Homeschooling Surabaya : Kelebihan, Kekurangan dan Tips Memilih Homeschooling Pada Anak 1

Homeschooling Surabaya : Kelebihan, Kekurangan dan Tips Memilih Homeschooling Pada Anak

Homeschooling Surabaya – Homeschooling adalah aktivitas belajar mengajar di luar sekolah, tapi tak terbatas hanya di rumah saja. Metode pembelajaran ini bisa menjadi solusi alternatif untuk para orang tua, jika memiliki kendala tertentu terkait lingkungan sekolah ataupun kurikulum pendidikan di sekolah. Dengan metode pembelajaran homeschooling ini juga bisa menyeleksi tutor dan pengajar yang sesuai dengan kondisi anak.

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling Untuk Anak

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling Untuk Anak

Berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda ketahui sebelum mempertimbangkan metode pembelajaran homeschooling pada anak. Ini dia kelebihan homeschooling pada anak :

  1. Anak Mampu Mengembangkan Bakatnya dan Bebas Berkreasi

Homeschooling Surabaya : Kelebihan, Kekurangan dan Tips Memilih Homeschooling Pada Anak 2

Metode pembelajaran homeschooling bisa membuat anak lebih bebas berkreativitas dan berkarya, karena lebih fokus tanpa gangguan siapa pun. Kunci pendidikan ideal bagi anak sebenarnya memang tidak disamaratakan. Karena setiap anak mempunyai minat, bakat, serta kemampuan mengolah infromasi dengan cara yang berbeda. Homeschooling bisa memfasilitasi kreativitas dan bakat anak, karenanya membuat anak lebih terarah. Selain itu, mereka juga lebih bebas mengekspresikan sesuatu yang terdapat dalam pikirannya.

  1. Lebih Mudah Dipantau Orang Tua

Seperti kita ketahui, metode homeschooling lebih bersifat private atau pribadi sehingga membuat perkembangan pada pendidikan anak menjadi lebih gampang dipantau. Tak hanya itu, metode homeshooling pada anak juga bisa membuat aktivitas belajar mereka lebih fokus. Anda juga bisa mengenal kekurangan, karakter, serta kekuatan mereka agar bisa diarahkan dengan cepat.

  1. Waktu Belajar Menjadi Lebih Fleksibel

Salah satu keunggulan terbesar dari metode homeschooling ialah waktu belajar lebih fleksibel. Pengajar, anak dan orang tua bisa berdiskusi terlebih dulu mengenai waktu belajar yang tepat serta berapa lama aktivitas pembelajaran berlangsung dalam sehari. Di samping itu, anak-anak pun akan diberikan kebebasan dalam menentukan frekuensi, lokasi, serta jadwal mata pelajaran apa yang akan dipelajari.

  1. Terlindung Dari Pergaulan Bebas

Pengaruh pergaulan saat ini masih menjadi momok yang menakutkan untuk orang tua yang memiliki anak-anak di usia masih labil. Karena itu, sistem homeschooling bisa meminimalkan pengaruh pergaulan bebas atau pergaulan buruk, seperti seks bebas, tawuran, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya. Bahkan untuk mencegah agar anak tidak membeli jajanan berbahaya di luaran sana.

  1. Anak Lebih Mudah Mencerna Informasi

Kelebihan homeschooling ialah sistem belajarnya lebih private, sehingga memungkinkan anak dapat mengajukan pertanyaan tanpa ragu kapan pun anak-anak mau. Mereka dapat berdiskusi bersama pengajar karena anak-anak biasanya bisa belajar lebih fokus tanpa diganggu teman-temannya, berbeda dengan menempuh pendidikan formal. Ketika anak-anak kesulitan, mereka bisa mendapatkan penyelesaiannya secara langsung. Inilah alasan kenapa anak homeschooling biasanya lebih cepat untuk berkembang.

Selain kelebihan, ternyata ada beberapa kekurangan homeschooling pada anak, seperti berikut :

  1. Anak Mempunyai Lingkup Pergaulan Terbatas

Anak Mempunyai Lingkup Pergaulan Terbatas

Homeschooling biasanya memfokuskan interaksi antara orang tua, anak dan pengajar. Ini artinya, interaksi anak bersama teman sebayanya akan lebih sempit dan lebih sedikit. Padahal, keberadaan teman bisa melatih si kecil untuk mengasah keterampilan mereka bersosialisasi dan menumbuhkan empati. Hal tersebut bisa membuat s kecil cenderung lebih pendiam dan sulit bergaul. Anda bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan cara mengatur jadwal atau waktu homeschooling supaya mereka tak merasa asing dengan pergaulannya.

  1. Tidak Menerima Fasilitas Sekolah Formal

Anak homeschooling biasanya tidak mempunyai fasilitas umum seperti di sekolah, mulai dari tempat olahraga, perpustakaan, laboratorium, dan lain sebagainya. Ini menjadi salah satu kekurangan anak untuk bisa mengeksplor materi pelajaran lewat praktek langsung. Maka dari itu, Anda harus mempersiapkan hal ini sekaligus harus menambah biaya lagi untuk mengajak mereka belajar secara outdoor.

Surabaya termasuk salah satu kota yang menyediakan banyak homeschooling. Bagi warga Surabaya, Anda bisa memilih homeschooling Surabaya yang sudah memiliki legalitas.

Tips Sebelum Memulai Homeschooling Pada Anak

Tips Sebelum Memulai Homeschooling Pada Anak

  1. Berdiskusi Dengan Anak

Walaupun orang tua memiliki peranan sebagai pihak pengambil keputusan bagi anak yang hendak menjalankan homeschooling. Alangkah baiknya jika Anda mengajak anak berdiskusi terlebih dulu sebelum memutuskan secara sepihak. Jelaskan dengan cara dan Bahasa yang mudah dimengerti mengenai metode homeschooling dan bagaimana perbedaannya jika dibandingkan dengan sekolah formal. Dengan kata lain, penenti final untuk memulai homeschooling sendiri ialah dari keinginan anak.

  1. Budget

Sesudah Anda melakukan research yang mendalam mengenai sistem homeschooling. Maka selaku orang tua Anda juga harus melihat bagaimana kemampuan finansial Anda. Pilih biaya homeschooling paling terjangkau. Tapi jika Anda memiliki keuangan lebih dan cukup mapan, tentu sistem homeschooling swasta lewat bantuan tenaga pengajar luar dapat dipertimbangkan.

  1. Sistem Homeschooling Paling Tepat

Orang tua sebenarnya bisa berperan sebagai pengajar utama untuk anak jika mempunyai kemampuan mumpuni dan komitmen dalam akademik buah hati. Namun, walaupun orang tua memiliki cukup waktu menjadi pengajar utama dan mendampingi anak, memakai tenaga pengajar ahli bisa menjadi pilihan yang bijak.

Tenaga pengajar dengan kemampuan mengajar berdasarkan kurikulum pendidikan formal bisa mempermudah anak memahami mata pelajaran yang diajarkan, sehingga anak-anak juga tak ketinggalan jauh dari teman-temannya yang bersekolah di sekolah formal. Setiap orang tua tentu selalu berusaha untuk memberikan apapun yang terbaik untuk anak, apalagi jika menyangkut pendidikan. Untuk itu, Anda bisa membuat pilihan bijak serta paling ideal sesuai dengan kondisi dan situasi, tak terkecuali dengan melihat kemampuan finansial Anda.

  1. Cari Tahu Informasi Detail Mengenai Homeschooling

Jika perlu, Anda harus banyak bertanya ke beberapa orang tua yang memasukkan anaknya dalam homeschooling. Jangan sepelekan dan menganggap bahwa sistem homeschooling itu mudah dan dapat dilakukan sesuai keinginan sendiri. Anda juga harus ingat, bahwa ini menyangkut masa depan pendidikan anak. Selain itu, tentu saja bukan hanya sekedar mengikuti tren semata yang dapat diikuti seenaknya.

Itulah beberapa tips sebelum memutuskan memilih homeschooling untuk anak. Anda bisa mengecek sistem homeschooling Surabaya untuk memasukkan anak ke Lembaga homeschooling yang tepat seperti di Homeschooling Pena Surabaya!

Homeschooling Surabaya : Kelebihan, Kekurangan dan Tips Memilih Homeschooling Pada Anak

Leave a Reply