Properti Tari Cakalele

3 Properti Tari Cakalele

Properti Tari Cakalele – Tari cakalele merupakan salah satu tari tradisional khas Maluku. Tarian perang ini dipertunjukkan untuk menyambut tamu maupun digunakan untuk berbagai acara adat. Properti tari cakalele antara penari laki-laki dan penari perempuan berbeda. Anda penasaran? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Properti Tari Cakalele

1. Parang  Salawaku

Parang  Salawaku

Parang atau pedang merupakan senjata tajam yang dibuat dari bahan besi yang ditempa dengan ukuran 90 hingga 100 cm. Kepala parang dibuat menggunakan kayu yang keras. Misalnya adalah kayu gupasa atau kayu besi.

Biasanya senjata tersebut digunakan oleh seorang laki-laki. Parang ini termasuk salah satu properti tari cakalele. Parang dipegang menggunakan tangan kanan. Hal ini melambangkan adanya keberanian.

Fungsi parang adalah digunakan dalam bidang pertanian untuk bercocok tanam. Selain itu, parang juga dimanfaatkan untuk memotong sesuatu atau alat untuk menebas semak belukar. Misalnya Anda menggunakan alat tersebut saat masuk ke hutan. Dahulu parang maupun salawaku digunakan sebagai alat untuk berperang saat Indoensia dijajah bangsa asing.

Salawaku atau perisai juga merupakan salah satu properti tari cakalele yang digunakan oleh laki-laki. Salawaku dipegang menggunakan tangan kiri. Hal ini melambangkan sebuah perjuangan agar mendapatkan keadilan. Salawaku dipakai untuk menahan serangan dari musuh.

Salawaku dibuat dari bahan kayu. Anda dapat menjumpai adanya hiasan berupa pernak-pernik yang bermotifkan kulit kerang laut. Akan tetapi tidak semua kulit kerang dapat digunakan sebagai motif. Hal ini dikarenakan hanya motif yang menyimbolkan keberanian saja yang boleh digunakan sebagai motif.

Baik parang maupun salawaku keduanya merupakan senjata tradisional yang menjadi lambang pemerintahan di Kota Ambon. Masyarakat Maluku menganggap kedua senjata tersebut sebagai simbol kemerdekaan. Parang dan salawaku dapat Anda jumpai ketika melihat pertunjukan tari cakalele. Tarian tersebut menjadi simbol kekuatan laki-laki di Maluku.

2. Lenso

Lenso

Lenso atau dikenal dengan istilah sapu tangan ini merupakan salah satu properti tari cakalele yang dibawa oleh perempuan saat menari.

3. Busana

Busana

Penari laki-laki menggunakan penutup kepala yang diselipkan bulu. Warna baju yang dipakai didominasi warna merah. Sedangkan, untuk penari perempuan memakai busana berwarna putih, yaitu menggunakan baju tradisional Maluku atau yang dikenal dengan istilah baju cele. Selain itu,  perempuan juga menggunakan kain panjang di bagian bawahnya.

3 Properti Tari Cakalele

Leave a Reply