Doa Menjenguk Orang Sakit Beserta Keutamaan, hukum dan adab 1

Doa Menjenguk Orang Sakit Beserta Keutamaan, hukum dan adab

Doa Menjenguk Orang Sakit – Sakit merupakan suatu keadaan yang selalu dihindari oleh semua orang. Tidak ada seorang pun yang menginginkan dirinya mengalami sakit atau terkena suatu penyakit. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan jasmani dan rohani merupakan bentuk tanggung jawab manusia atas tubuhnya yang juga sebagai bentuk rasa syukur.

Apabila ada kerabat yang sakit hendaknya kita menjenguknya dan mendo’akannya. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk mengetahui doa menjenguk orang sakit beserta adab, hukum, dan keutamaannya.

Sakit merupakan salah satu bentuk ujian yang menguji kesabaran dan keikhlasan seseorang. Meskipun demikian, sebagian besar penyakit menyebabkan seseorang menjadi serba tidak enak. Oleh sebab itu sebagai bentuk dukungan untuk kerabat, alangkah baiknya jika kita menjenguk kerabat kita yang lain yang sedang sakit. Menjenguk orang sakit terutama tetangga atau kerabat kita sangatlah dianjurkan.

Memahami Hikmah Sakit

Memahami Hikmah Sakit

Allah menguji hamba-Nya melalui berbagai cara, baik melalui kebahagiaan maupun kesedihan. Salah satu hal yang menjadi saran Allah menguji hamba-Nya adalah dengan sakit. Yang diuji ketika sakit bukan hanya seseorang yang menderita sakit saja melainkan penyakit tersebut juga menguji tetangga dan kerabat-kerabatnya. Allah menguji apakah kita sebagai kerabat peduli dengan kerabat kita yang lain yang sedang sakit.

Sakit merupakan ujian yang menandakan bahwa Allah menyayangi kita. Apabila kita berhasil melewati ujian sakit tersebut maka Allah akan meningkatkan derajat kita. Oleh sebab itu ketika sedang mengalami sakit alangkah baiknya jika kita lebih banyak berdo’a dan senantiasa mendekat kepada Allah.

Namun apabila kita diberikan kesehatan dankerabat kita yang mengalami sakit kita harus menjenguknya serta tidak lupa sebelumnya memahami doa menjenguk orang sakit.

Allah juga memberikan kasih sayang-Nya ketika kita diberikan sakit. Seseorang yang menderita sakit ternyata Allah juga sedang menghapuskan dosa-dosanya. Hal ini sesuai dengan Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai berikut.

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ

Artinya:

“Setiap muslim yang terkena musibah penyakit atau yang lainnya, pasti akan hapuskan kesalahannya, sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya”

Ketika mengetahui hal ini maka sudah semestinya kita tetap dapat bersyukur ketika sakit sedang menimpa kita. Sembari terus ikhtiar dan berdo’a untuk kesembuhan, alangkah baiknya kita tetap bersyukur kepada Allah telah diberikan kesempatan untuk mengurangi dosa-dosa.

Tetap bersyukur meskipun sedang sakit dapat Anda wujudkan dengan tetap menjalankan ibadah-ibadah terutama ibadah wajib yang mampu Anda lakukan.

Apabila tidak dapat beraktivitas seperti biasanya, tidak dapat melakukan amalan-amalan seperti sholat sunnah, puasa, dan kegiatan lain, Anda tidak perlu berkecil hati. Selama seseorang ditimpa sakit, Allah tetap memberikan pahala dari ibadah yang sehari-hari ia lakukan.

Jadi, ketika Anda masih dalam keadaan sehat upayakan untuk selalu melakukan amal ibadah yang lebih maksimal. Selain sebagai tabungan Anda, hal ini tentu saja membuat Anda lebih dekat dengan Tuhan Semesta alam Allah SWT.

Sebelum Anda merasakan sakit, tentu sebelumnya Anda juga telah merasakan sehat. Namun ketika Anda yang sedang mengalami sakit, maka Anda pasti menyadari bahwa setelah sakit pasti Anda akan diberi kesembuhan.

Allah selalu memberikan sesuatu kepada hamba-Nya secara lengkap. Allah memberikan kesedihan tentu akan disertai dengan kebahagiaan. Hal tersebut sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Surat Al-Insyiroh yang berbunyi sebagai berikut.

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراْْ, إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً ًْ

Artinya:

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Ayat tersebut diulang dua kali salam surat Al-Insyiroh. Hal ini menandakan bahwa Janji Allah tentang kesedihan yang satu paket dengan kebahagiaan adalah benar adanya yang wajib kita imani.

Oleh sebab itu ketika tertimpa musibah sakit alangkah baiknya jika Anda tetap berbaik sangka kepada Allah bahwa Allah akan menyembuhkan penyakit Anda dan akan ada kebahagiaan yang akan menyertai Anda.

Baca Juga: https://sekolahnesia.com/doa-untuk-suami/

 

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Ketika Sakit

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Ketika Sakit

Ketika Anda tertimpa musibah berupa sakit, terdapat beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari. Selain menghindari semua hal yang dilarang oleh dokter Anda, terdapat beberapa hal juga yang sebaiknya Anda hindari menurut ajaran agama.

Salah satu hal yang wajib Anda hindari ketika sedang tertimpa sakit adalah berburuk sangka kepada Allah. Ketika sakit merupakan salah satu cara Allah menyayangi umat-Nya, maka berburuk sangka, menyalahkan, hingga marah kepada takdir Allah sangat tidak diperkenankan. Terlebih kita tidak pernah mengetahui hikmah apa yang akan diberikan Allah kepada kita yang sedang tertimpa sakit.

Selain diwajibkan untuk menghindari berprasangka buruk kepada allah, ketika sakit kita juga tidak diperbolehkan banyak mengeluh. Banyak mengeluh justru akan semakin menambah penyakit kita yaitu penyakit hati. Terlebih sehatnya tubuh kita bergantung pada pikiran dan hati kita.

Untuk tidak banyak mengeluh alangkah baiknya jika Anda tidak menyia-nyiakan waktu ketika sakit. Anda bisa mengisi waktu dengan memperbanyak dzikir supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal-Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Tetangga Atau Kerabat Sakit

Hal-Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Tetangga Atau Kerabat Sakit

Musibah atau ujian memang seringkali tidak mudah untuk dilalui seperti halnya ketika Anda tertimpa sakit. Namun apabila ketika Anda sakit mendapat banyak dukungan dari kerabat, tentu hal ini membuat Anda lebih semangat dan lebih mudah untuk mendorong fisik Anda untuk sembuh.

Begitu pula ketika kerabat Anda yang mengalami sakit. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk memahami doa menjenguk orang sakit beserta adab, hukum, dan keutamaannya. Hal ini diperlukan supaya ketika Anda menjenguk kerabat yang sakit, Anda dapat menerapkannya dengan baik. Kemudian, apa saja yang dapat Anda lakukan ketika tetangga atau kerabat Anda tertimpa musibah sakit?

Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan ketika tetangga atau kerabat Anda sakit yakni sebagai berikut.

1. Menjenguk kerabat yang sakit

Ketika ada kerabat yang sakit dan anda menjenguknya, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berharga untuknya. Kerabat Anda akan merasa diperhatikan dan merasa memiliki seseorang yang peduli terhadapnya. Dengan hal ini kerabat Anda yang sakit akan merasa bahwa dirinya bermanfaat bagi orang sekitarnya dan memiliki semangat untuk sembuh.

2. Membawakan makanan yang sehat

Membawakan makanan untuk kerabat kita yang sakit merupakan suatu bentuk perhatian kita yang menggambarkan harapan supaya kerabat kita lekas sembuh. Namun tentu makanan yang kita bawakan harus makanan sehat. Untuk mengantisipasi pantangan makanan dari dokter, bawakan makanan yang menurut Al-Quran adalah makanan sehat. Anda dapat membawakan madu, kurma, minyak zaitun, pisang, dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Mendoakan supaya lekas sembuh

Selama menjenguk kerabat Anda yang sakit, jangan lupa doakan supaya kerabat anda lekas sembuh. Doakan supaya kerabat Anda dapat kembali beraktivitas bersama Anda. Doa tidak harus Anda ucapkan dengan keras, Anda cukup berdoa dalam hati sembari sesekali memijat kaki atau tangannya supaya kerabat Anda dapat merasakan kasih sayang Anda.

4. Memberi semangat untuk sembuh

Selain mendoakan, berikan kata-kata yang menimbulkan semangat bagi kerabat Anda untuk sembuh. Hal ini akan membantu sistem syaraf dan hormonal untuk membuatnya semangat dan bahagia sehingga mengeluarkan hormon endorfin. Dengan semangat yang tulus Anda berikan, maka kerabat Anda akan lebih cepat menuju penyembuhan.

Doa Menjenguk Orang Sakit

Doa Menjenguk Orang Sakit

Ketika menjenguk kerabat yang sedang sakit, sebaiknya kita sertakan doa-doa kita kepada Allah supaya kerabat kita tersebut diberikan kesembuhan. Anda sebaiknya mengetahui doa menjenguk orang sakit beserta adab, hukum, dan keutamaannya . Rasulullah SAW telah mengajarkan beberapa doa yang dapat diamalkan ketika menjenguk orang sakit. Berikut salah satu do’a  yang diajarkan Rasulullah ketika menjenguk orang sakit.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya, “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan  rasa nyeri,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113).

Doa’ tersebut merupakan doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah ketika kerabat dan keluarganya sakit. Do’a tersebut dapat kita amalkan ketika kita menjenguk kerabat kita yang sedang sakit.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Adab Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk kerabat yang sakit tentu merupakan amal perbuatan baik yang patut dipertahankan. Adapun beberapa adab menjenguk orang sakit yang sebaiknya Anda lakukan adalah sebagai berikut.

1. Memberikan Semangat

Datang dan menjenguk kerabat kita yang sakit sudah selayaknya kita memberikan semangat. Berikan semangat untuk sembuh kepada saudara atau kerabat yang sakit. Memberi semangat dapat dilakukan dengan memberikan sugesti-sugesti positif dan memberitahukan bahwa di luar sana sudah banyak yang menunggunya beraktivitas kembali. Hal ini tentu akan memacu semangatnya untuk segera sembuh dan beraktivitas seperti biasa.

2. Mendoakannya

Rasulullah telah mengajarkan doa-doa yang dianjurkan untuk diamalkan ketika menjenguk orang sakit. Anda dapat mengamalkan doa tersebut untuk meminta kepada Allah supaya penyakitnya segera diangkat. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah yang senantiasa mendoakan orang yang sakit.

3. Menunjukkan Kepedulian

Ketika datang menjenguk orang yang sakit alangkah baiknya jika Anda menunjukkan kepedulian. Jangan sampai ketika menjenguk, Anda justru sibuk dengan smartphone masing-masing. Upayakan Anda menanyakan keadaannya sekarang dan hal-hal mengenai kesehatannya yang dilanjutkan dengan memberi semangat bukan menakut-nakuti.

4. Memberikan yang Diinginkan

Ketika menjenguk kerabat yang sakit cobalah untuk bertanya sesuatu hal yang dia inginkan. Apabila tidak bertanya sesuatu yang sedang diinginkan, maka Anda dapat menawari sesuatu yang sekiranya dia inginkan.

Apabila dia menghendakinya, sebaiknya Anda berusaha untuk mencarikan dan memberikan kepadanya. Hal ini juga pernah dilakukan oleh Rasulullah ketika menjenguk sahabat yang sedang sakit. Rasulullah menanyakan dan menawarkan kue. Kemudian Rasulullahmencarikan kue yang diinginkan oleh sahabat yang sedang sakit.

5. Melarangnya berharap kematian

Seringkali seseorang yang sedang mengalami sakit terutama sakit parah dia tidak kuat lagi menahan sakit dan berharap kematian. Hal ini tidak diperbolehkan dalam agama Islam karena hal tersebut termasuk dalam bentuk putus asa.

Ada baiknya ketika Anda menghadapi kerabat yang demikian, Anda menasehatinya dengan tutur kata yang lembut dan memberi pemahaman untuk tidak berhenti berharap kesembuhan kepada Allah.

6. Menasehatinya

Ketika menjenguk kerabat yang sakit, mungkin kita akan banyak mendengarkan keluhan darinya. Hal ini tentu diperbolehkan tapi mengeluh secara berlebihan tentu tidak baik. Oleh sebab itu sebagai kerabatnya, Anda sebaiknya memberikan nasehat tentang beberapa hikmah sakit. Hal ini tentu dapat dilakukan pada waktu yang tepat dan tidak menghakimi.

7. Membawa buah tangan

Jenguklah kerabat Anda dengan membawakannya buah tangan. Ketika menjenguk kerabat yang sakit sebaiknya Anda membawakan buah tangan yang kira-kira dapat membantu menyembuhkan penyakitnya.

Apabila Anda tidak mengetahui, Anda dapat memilih madu, kurma, habatussauda, buah pisang, dan sebagainya. Membawa buah tangan tersebut tentu akan bermanfaat bagi kerabat Anda entah saat masih sakit atau di kemudian hari.

8. Tetap Menutup Aurat

Ketikamenjenguk kerabat yang sedang sakit sebaiknya tetap menutup aurat bagi yang menjenguk maupun yang dijenguk. Hal ini tentunya dilakukan untuk tetap menjaga ketentuan Allah dalam berpakaian.

Hukum Menjenguk Orang Sakit

Hukum Menjenguk Orang Sakit

Mengetahui tentang doa dan adab ketika menjenguk orang sakit saja tentu tidak cukup. Salah satu yang penting untuk diketahui dalam hal menjenguk orang sakit adalah hukumnya. Dengan mengetahui hukum menjenguk orang sakit, Anda dapat lebih bijak dalam menentukan setiap keputusan yang Anda buat sehari-hari termasuk untuk menjenguk orang sakit.

Terdapat banyak pendapat terkait hukum seseorang untuk menjenguk kerabatnya yang sakit. Salah satu pendapat menurut Ath-Thabari yang menjelaskan bahwa menjenguk orang sakit menjadi wajib bagi seseorang yang keberkahannya diharapkan oleh penderita sakit. Berbeda dengan seseorang yang memelihara kondisi penderita sakit maka hukumnya sunnah, dan bagi orang-orang selain keduanya hukumnya mubah.

Selain itu Imam Nawawi juga memberikan pendapatnya tentang hukum menjenguk orang sakit. Imam Nawawi menjelaskan kutipan dari ijma’ ulama yang menjelaskan bahwa menjenguk kerabat yang sakit termasuk wajib tersebut tapi bukan merupakan fardhu ‘ain.

Apabila melihat beberapa hadist dan pendapat, dapat dimungkinkan bahwa hukum menjenguk kerabat yang sedang sakit adalah fardhu kifayah. Fardhu kifayah adalah kewajiban yang ditimpakan kepada semua orang yang terlibat (misalnya tetangga dan saudara) namun apabila sudah ada seorang muslim diantaranya yang melaksanakan maka gugur kewajiban ini bagi yang lain.

Meskipun demikian tentu saja menjenguk kerabat yang sakit adalah salah satu bentuk kasih sayang dan kepedulian. Jadi meskipun sudah ada salah satu saudara muslim yang melaksanakannya, sangat dianjurkan juga bagi kita yang belum menjenguk juga datang untuk menjenguk.

Selain itu terdapat pula pendapat yang mengatakan bahwa hukumnya sunnah muakkad bagi masyarakat umum. Sunnah muakkad adalah hukum sunnah yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya. Oleh sebab itu dalam hal kemanusiaan alangkah baiknya jika kita menyempatkan untuk menjenguk saudara atau kerabat kita yang sedang sakit.

Meskipun hukum bagi masyarakat umum adalah sunnah muakkad, namun hukum ini dapat berubah jadi wajib apabila kita memiliki hubungan dekat dengan penderita sakit.

Baca : Doa Tahlil

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Mengetahui doa menjenguk orang sakit beserta adab, hukum, dan keutamaannya adalah penting bagi siapa saja karena kita tidak pernah mengetahui kapan kerabat kita sakit atau diri kita sendiri yang tertimpa sakit.

Mengetahui keutamaan menjenguk orang sakit tentu akan memberikan hikmah tersendiri bagi kita untuk lebih meningkatkan rasa peduli kepasa kerabat kita yang sedang tertimpa musibah sakit.

Menurut agama Islam terdapat beberapa keutamaan ketika kita menyempatkan diri untuk menjenguk kerabat atau saudara kita yang sedang sakit. Keutamaan-keutamaan tersebut anatara lain sebagai berikut.

1. Malaikat mendoakan kita yang menjenguk orang sakit

Ketika kita menjenguk orang sakit sembari melakukan adab-adab menjenguknya termasuk mendoakannya, ternyata do’a tersebut diaminkan oleh malaikat.

Selanjutnya malaikat tidak hanya mengaminkan do’a kita melainkan malaikat juga mendoakan kita. Hal ini sesuai dengan hadist shahih berikut.

“Barang siapa yang mendatangi saudaranya muslin (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surge hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, tujuh puluh ribu malaikat akan bershalawat  kepadanya hingga sore hari dan bila ia melakukannya di sore hari, tujuh puluh ribu malaikat tersebut akan bershalawat kepadanya hingga pagi hari”. (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Syaikh Al-Albani berkata : Hadist Shahih).

2. Waktu yang Tepat untuk Memanjatkan Syukur bagi diri sendiri

Ketika datang menjenguk kerabat yang sedang sakit, Anda tentu sedang dalam keadaan sehat. Oleh sebab itu, saat itulah sudah semestinya Anda mengucap syukur.

Anda dapat mengucap syukur karena telah diberikan kesehatan sehingga Anda dapat melakukan berbagai aktivitas termasuk menjenguk saudara Anda yang sedang sakit.

3. Memperoleh Pahala dari Allah

Setiap perbuatan baik yang dilakukan oleh manusia akan bernilai pahala dari Allah SWT. Begitu pula ketika Anda berbuat kebaikan dengan menjenguk kerabat Anda yang sedang sakit. Anda pun akan memperoleh pahala dari Allah karena telah melakukan kebaikan.

4. Memperoleh Rahmat dari Allah

Selain mendapatkan pahala, menjenguk kerabat yang sakit juga akan memperoleh rahmat dari Allah SWT.

Dari Ali rodhiyallohu ‘anhu berkata: aku mendengar Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda: *“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka dia berjalan di (tempat) pemetikan buah-buahan Surga sampai dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan sangat banyak.”* [HR. At-Tirmidzi (no.969), Ibnu Majah 1/444) dan Imam Ahmad dengan sanad shahih, dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam “Ash-Shohihah” (no.1367) dan “Shohih At-Targhib” (no.3476)]

5. Berada dalam Lindungan Allah

Selalu berada dalam lindungan allah adalah suatu keberkahan tak terkira yang selalu diharapkan oleh setiap Muslim. Salah satu cara memperoleh perlindungan dari Allah adalah dengan menjenguk kerabat kita yang sedang sakit. Ketika kita menjenguk orang sakit maka Allah akan memberikan rahmat dan perlindungan kepada kita meskipun kita telah kembali ke rumah.

Menjenguk kerabat yang sakit dan mengamalkan doa menjenguk orang sakit beserta adab, hukum, dan keutamaannya merupakan suatu kebaikan yang tidak hanya dianjurkan oleh agama. Ketika ada kerabat atau saudara yang sakit, sudah tentu sisi kemanusiaan kita juga akan turut andil dalam merasakan empati. Empati tersebut kemudian mendorong kita untuk menjenguk saudara yang sedang sakit. Sebab hal tersebut, keutamaan-keutamaan menjenguk orang sakit dapat kita peroleh.

Doa Menjenguk Orang Sakit Beserta Keutamaan, hukum dan adab

Leave a Reply