15+ Contoh Makalah yang Baik dan Benar dalam Berbagai Tema

Contoh Makalah – Makalah dalam kehidupan sehari-hari sangat penting dan ini biasanya berisikan mengenai rangkuman suatu hal. Hal ini tidak hanya digunakan dalam kehidupan kuliah maupun sekolah saja, bahkan dalam dunia bekerja juga. Anda tidak perlu bingung-bingung dalam mencari contoh makalah, sehingga Anda tinggal melihat berbagai macam makalah di bawah ini.

Contoh Makalah yang Baik dan Benar

Contoh Makalah yang Baik dan Benar

1. COVER MAKALAH

Budidaya Ikan Air Tawar Nila yang Mudah dan Berbiaya Rendah
Logo Institusi

Disusun oleh:
Nama Pelajar atau Mahasiswa
NIM

Nama Universitas/ Sekolah
Lokasi Universitas/ Sekolah
Tahun Pembuatan Makalah

2.KATA PENGANTAR

Pertama-tama marilah menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang. Tak lupa juga Kami panjatkan puji syukur atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga makalah Budidaya Ikan Air Tawar Nila untuk Berbagai Produk Makanan Frozen bisa selesai. Kami berharap, agar makalah ini nantinya dapat berguna bagi masyarakat maupun pembaca.

Makalah ini kami susun dengan lengkap dan detail, sehingga orang yang masih awam dapat memahami mengenai informasi yang berkaitan dengan budidaya ikan Nila. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam penyelesaian makalah ini.

Kami juga menyadari bahwa kami masih memiliki banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Kamu memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan kata, sehingga kami membuka dan menerima kritik dan saran bagi seluruh pembaca.

Akhir kata Kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan memberi inspirasi bagi seluruh orang yang membaca. Sekian.

Lokasi Pembuatan Makalah, Tanggal Pembuatan Makalah

 

Penyusun

3. DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
• 1.1 Latar Belakang
• 1.2 Rumusan Masalah
• 1.3 Tujuan Penulisan
• 1.4 Manfaat Penulisan

BAB II PEMBAHASAN
• 2.1 Pengertian Ikan Nila dan Jenis
• 2.2 Kandungan Gizi Ikan Nila
• 2.3 Kondisi Kolam Ikan Nila
• 2.4 Pakan Ikan Nila Terbaik

BAB III PENUTUP
• A. Kesimpulan
• B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

4. ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Anda pasti sudah mengetahui bahwa ikan Nila sangat digemari dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Permintaan pasar akan Ikan Nila ini juga semakin meningkat berkat adanya peningkatan terhadap populasi penduduk. Ada banyak jenis Ikan Nila yang biasa dibudidayakan masyarakat, seperti Nila biasa, Nila Hitam, dan Nila Merah.

Pembudidayaan Ikan Nila ini sangat penting, karena permintaan pasar yang semakin tinggi dan tidak disertai dengan budidaya bisa menyebabkan kepunahan suatu spesies Ikan Nila. Kepunahan Ikan Nila juga akan berdampak buruk pada keseimbangan ekosistem. Budidaya Ikan Nila juga menolong pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

1.2 Rumusan Masalah

Ada banyak sekali jenis Ikan Nila yang dibudidayakan di Indonesia. Namun, tidak semua spesies tersebut mengandung nutrisi yang tinggi, sehingga pembenihan harus menggunakan spesies yang tepat. Salah satu spesies yang unggul adalah Strain Nila yang memiliki kualitas unggul dan bisa diekspor.

1. Apakah Jenis Strain Nila yang dianggap unggul?
2. Bagaimana kandungan gizi ikan nila jenis strain?
3. Bagaimana cara Buat Kolam Ikan Nila untuk budidaya yang baik?
4. Apakah pakan Ikan Nila terbaik?

1.3 Tujuan Penulisan

Pembuatan Makalah ini ditujukan untuk berikut:

1. Untuk menyelesaikan tugas dari mata kuliah Budidaya Ikan Nila.
2. Berbagi wawasan kepada pembaca.
3. Membagi informasi budidaya Ikan Nila yang benar.
4. Meningkatkan jumlah pengusaha Ikan Nila untuk memenuhi permintaan dalam negeri.

1.4 Manfaat Penulisan

1. Berbagi wawasan mengenai bermacam-macam jenis Ikan Nila yang baik.
2. Berbagi informasi mengenai kandungan gizi dari Ikan Nila.
3. Membagi informasi budidaya Ikan Nila yang benar.
4. Berbagi informasi mengenai pakan Ikan Nila terbaik.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ikan Nila dan Jenis

Benih yang dianjurkan untuk digunakan dalam pembenihan adalah benih yang diketahui asal usul dari induk dan galurnya. Benih Ikan Nila yang unggul dapat berkembang biak dan tumbuh dengan cepat. Tingkat toleransi terhadap lingkungan dan ketahanan terhadap penyakit juga baik.

Benih unggul ini membuat orang yang membudidayakannya tidak harus menghabiskan pengeluaran yang tinggi dalam hal penanganan. Ada beberapa jenis strain nila yang dianggap unggul dan ada di Indonesia yaitu JICA, Nirwana, Larasati, Jatimbulan, Best, Gesit, Srikandi Nirwana II, Sultana, dan lain sebagainya. Setiap jenis sudah pasti memiliki keunggulan yang berbeda-beda.

2.2 Kandungan Gizi Ikan Nila

Setiap ikan nila sudah pasti memiliki kadar nutrisi yang berbeda-beda. Namun, kisaran dari kandungan nutrisi tersebut untuk protein adalah mulai dari 16,00 – 18,80 %. Kandungan lemak ikan nila berkisar pada 0,60 – 2,80 %. Sedangkan kadar air dari ikan nila sangat variatif mulai dari 64,80 – 81,00%.

2.3 Kondisi Kolam Ikan Nila

Anda bisa memilih untuk mengembangkan nila dengan berbagai macam jenis kolam, seperti kolam di tanah, kolam semen, kolam dari terpal, jaring terapung di air payau. Salah satu kolam yang paling populer digunakan untuk budidaya ikan nila adalah kolam tanah.

Kolam harus berukuran luas dan disesuaikan dengan jumlah benih yang dikembangkan. Setidaknya kolam harus bersih dari berbagai macam sampah, kerikil, dan kotoran. Bersihkan juga bagian yang berlumpur hitam.

Jaga pH kolam senetral mungkin antara pH 7- 8. Penetralan dapat dilakukan dengan jalan pengapuran menggunakan dolomit maupun kapur pertanian. Beri pupuk organic pada kolam tanah dengan dosis 1 -2 ton per hektar. Tebar pupuk secara merata di setiap dasar kolam.

Langkah berikutnya adalah isi kolam dengan air secara bertahap dan tahapan pertama dengan kedalaman 10 cm dan biarkan sampai tumbuh ganggang. Setelah itu, baru isi penuh kolam tanah dengan menggunakan air dengan ketinggian kurang lebih 60 -75 cm.

2.4 Pakan Ikan Nila Terbaik

Salah satu pakan organic terbaik untuk ikan nila adalah Azolla Pinnata yang mana merupakan tumbuhan paku air. Tumbuhan ini akan terapung di permukaan air dan berukuran 1-4 cm. Bentuk daun dari tumbuhan ini adalah segitiga. Anda akan bisa membeli tumbuhan ini dari petani, karena biasanya terdapat banyak di sawah mereka.

Pakan organic berikutnya adalah Lemna Sp. Tumbuhan ini jauh lebih kecil daripada paku air. Kandungan protein dari tumbuhan ini mulai dari 10 – 45%. Tumbuhan ini juga dapat berkembang biak secara cepat, sehingga menjadi pakan primadona bagi peternak ikan air tawar.

BAB III Penutup

3.1 Kesimpulan

Budidaya Ikan Nila tidak memerlukan biaya yang terlalu tinggi, karena bibit yang digunakan juga sudah berupa bibit unggul. Anda juga bisa membuat sendiri pakan organic yang murah meriah di kolam halaman rumah.

3.2 Saran

Pembuatan isi makalah budidaya ikan nila yang benar ini masih jauh dari kata sempurna. Penyusun berharap adanya kritik dan saran dari para pembaca.

4. DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Hal ini berisikan mengenai berbagai macam sumber buku, journal, maupun internet yang digunakan pada saat pembuatan makalah Budidaya Ikan Nila.

Contoh Makalah Sederhana

Contoh Makalah Sederhana

1. COVER MAKALAH

Serat Alam sebagai Bahan Baku Bisnis Kerajinan Tangan
Logo Institusi

Disusun oleh:
Nama Pelajar atau Mahasiswa
NIM

Nama Universitas/ Sekolah
Lokasi Universitas/ Sekolah
Tahun Pembuatan Makalah

2.KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang. Selain itu, Kami juga memanjatkan puji syukur atas limpahan berkah dan hidayah-Nya, sehingga penyelesaiaan makalah Serat Alam sebagai Bahan Baku Bisnis Kerajinan Tangan bisa berjalan lancar. Kami juga berharap, agar makalah ini bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca guna mendirikan bisnis kerajinan tangan di Indonesia yang bisa berpotensi untuk dilakukan ekspor.

Makalah ini kami susun dengan lengkap dan detail, sehingga orang yang masih awam dapat memahami mengenai informasi yang berkaitan dengan budidaya ikan Nila. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam penyelesaian makalah ini.

Kami juga menyadari bahwa kami masih memiliki banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Kamu memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan kata, sehingga kami membuka dan menerima kritik dan saran bagi seluruh pembaca.

Akhir kata Kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan memberi inspirasi bagi seluruh orang yang membaca. Kami juga berharap, agar makalah ini bisa menjadi sumber informasi pencetus dari munculnya ide bisnis dengan menggunakan serat alam khas Indonesia lainnya. Sekian.

Lokasi Pembuatan Makalah, Tanggal Pembuatan Makalah

Penyusun

3. DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
• 1.1 Latar Belakang
• 1.2 Rumusan Masalah
• 1.3 Tujuan Penulisan
• 1.4 Manfaat Penulisan

BAB II PEMBAHASAN
• 2.1 Pengertian Serat Alam dan Jenisnya
• 2.2 Proses Pembuatan Kerajinan Tangan Serat Alam
• 2.3 Berbagai Produk Terbuat dari Serat Alam

BAB III PENUTUP
• A. Kesimpulan
• B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

4. ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia sebagai salah satu negara tropis sudah pasti memiliki sumber daya yang berlimpah, termasuk dalam kekayaan alam. Salah satu hasil kekayaan alam yang bisa dijadikan bisnis adalah serat alam. Bahkan, sebagian besar dari serat alam tersebut hanya bisa ditemukan di Indonesia. Hal ini bisa dijadikan sebagai potensi bisnis tidak hanya di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri.

Beberapa serat alam yang bisa digunakan sebagai bahan kerajinan tangan adalah enceng gondok, daun pandan, sabut kelapa, pelepah pisang, rotan, dan lain sebagainya. Setiap serat alam yang sudah disebutkan tersebut memiliki karakteristik masing-masing yang khas. Hal ini mampu menarik minat wisatawan mancanegara untuk membeli kerajinan ini, karena memang unik dan tidak ada di negaranya.

1.2 Rumusan Masalah

Tidak semua serat alam akan dibahas dalam makalah ini. Hal ini dibatasi dengan adanya rumusan masalah berikut.
1. Apa sajakah serat alam yang berpotensi dijadikan kerajinan tangan?
2. Bagaimana proses pembuatan kerajinan tangan tersebut?
3. Apa saja jenis produk yang bisa dibuat dari serat alam?

1.3 Tujuan Penulisan

Pembuatan Makalah ini ditujukan untuk berikut:
1. Untuk menyelesaikan tugas dari PKK.
2. Berbagi wawasan kepada pembaca.
3. Membagi informasi tentang kekayaan Indonesia berupa serat alam.
4. Meningkatkan nilai jual serat alam khas Indonesia.

1.4 Manfaat Penulisan

1. Berbagi wawasan mengenai bermacam-macam jenis serat alam untuk kerajinan tangan.
2. Berbagi informasi mengenai proses pembuatan kerajinan tangan dari serat alam.
3. Membagi informasi mengenai produk apa saja yang bisa dibuat dari serat alam.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Serat Alam dan Jenisnya

Ada banyak sekali jenis serat alam yang bisa dijadikan kerajinan tangan dan berasal dari Indonesia. Beberapa jenis tumbuhan tersebut adalah:

• Enceng Gondok

Tumbuhan enceng gondok dikenal sebagai tumbuhan air yang bisa tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali sebelum dijadikan bahan untuk kerajinan tangan. Tumbuhan yang satu ini biasa mengganggu ekosistem ikan dengan nilai ekonomi yang rendah.

Tumbuhan ini memiliki karakteristik serat yang kuat, sehingga cocok digunakan untuk berbagai jenis kerajinan tangan. Serat ini juga perlu untuk dikeringkan terlebih dahulu sebelum dipakai sebagai bahan baku kerajinan tangan.

• Daun Pandan

Serat alam yang sudah lama menjadi primadona dalam pembuatan kerajinan tangan adalah daun pandan. Daun yang satu ini memiliki serat yang juga kuat, meskipun tidak setebal enceng gondok. Tumbuhan pandan juga termasuk kedalam tumbuhan yang mudah dicari, sehingga pemanfaatan dari segi ekonomi bisa berlangsung dalam industri pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar daun pandan.

• Rotan

Salah satu serat yang juga sudah cukup terkenal sebagai bahan baku untuk kerajinan perkakas rumah adalah rotan. Serat yang satu ini sangat kokoh dan tetap fleksibel, sehingga mudah untuk dibentuk menjadi berbagai jenis produk.

• Sabut Kelapa

Pohon kelapa sudah lama dikenal sebagai pohon yang setiap bagiannya bisa dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Bahkan sabut kelapa juga bisa dijadikan banyak sekali produk kerajinan tangan bernilai tinggi.

• Pelepah Pisang

Dahulu kala, pelepah pisang hanya dianggap sebagai salah satu material yang tidak terpakai alias hanya jadi sampah. Saat ini, ada banyak sekali pengrajin yang memanfaatkan pelepah pisang untuk menjadi bahan untuk dilukis. Nilai ekonomis juga jadi meningkat dengan adanya lukisan tersebut.

• Kulit Jagung

Serat alam terakhir yang bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku serat alam adalah kulit jagung. Material yang satu ini biasa dimanfaatkan menjadi berbagai hiasan dinding yang berbentuk rangkaian bunga. Nilai jual dari kerajinan tangan yang satu ini juga cukup tinggi.

2.2 Proses Pembuatan Kerajinan Tangan Serat Alam

Prinsip dari penggunaan serat alam sebagai bahan baku kerajinan tangan adalah pengeringan. Proses pengeringan membuat serat alam memiliki ketahanan penyimpanan lebih lama dibandingkan dengan serat alam basah. Setelah itu, serat alam dibleaching, sehingga warnanya lebih muda dan tidak terlalu coklat.

2.3 Berbagai Produk Terbuat dari Serat Alam

Ada banyak sekali hasil kerajinan tangan yang bisa dibuat dari serat alam. Serat alam rotan dapat digunakan untuk membuat perkakas rumah tangga. Sedangkan berbagai jenis serat alam lainnya bisa dibuat menjadi tas, laundry basket, maupun keranjang.

BAB III Penutup

3.1 Kesimpulan

Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan serat alam yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi. Bahkan, saat ini beberapa dari pengusaha juga telah berhasil menjual kerajinan serat alam tersebut sampai ke luar negeri.

3.2 Saran

Pembuatan isi makalah serat alam guna bisnis kerajinan tangan masih jauh dari kata sempurna. Penyusun berharap adanya kritik dan saran dari para pembaca.

4. DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Hal ini berisikan mengenai berbagai macam sumber buku, journal, maupun internet yang digunakan pada saat pembuatan makalah Serat Alam sebagai Bahan Baku Bisnis Kerajinan Tangan.

Contoh Makalah Singkat

Contoh Makalah Singkat

1. COVER MAKALAH

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini
Logo Institusi

Disusun oleh:
Nama Pelajar atau Mahasiswa
NIM

Nama Universitas/ Sekolah
Lokasi Universitas/ Sekolah
Tahun Pembuatan Makalah

2. KATA PENGANTAR

Pertama-tama marilah menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang. Tak lupa juga Kami panjatkan puji syukur atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga makalah Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini bisa selesai. Kami berharap, agar makalah ini nantinya dapat berguna bagi masyarakat maupun pembaca.

Makalah ini kami susun dengan lengkap dan detail, sehingga orang yang masih awam dapat memahami mengenai informasi yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam penyelesaian makalah ini.

Kami juga menyadari bahwa kami masih memiliki banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Kamu memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan kata, sehingga kami membuka dan menerima kritik dan saran bagi seluruh pembaca.

Akhir kata Kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan memberi inspirasi bagi seluruh orang yang membaca. Sekian.

Lokasi Pembuatan Makalah, Tanggal Pembuatan Makalah

Penyusun

3. DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
• 1.1 Latar Belakang
• 1.2 Rumusan Masalah

BAB II PEMBAHASAN
• 2.1 Pengertian Pendidikan Karakter
• 2.2 Fungsi Pendidikan Karakter

BAB III PENUTUP
• A. Kesimpulan
• B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

4. ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis moral. Hal ini menjadi tanggung jawab orang tua dan guru sebagai orang-orang terdekat generasi muda untuk bisa memberikan pendidikan karakter atau moral sejak dini. Pendidikan karakter ini akan sangat mempengaruhi perilaku dan pola pikir dari sumber daya manusia saat ini.

Saat pendidikan karakter kurang untuk diajarkan di sekolah maupun di rumah, maka generasi muda tersebut akan tumbuh menjadi orang dewasa yang kurang bersikap dewasa. Ada banyak nilai-nilai yang kurang bermoral, sehingga tidak bisa mencapai identitas bangsa yang sesungguhnya.

1.2 Rumusan Masalah

Latar belakang di atas menjadi dasar untuk merumuskan beberapa masalah yang berkaitan dengan pendidikan karakter berikut ini.
1. Apakah pengertian pendidikan karakter?
2. APakah fungsi dan juga tujuan dari peniddikan karakter?
3. Bagaimana penerapan pendidikan karakter?

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pendidikan Karakter

Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah bawaan, hati, jiwa, kepribadian, dan juga watak. Sedangkan pengertian dari berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, dan bertabiat. Setiap pengertian karakter tersebut selalu terhubung antara Allah SWT, hubungan sesame manusia, dan juga lingkungan.

Saat seseorang sudah memiliki karakter yang baik, maka ia akan berusaha menjaga kestabilan ketiga hubungan tersebut dan menerapkannya dalam segala lini kehidupan. Semakin banyak warga negara yang berkarakter baik artinya moral bangsa yang dijunjung akan semakin tinggi, sehingga pembangunan negara dapat berjalan lebih lancar.

Untuk bisa mencapai hal tersebut, pendidikan karakter perlu untuk diterapkan kepada seluruh generasi muda yang ada. Pendidikan ini akan berkaitan dengan perilaku tanggung jawab, menghormati orang lain, beribadah dengan taat kepada Allah SWT, selalu bertindak jujur, dan mengutamakan kerja keras.

Pendidikan karakter ini perlu diterapkan tidak hanya di sekolah. Bahkan, orang tua yang berada di rumah juga harus senantiasa mengawasi perilaku anaknya. Saat ada perilaku yang dianggap menyimpang dari karakter yang baik, maka hal itu adalah tugas utama dari orang tua.

Orang tua harus menyadari bahwa pendidikan yang penting bukan hanya yang berkaitan dengan IQ saja. Anda sebagai orang tua juga perlu untuk mengasah EQ dan SQ dari anak Anda untuk membuat anak memiliki kepribadian yang baik. Apalagi saat ini, Indonesia sedang menghadapi krisis moral bangsa yang mana hanya mengutamakan pembelajaran yang meningkatkan IQ saja dan bukan EQ juga.

Alhasil, saat ini ada banyak sekali masyarakat yang sudah berusia, tetapi kurang memiliki simpati, empati, belas kasihan, mengutamakan jalan pintas, dan bukannya bekerja dengan keras. Hal itu semua sangat berkaitan dengan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter ini memiliki tujuan untuk bisa meningkatkan kualitas hidup, sehingga tercipta pribadi yang beriman, berbudi pekerti, mandiri, professional, cerdas, terampil, dan disiplin. Tidak mudah memang untuk bisa mewujudkan cita-cita tersebut, karena memerlukan sinergi dari semua lingkungan terdekat dari generasi muda.

Namun, beberapa negara telah berhasil mewujudkan hal tersebut setelah sebelumnya memiliki sebagian besar warga negara yang berkarakter kurang baik. Beberapa negara tersebut adalah Taiwan dan Singapura.

Ada beberapa komponen pendukung yang bisa digunakan dalam pendidikan karakter. Komponen yang pertama sudah pasti guru. Sedangkan komponen kedua adalah orang tua. Komponen-komponen lainnya yang juga bisa diajak bekerja sama adalah partisipasi dari masyarakat, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan karakter, kesepakatan antar lembaga pendidikan.

Penerapan yang paling pertama harus dilakukan adalah penggalian dari sisi agama. Setiap karakter mulia selalu digali dari agama dan rasa cinta kepada Allah SWT. Agama akan mengajarkan mengenai beribadah yang benar, bertanggung jawab terhadap segala hal yang akan dikerjakan, jujur, menghormati sesame manusia, mencintai alam, empati, gemar bekerja keras, dan lain sebagainya.

BAB III Penutup

3.1 Kesimpulan

Bangsa yang berkarakter baik mampu membuat pembangunan negara berjalan dengan lebih lancar. Indonesia perlu untuk mendidik karakter dari generasi mudanya mulai dari saat ini. Pendidikan karakter sejak dini ini memungkinkan untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang beriman, etos kerja tinggi, jujur, disiplin, dan berbagai macam karakter baik lainnya.

Ada banyak komponen yang bisa membantu dalam menggencarkan pendidikan agama ini. Beberapa komponen tersebut adalah guru, orang tua, masyarakat sekitar, kebijakan pemerintah, dan kesepakatan di lembaga pendidikan mengenai pentingnya pendidikan karakter. Setiap komponen tersebut harus dilakukan secara serentak, sehingga mempercepat terbentuk generasi muda yang berkarakter mulia.

3.2 Saran

Pembuatan isi makalah Petingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini ini masih jauh dari kata sempurna. Penyusun berharap adanya kritik dan saran dari para pembaca.

4. DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Hal ini berisikan mengenai berbagai macam sumber buku, journal, maupun internet yang digunakan pada saat pembuatan makalah Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini.

Beberapa contoh makalah tersebut sudah disampaikan secara mendetail. Anda bisa menggunakan beberapa contoh tersebut sebagai acuan dalam pembuatan makalah yang Anda perlukan. Pembuatan makalah Anda akan menjadi lebih mudah dengan mengikuti berbagai acuan yang sudah dijelaskan secara terperinci. Selamat membuat makalah tugas Anda dan Semoga contoh-contoh makalah ini bermanfaat.

 

15+ Contoh Makalah yang Baik dan Benar dalam Berbagai Tema

Leave a Reply