Doa Penenang Hati: Bahasa Arab, Keutamaan serta Artinya (Terlengkap)

Doa Penenang Hati – Setiap orang tentu mengalami kegelisahan karena hal-hal tertentu. Meskipun begitu, kegelisahan tidak harus dibiarkan berlarut-larut hingga mengganggu aktivitas ataupun amal ibadah Anda. Oleh sebab itu, sebaiknya segera di atasi dengan berbagai usaha baik secara lahir maupun batin seperti halnya memebaca doa penenang hati.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda peroleh dari membaca doa-doa penenang hati, selain untuk menyingkirkan rasa gelisah. Misalnya, lebih mendekatkan diri kepada Allah, selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah, dan masih banyak lagi.

Bacaan Doa Penenang Hati (Arab, Latin, Artinya)

Bacaan Doa Penenang Hati (Arab, Latin, Artinya)

Pada dasarnya ada banyak sekali doa yang bisa Anda panjatkan sebagai usaha untuk menangkan hati, mulai dari doa yang bacaannya panjang sekali, sedang, maupun pendek atau sedikit. Hal itu biasanya bisa Anda temui dalam majemuk syarif, ayat Al Qur’an, maupun dari hadits-hadits Rasulullah yang sudah diriwayatkan oleh sahabat maupun tabiin.

Lalu apa saja bacaan doa penenang hati itu?

1. Doa penenang hati versi 1

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِيْ قَلْبِيْ، وَنُوْرًا فِيْ قَبْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ سَمْعِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَصَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ شَعْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَشَرِيْ، وَنُوْرًا  فِيْ لَحْمِيْ،  وَنُوْرًا فِيْ دَمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ عِظَامِيْ. وَنُوْرًامِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَنُوْرًا مِنْ خَلْفِيْ، وَنُوْرًا عَنْ يَمِيْنِيْ، وَنُوْرًا عَنْ شِمَالِيْ، وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِيْ، وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِيْ. اَللّٰهُمَّ زِدْنِيْ نُوْرًا، وَاَعْطِنِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا

Allāhummaj‘al lī nūran fī qalbī, wa nūran fī qabrī, wa nūran fī sam‘ī, wa nūran fī basharī, wa nūran fī sya‘rī, wa nūran fī basyarī, wa nūran fī lahmī, wa nūran fī damī, wa nūran fī ‘izhāmī, wa nūran min bayni yadayya, wa nūran fī khalfī, wa nūran ‘an yamīnī, wa nūran ‘an syimālī, wa nūran min fawqī, wa nūran min tahtī. Allāhumma zidnī nūrā. Wa a‘thinī nūrā. Waj‘al lī nūrā. Waj‘alnī nūrā.

Artinya, “Ya Allah jadikanlah cahaya pada hatiku, kuburku, pendengaranku, penglihatanku, rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulang-tulangku, di hadapanku, belakangku, sisi kananku, sisi kiriku, sisi atasku, dan pada sisi bawahku. Ya Allah tambahkanlah cahaya bagiku. Berikanlah cahaya kepadaku. Jadikanlah cahaya bagiku. Jadikanlah diriku bercahaya.”

Bacaan di atas merupakan versi cukup lengkap sebagai doa penenang hati. Sebaiknya Anda membacanya setalah selesai sholat. Lebih baik lagi jika dibaca secara rutin hingga akhirnya penyakit gundah dan resah Anda hilang. Dengan begitu, Allah memberikan kelapangan dan penerangan dalam hati dan jiwa Anda.

2. Doa penenang hati versi 2

Tak hanya itu, Anda akan berikan pemikiran yang cemerlang karena keluar dari situasi sumpek atau resah. Doa ini bisa Anda temukan di majmu’ syarif yang sering menjadi pegangan para santri dan sudah banyak beredar di buku:

 لا إلهَ إلا أنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظّالِمِيْنَ

Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minaz zholimin

Artinya: “Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku adalah dari pada orang-orang yang menganiaya diri sendiri.”

Doa di atas merupakan potongan ayat Al Qur’an tepatnya terdapat dalam surat Al-Anbiya’ Ayat 87. Bacaan tersebut juga menjadi doa nabi Yunus ketika berada dalam perut ikan paus hingga akhirnya bisa menyelamatkannya dan kembali ke dunia seperti semula. Hal itu menandakan bahwa doa tersebut mempunyai keutamaan yang begitu dahsyat, sehingga patut dibaca bagi Anda yang sedang resah.

3. Doa penenang hati versi 3

 رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisy rahlii sadrii. Wayassirlii amrii. Wahlul ‘uqdatam millisani. Yafqahu qaulii.

Artinya:”Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka paham ucapanku.”

Begitu pula dengan bacaan doa ini merupakan potongan surat Toha ayat ke 25 sampai 28. Ini termasuk doa yang relatif mudah dan pendek namun mempunyai keutamaan yang tak kalang baiknya dengan doa lainnya. Membacanya secara rutin dan ikhlas niscaya Allah memberikan kelapangan hati dan mempermudah urusan Anda.

4. Doa penenang hati versi 4

 اللهُمَّ لا سَهْلَ إلا مَا جَعَلتَهُ سَهْلا وَ أنتَ تَجْعَلُ الحزْنَ إذا شِئْتَ سَهْلا

Allahumma la sahla illa maa ja’altahu sahla wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa.

Artinya: “Wahai Tuhanku, tidak ada kemudahan melainkan apa yang Engkau jadikan mudah dan perkara yang susah dapat Engkau jadikan mudah, jika Engkau menghendakinya.”

Selain dikutip dari ayat kitab suci, doa untuk menenangkan hati juga ada yang berasal dari kutipan hadits sebagaimana di atas. Itu merupakan potongan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban.

5. Doa penenang hati versi 5

 اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ

وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ

وَاَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّ جَالِ

Allahumma innii a’uuzubika minal hammi wal hazan. Wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a’uudzubika minal jubni wal bukhli. Wa a’uudzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijaal.

Ya Allah, hamba berlindung pada Engkau dari rasa sedih dan gelisah, aku memohon perlindungan daripada sifat lemah dan malas, dan aku berlindung pada Engkau dari sikap pengecut dan bakhil, dan aku berlindung pada Engkau dari hutang-hutang serta penindasan orang.”

Begitu pula dengan bacaan doa yang satu ini berasal dari kutipan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Doa ini juga sudah sangat populer dan umum dibaca oleh kebanyak orang dari berbagai kalangan.

Dengan membaca doa tersebut secara rutin. Niscaya Allah memberikan kelapangan hati dan pikiran yang terang tanpa adanya rasa gelisah atau resah. Selain terhindar dari rasa gundah juga bisa menjauhkan diri Anda dari sifat yang buruk seperti bakhil, pengecut, malas, lemah, hingga hutang piutang.

Selain beberapa doa khusus di atas, juga ada dzikir yang bisa membantu Anda keluar dari kondisi resah dan gundah. Dzikir sendiri yang berarti mengingat Allah dengan cara tertentu. Sebagaimana firman Allah SWT. dalam surat Al Baqarah ayat 152 yang berarti “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat juga kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.”

Demikianlah Anda dianjurkan untuk selalu mengingat Allah kapan saja dan bagaimanapun keadaannya. Jika Anda mengingat-Nya, maka Allah pun akan selalu memberikan perlindungan serta pertolongan kepada Anda termasuk ketika dalam kondisi gundah. Selain itu juga untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan-Nya kepada Anda.

Dzikir ini ada banyak caranya, namun yang paling umum diucapkan secara lisan dan dalam hati. Umumnya membaca kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan sebagainya seperti yang sering kita lakukan setelah sholat fardhu. Alangkah baiknya lagi dzikir dilakukan pada malam hari seperti sepertiga malam.

Al Qur’an Sebagai Obat Penenang Hati

Al Qur’an Sebagai Obat Penenang Hati

Resah atau gundah merupakan kondisi dimana seseorang merasa khawatir, bingung, dan sebagainya yang membuat hatinya tidak tenang. Hal itu tentu tidak bisa Anda bawa ke dokter pada umumnya, mengingat penyakit yang satu ini hubungannya berasal dari dalam. Sehingga, membutuhkan pengobatan dari dalam yaitu membaca Al Qur’an.

Seperti yang Anda ketahui bahwa kitab suci tersebut diturunkan kepada Rasulullah Muhammad sebagai petunjuk bagi umat Islam sepanjang zaman di tengah berbagai kondisi serta situasi. Bahkan Allah sendiri memperjelas bahwa Allah tidak menurunkan Al Qur’an kecuali menjadi obat, rahmat, dan sebagai bentuk cintanya Allah kepada hambanya.

Tentu saja ada tata cara atau aturan tersendiri sebelum maupun selama membaca Al Quran agar mendapat kesembuhan penyakit penenang hati. Berikut adalah beberapa tata caranya:

1. Dilakukan dengan ikhlas

Ikhlas merupakan dasar yang penting untuk menjalankan setiap amalan termasuk membaca Al Qur’an. Tata niat sebaik mungkin seperti halnya mengharap ketersambungan diri dengan Allah yang Maha Kuasa. Jadi, hindari berniat hanya untuk memperoleh pahala atau bahkan ingin mendapat pujian dari sesama manusia.

Oleh sebab itu pula Anda harus fokus dan hanya benar-benar berniat membaca Al Qur’an karena Allah bukan yang lainnya. Memang tampak sulit, namun tidak ada salahnya Anda berusaha dan jika memang sudah menjadi rutinitas, secara otomatis Anda tentu terbiasa. Niscaya Anda akan terhindar dari perasaan resah atau gundah.

2. Harus suci dari najis dan hadats

Tentu sebelum memegang Al Qur’an harus berwudlu terlebih dahulu sebagai aturan dan adab hendak membacanya. Akan lebih baik lagi jika  Anda selalu menjaga wudlu setiap saat. Dengan kata lain, selama Anda membaca Al Qur’an harus dalam kondisi suci dari najis maupun hadats besar dan kecil.

Tak sampai di situ, Anda juga dianjurkan supaya suci secara batin termasuk juga dari penyakit hati. Dengan kondisi yang suci itulah selama membaca kitab suci tersebut akan muncul kekuatan luar biasa yang merasuk dalam diri Anda secara tidak langsung. Hal itu meliputi rasa tenang dan aman dalam hati maupun jiwa Anda kapan saja maupun dimana saja.

3. Resapi bacaan dan maknanya

Membaca Al Qur’an sebaiknya tidak serta merta membacanya begitu saja tanpa meresapi maknanya. Sebab, hal itu tidak bisa menjadikan Anda terbebas dari perasaan gelisah dan gundah. Sebaiknya membaca secara perlahan dan tidak perlu tergesa-gesa sambil memahami sedikit-demi sedikit maknanya.

Selain itu juga, jangan lupa untuk mengamalkan semaksimal mungkin tentang apa yang sudah dijelaskan di dalamnya. Mulailah dari hal-hal kecil dalam kehidupan bermasyarakat hingga dalam beragama.

Dengan demikian, membaca Al Qur’an merupakan doa penenang hati yang paling ampuh dan tajam. Tentu saja hal itu harus dilakukan secara istiqomah setiap hari berdasarkan aturan yang sudah berlaku. Selain itu juga menjadi usaha yang paling mudah untuk menghilangkan pikiran dan jiwa yang resah.

Cara Lain Singkirkan Hati yang Resah

Cara Lain Singkirkan Hati yang Resah

Hati yang resah atau selalu tidak tenang disebabkan oleh banyak faktor mulai dari hal kecil hingga besar. Ada kalanya karena beban masalah, terjangkit penyakit hati seperti iri, dengki, dan sebagainya hingga karena dalam kesusahan. Semua itu tentu pernah Anda alami dan tidak bisa terelakkan kecuali jika memang Anda berusaha mencegah dan mengatasinya.

Berdoa saja sebenarnya belum tentu cukup tanpa Anda barengi dengan usaha lain dari aspek fisik atau luar. Dengan begitu kedua jenis usaha tersebut bisa sejalan. Berikut adalah beberapa usaha untuk menyingkirkan hati  keresahan yaitu:

1. Selalu bersyukur kepada Allah

Rasa syukur merupakan upaya yang paling utama untuk mencegah berbagai penyakit hati ataupun pikiran. Sebab, banyak penyakit yang timbul karena rasa ingin memiliki sesuatu yang lebih dan selalu merasa kurang.

Kemudian menjadi angan-angan yang menghantui pikiran dan bahkan jiwa seseorang. Jadi, untuk mencegah rasa gelisah dan gundah sebaiknya tanamkan rasa syukur kepada Allah kapan saja dan dimana saja, baik dalam keadaan sulit maupun ketika diberi kemudahaan.

2. Yakinlah bahwa Allah Maha Segalanya

Penting pula Anda tanamkan keyakinan yang kuat bahwa Allah adalah maha segalanya, khususnya Maha Kuasa. Gantungkan setiap harapan dan keinginan Anda hanya kepada Allah. Yakinlah bahwa setiap hal, termasuk yang buruk bagi Anda tentu terkandung hikmah di dalamnya.

Dari situlah Anda bisa mengambil banyak pelajaran dan mengetahui bahwa Allah memang Maha Kuasa dan Agung. Jadi, tidak perlu Anda berburuk sangka kepada-Nya ketika mendapat kesulitan.

3. Hilangkan beban hati yang tidak terlalu penting

Setiap orang tentu mempunyai masalah berbeda-beda kadarnya. Namun, sebaiknya tidak menjadikan masalah tersebut sebagai beban yang harus dipikirkan setiap saat tanpa mengupayakan jalan keluarnya. Begitu pula hilangkan beban hati ataupun pikiran yang tidak cukup penting supaya hati Anda lebih tenang dan lapang.

4. Berusaha untuk selalu melakukan yang terbaik

Setiap orang tentu pernah melakukan kesalahan dan tidak bisa menjadi sempurna. Sebagai usaha  Anda harus tetap berusaha melakukan berbagai hal semaksimal mungkin dengan baik. Hal itu setidaknya bisa mengurangi beban pikiran buruk yang mengganggu kehidupan Anda.

5. Sabar dalam menghadapi setiap cobaan

Sabar menjadi kunci penting dalam menghadapi setiap cobaan maupun hal lainnya. Anda harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari pikiran yang resah. Semua hal itu membutuhkan proses dan tanamkan keyakinan bahwa setiap cobaan pasti berakhir, mengingat Allah tidak akan  mencoba hamba-Nya kecuali dalam batas kemampuannya.

6. Rajin berpuasa

Puasa merupakan pembelajaran yang tepat untuk melatih kesabaran baik dari luar maupun dalam. Sebab, rangkaian puasa itu harus menahan diri dari berbagai hal yang membatalkannya dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Apabila Anda sudah terbiasa dengan kondisi semacam itu, maka akan terbiasa pula menghadapi berbagai cobaan ataupun musibah. Kemudian tidak sampai membuat Anda resah dan gundah atau bahkan stres yang berkepanjangan.

7. Sholat malam

Lebih baik lagi ditambah dengan sholat malam yang bisa membuat pikiran Anda lebih jernih dan lapang. Sholat tahajjud yang baik dilakukan pada sepertiga malam, sebab waktu tersebut sangat mustajabah. Sehingga, doa dan keinginan yang Anda panjatkan setelah sholat tersebut dikabulkan oleh Allah.

8. Bergaul dengan orang sholeh

Tak hanya itu seperti yang sudah sering Anda dengar bahwa obat hati, baik karena sakit, sedih, gelisah, ataupun gundah itu ada lima menurut Ibrahim Al Khowash yang salah satunya adalah bergaul dengan orang sholeh. Mereka itu akan memberi dampak baik bagi pribadi maupun kehidupan Anda sehingga tidak akan tersesat dalam hati yang resah.

Oleh sebab itu, sering-sering berkumpul bersama orang sholeh dan tentu saja ambil setiap pelajaran baik dari mereka. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari hati serta jiwa yang resah bahkan penyakit hati yang berat layaknya iri dengki dan sebagainya.

Keutamaan Membaca Doa Penenang Hati

Keutamaan Membaca Doa Penenang Hati

Membaca doa penenang hati dapat membuat Anda memperoleh beberapa keutaam. Selain pahala yang melimpah juga ada hal lain diantaranya adalah:

1. Menghapus beberapa dosa

Allah akan menghapus beberapa doa Anda, khususnya yang sifatnya ringan atau kecil. Hal itu disebabkan beberapa doa memang terdapat lafal permohonan ampun kepada Allah. Terlebih lagi jika Anda rajin berdzikir dan membaca Al Quran, sehingga banyak dosa yang diampuni oleh Allah.

2. Senantiasa disayang oleh Allah

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 152 di atas bahwa orang yang senantiasa berdzikir kepada-Nya akan selalu diingat oleh-Nya pula. Anda akan mendapat perlindungan dan pertolongan Allah setiap saat. Itu artinya Anda senantiasa disayang oleh Allah, sehingga Dia tidak akan membiarkan Anda resah berlarut-larut.

3. Dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah

Semakin banyak serta sering berdoa atau berdzikir kepada Allah, maka akan semakin meningkat keimanan dan ketaqwaan Anda kepada-Nya, Terlebih jika Anda selalu membiasakan diri untuk berdzikir. Ada banyak sekali bacaan dalam dzikir yang membuat Anda senantiasa ingat kepada Allah di setiap kesempatan.

4. Membuat hati lebih tenang dan tentram

Tentu saja membaca doa penenang hati akan membuat hati serta jiwa Anda lebih tenang dan tentram. Pikiran tidak akan melayang kemana-mana tanpa arah, termasuk pula melamun dan sebagainya. Dengan begitu pula, Anda akan lebih produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun amal ibadah.

5. Mendapat tambahan nikmat dari Allah

Selain itu juga akan mendapat tambahan nikmat dari Allah mengingat setiap apa yang Anda ucapkan dalam doa tersebut menyangkut masalah rasa syukur pula. Jika Anda selalu bersyukur, Allah akan memberikan nikmat yang lebih kepada Anda dalam berbagai bentuk, termasuk pula sehat jiwa dan hati yang lapang.

Apabila Anda mengalami perasaan gundah, resah, galau, ataupun semacamnya, sebaiknya perbanyak dzikir dan membaca doa penenang hati secara rutin dan ikhlas. Niscaya Allah memberikan jalan keluar hingga dijauhkan dari perasaan tersebut. Bahkan Anda akan memperoleh lebih banyak keutamaan lainnya meskipun itu hanya membaca kalimat thayyibah secara rutin.

Doa Penenang Hati: Bahasa Arab, Keutamaan serta Artinya (Terlengkap)

Leave a Reply