa menjadi suami itu mudah dan enak. Namun siapa sangka, menjadi suami adalah bukan perkara mudah. Sosok suami adalah seorang pemimpin keluarga, dimana memiliki tanggung jawab yang tidak kecil atas semua keluarganya. Seorang suami harus mampu menentukan kemana bahtera rumah tangganya akan dibawa.

Menjadi seorang pemimpin bukanlah tugas yang mudah, karena dari pemimpin inilah kualitas keluarga tercipta. Apabila pemimpin adalah orang yang baik maka akan baik pula suatu keluarga tersebut. Karena itulah kenapa sebagai seorang isteri, wajib berbakti dan taat kepada suami. Baik buruk keluarga, akan tergantung dari bagaimana suami dalam mengaturnya.

Dalam firman Allah QS An-Nisa ayat 34 disebutkan

اَلرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Arti dari ayat tersebut adalah “Laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). Dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka”

2. Keutamaan Taat Kepada Suami

Keutamaan Taat Kepada Suami

Salah satu ciri wanita yang solehah adalah taat kepada suaminya. Wanita seperti inilah yang selalu diidam-idamkan oleh para suami. Seperti sabda Rasulullah SAW berikut ini

اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَة

Yang artinya “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah”. Hadist tersebut menjadi bukti bahwa ketaatan wanita kepada suami adalah cerminan wanita idaman sepanjang jaman.

Perhiasan terindah di dunia ini adalah, wanita yang mampu membahagiakan suami dengan senantiasa taat kepadanya. Cinta seorang isteri kepada suaminya, semata-mata sebagai upaya untuk mengharapkan ridho Allah SWT. Dalam sebuah hadist bahkan disebutkan bahwa, seorang isteri lebih wajib taat kepada suaminya dibandingkan orang tuanya.

3. Kedudukan Suami Terhadap Isteri

Kedudukan Suami Terhadap Isteri

Kedudukan suami dalam agama Islam, ditempatkan pada kedudukan yang mulia. Dalam hadist riwayat Abu Hurairah r.a disebutkan, Rasulullah SAW bersabda

لو كنتُ آمرًا أحدًا أن يسجُدَ لأحدٍ لأمرتُ المرأةَ أن تسجُدَ لزوجَها لما جعل اللهُ له علَيها من الحقِّ

Artinya “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan kepada para isteri untuk sujud kepada suaminya. Sebab, Allah telah menetapkan hak bagi suami atas isteri”

Dari hadist tersebut dapat disimpulkan bahwa, suami adalah orang yang wajib ditaati. Istilah sujud yang terdapat pada hadist tersebut, memang tidak boleh dilakukan kecuali bersujud kepada Allah SWT. Namun seandainya sujud diperbolehkan untuk manusia, maka Rasulullah akan memerintahkan untuk sujud kepada suami. Ungkapan ini sebagai wujud nyata ketaatan dan penghargaan untuk suami.

4. Isteri Puasa Sunnah Tanpa Izin Suami

Isteri Puasa Sunnah Tanpa Izin Suami

Menjalankan amalan saleh tentu sering ingin dilakukan oleh para isteri. Namun sebagai wanita yang memiliki suami, diharuskan untuk meminta izin kepada isteri terlebih dahulu. Contohnya adalah ketika ingin menjalankan ibadah puasa sunnah. Tidak dibolehkan seorang isteri menjalankan puasa sunnah sebelum mendapatkan izin dari sang suami.

Dalam agama Islam, semua permasalahan hubungan suami isteri telah diatur dengan baik. Tujuannya adalah agar tercipta keselarasan dan keharmonisan rumah tangga. Termasuk dalam hal ini adalah melakukan amalan sunnah. Seperti sebuah hadist Rasululllah dibawah ini.

لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

Arti dari hadist tersebut adalah “Tidaklah halal bagi seorang wanita untuk melakukan puasa, sedangkan suami sedang tidak ada atau tidak bepergian, kecuali atas izin suaminya”. Dari hadist tersebut diterangkan bahwa, suami memiliki hak untuk melarang isterinya melakukan puasa sunnah. Alasannya adalah jika suami memerlukan sang isteri, maka isteri tidak bisa menolak.

5. Isteri Menolak Ajakan Suami

Isteri Menolak Ajakan Suami

Menjadi pasangan suami isteri berarti memiliki kewajiban untuk memenuhi keinginan pasangannya. Dalam hal ini adalah berhubungan intim dengan pasangan. Seorang isteri wajib taat dan bersedia memenuhi keinginan suami ketika diajak berhubungan, jadi isteri tidak boleh menolak. Hal ini tercantum dalam sabda Rasulullah SAW berikut ini.

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

Hadist tersebut memiliki arti bahwa jika seorang suami mengajak isterinya untuk beranjak ke ranjang, lalu sang isteri menolak atau enggan melakukannya, maka hari itu juga para malaikat akan melaknat sang isteri hingga terbitnya fajar. Dapat disimpulkan bahwa ajakan suami sifatnya wajib dituruti selama tidak menyimpang.

Permintaan suami akan ajakan isteri untuk ke ranjang, bukan hanya berlaku pada malam hari. Jadi apabila suami mengajak di siang hari, sebagai isteri juga tidak boleh menolaknya. Malaikat akan tetap melaknat isteri yang menolak ajakan suami, bahkan jika itu dilakukan pada siang hari.

6. Taat Sama Suami Kewajiban Isteri Terhadap Suami

Taat Sama Suami Kewajiban Isteri Terhadap Suami

Seorang isteri memiliki tanggung jawab terhadap rumah suaminya. Hal ini terutama ketika sang suami sedang tidak berada di rumah, misalkan sedang bekerja atau sedang pergi ke suatu tempat. Wanita memiliki kewajiban untuk menjaga rumah suami dengan baik. Seorang isteri tidak diizinkan untuk memasukkan orang lain ke dalam rumahnya, tanpa sepengetahuan suami.

Apabila ada tamu berkunjung, maka isteri wajib memberitahukan terlebih dahulu kepada suami. Jika suami tidak ridho tamu tersebut masuk kerumah, maka isteri tidak boleh memasukkan tamu tersebut. Demikian pula kewajiban terhadap anak dan harta suami. Isteri juga wajib menjaganya dan tidak diperkenankan menceritakan rahasia keluarga ke orang lain.

Kewajiban isteri ini bukan hanya sekedar aturan semata, namun di perintahkan oleh Allah SWT. Hal tersebut juga tertuang dalam firman Allah SWT surat An-Nisa ayat 34 disebutkan

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّه

Arti dari ayat tersebut adalah “Sebab itu maka wanita solehah, adalah yang memiliki ketaatan kepada Allah, memelihara diri pada saat suaminya tidak di rumah, karenanya Allah memelihara mereka”.

Dari ayat ini dapat disimpulkan bahwa, seorang wanita yang menjaga kehormatan dirinya dan keluarganya akan selalu dijaga oleh Allah SWT. Wanita seperti ini akan menjadi wanita yang solehah dan terhormat. Tentu saja sifat tersebut akan mendatangkan kasih sayang dan keridhoan sang suami.

7. Taat Pada Suami Adalah Surga dan Nerakamu

 

Surga atau neraka adalah hal yang pasti akan didapatkan oleh setiap manusia. Di akhirat nanti, setiap insan akan mendapatkan balasan dari apa yang telah dilakukan selama di dunia. Begitu juga dengan seorang isteri, dimana surga untuknya sangat bergantung pada suaminya. Isteri bisa mendapatkan surga dengan taat kepada suami.

Wanita yang menentang suami atau durhaka kepadanya, akan mendapatkan ganjaran neraka nantinya. Sungguh rugilah para isteri apabila tidak menuruti suami dan melepaskan surga Allah begitu saja. Kedurhakaan dan ketidaktaatan isteri pada suaminya hanya akan mengantarkan pada kobaran api neraka.

Dalam hadist Rasulullah SAW disebutkan

فَانْظُرِيْ أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ فَإِنَّماَ هُوَ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ

Yang artinya “Camkan selalu akan posisimu terhadapnya. Sesungguhnya suamimu adalah Surga dan Nerakamu’. Dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda,

إذا صلَّتِ المرأةُ خَمْسَها وصامتْ شهرَها وحصَّنتْ فرْجَها وأطاعت بعلَها دخَلتْ مِن أيِّ أبوابِ الجنَّةِ شاءتْ

Artinya adalah “Jika seorang wanita telah melaksanakan sholat lima waktu, menjalankan puasa, menjaga kehormatannya, dan juga mentaati suaminya. Maka baginya masuk surga dari pintu mana saja yang dikehendaki”.

Keridhoan seorang suami adalah keridhoan Allah SWT. Maka apabila seorang isteri tidak taat dan tidak mendapat ridhonya secara otomatis juga tidak mendapat ridho Allah SWT. Banyak dari para wanita yang tidak mensyukuri kebaikan yang diberikan oleh suami, tentu hal ini bisa membawanya ke Neraka karena ketidaktaatannya.

8. Keluar Rumah Tanpa Izin Suami

Keluar Rumah Tanpa Izin SuamiSuami adalah pemimpin di rumah tangga, maka sudah menjadi kewajiban bagi pemimpin untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh anggota keluarganya. Termasuk adalah kegiatan isterinya. Apabila isteri mempunyai keperluan yang mengharuskan untuk keluar rumah, maka wajib baginya meminta izin kepada suaminya terlebih dahulu.

Isteri tidak dipekenankan keluar rumah tanpa izin dari sang suami. Rumah yang ditinggali ibarat sebuah  benteng bagi wanita, apabila keluar benteng maka akan banyak musuh yang telah mengintai. Hal ini tertuang dalam firman Allah SWT pada QS. Al Ahzab ayat 33 yang berbunyi

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Arti ayat tersebut adalah “Dan tinggal-lah kalian (para isteri) di rumah kalian dan janganlah berhias diri seperti orang Jahiliyah”. Dari ayat tersebut maka jelas Allah juga memerintahkan bagi pada isteri untuk tetap tinggal dirumah, atau keluar rumah setelah mendapatkan izin dari suami.

Suami adalah pemimpin rumah tangga, yang akan membawa kebaikan maupun keburukan bagi keluarganya. Ketaatan wanita kepada suaminya adalah kewajiban. Keridhoan suami adalah keridhoan Allah SWT, dimana yang akan mengantarkan isteri pada surga atau neraka. Sebagai isteri yang solehah maka wajib taat kepada perintah suami selama tidak menentang Allah SWT.

Baca Ini Wahai Para Wanita, 8+ Kenapa Harus Taat Sama Suami

Leave a Reply