properti tari andun

5 Properti Tari Andun

Properti Tari Andun – Tari Andun merupakan salah satu tari tradisional yang berkembang di masyarakat Bengkulu. Tari ini umum dilakukan saat ada perayaan pesta perkawinan. Dengan diiringi alat musik kolintang, para bujang dan gadis Bengkulu akan menari secara berpasangan. Selain sebagai sarana hiburan masyarakat Bengkulu, tari ini juga digunakan sebagai sarana mencari jodoh dan ungkapan syukur pasca panen.

Para penari Andun juga tidak boleh sembarang orang, mereka yang berpasangan harus belum menikah dan tidak ada hubungan keluarga atau kerabat. Mereka akan dikenai hukum adat apabila menyembunyikan status kekerabatannya. Seperti tari tradisional pada umumnya, tari ini juga memerlukan properti maupun atribut, berikut adalah properti Tari Andun.

Properti Tari Andun

1. Kostum

Kostum

Sebenarnya tidak ada patokan khusus mengenai kostum yang digunakan para penari Andun. Mereka akan menyesuaikan dengan acara dan kebutuhan. Apabila hanya upacara adat biasa, mereka akan memakai baju bebas tetapi tetap sopan. Sedangkan busana khas Bengkulu akan dikenakan jika tari diadakan untuk pementasan atau upacara adat yang resmi.

Berikut ini adalah kostum Tari Andun yang digunakan saat upacara adat yang bersifat resmi.

a. Pria

– Jas

Jas yang digunakan sebagai kostum Tari Andun ini memiliki bentuk seperti jas pada umumnya dengan lengan panjang. Bahan yang digunakan untuk jas ini adalah beludru berwarna hitam.

– Celana panjang

Celana yang umum digunakan oleh penari Andun laki-laki adalah berbahan satin. Warna celana sendiri bisa hitam atau warna gelap lainnya.

– Sarung lipat atau sarung segantung

Sarung yang digunakan merupakan kain songket yang ditenun dan berwarna emas. Disertai dengan lipatan, sarung lipat dipakai di pinggang penari dengan panjang sampai lutut. Masyarakat Bengkulu menamai sarung ini dengan sebutan sarung segantung.

– Detar

Detar merupakan tutup kepala yang dikenakan oleh pria Bengkulu sebagai pelengkap pakaian adatnya. Memiliki bentuk mancung meruncing ke atas dan terbuat dari kain songket. Detar memiliki bentuk yang hampir mirip dengan tutup kepala pada pakaian adat khas Melayu Riau.

– Gelang emas

Penari laki-laki Tari Andun juga memakai aksesori ini. Berupa gelang emas yang dipakai di tangan kanan penari Andun.

– Hiasan pinggang

Untuk melengkapi tampilan para pria ketika mengenakan pakaian adat Bengkulu, keris ditambahkan sebagai hiasan pinggang.

– Sepatu dan kaos kaki

Para penari pria Tari Andun akan menggunakan sepasang selop sebagai alas kaki mereka. Ketika memakai selop, hanya bagian depan saja yang tertutup. Sedangkan bagian tumit dan mata kaki akan tetap terlihat. Tak jarang ada yang menggunakan kaos kaki sebelum memakai selop sehingga bagian kaki akan tertutup seluruhnya.

b. Wanita

– Kebaya panjang

Bentuk kebaya khas Bengkulu mirip dengan kebaya khas Melayu. Kebaya ini terbuat dari kain beludru yang dihiasi motif sulaman emas berbentuk seperti uang logam. Biasanya kebaya yang digunakan berwarna hitam, merah tua, biru tua, dan lembayung.

– Kain songket

Jika atasannya berbahan beludru, bawahan yang dikenakan penari Andun wanita adalah kain songket. Dengan berbahan kain sutra, songket yang digunakan dihiasi beragam motif benang emas yang cantik. Kain songket yang dipakai oleh penari wanita ini hampir sama dengan kain songket yang dipakai penari pria.

– Giwang

Giwang merupakan perhiasan berbentuk bundar dan pipih yang dipasang pada telinga. Berbeda dengan anting-anting, giwang berukuran lebih kecil. Giwang yang dipakai oleh perempuan Bengkulu biasanya berbahan emas atau logam mulia lainnya seperti perak.

– Gelang

Sama seperti penari pria, penari wanita juga memakai gelang emas di tangannya. Hal ini bertujuan mempercantik tampilan para penari Andun.

– Mahkota

Untuk menghias kepala wanita yang memakai baju adat Bengkulu, mahkota dipakai untuk mempercantik tampilan mereka. Tak hanya mahkota, mereka akan menambahkan kembang goyang dan dipasangkan ke mahkota sebagai pemanis.

– Sanggul dan aksesorinya

Agar tampilan para penari terlihat rapi dan elok dipandang, maka rambut penari akan disanggul dan diberi aksesori seperti tusuk konde sebagai penghias.

– Kalung

Perhiasan yang satu ini umumnya terbuat dari emas, tetapi ada juga yang terbuat dari perak, platina, mutiara atau logam mulia lainnya. Untuk lebih memperindah perhiasan ini, akan ditambahkan ornamen-ornamen dari batu mulia seperti permata, intan, mutiara, atau logam yang telah dibentuk sedemikian rupa.

Selain dipakai perempuan, kalung juga bisa dipakai laki-laki. Tak jarang kalung digunakan sebagai penanda perbedaan status sosial di masyarakat. Biasanya penanda tersebut terlihat pada liontin yang terpasang pada kalung yang digunakan.

– Sepatu dan kaos kaki

Alas kaki yang dipakai penari Andun wanita berupa sepasang selop dengan hiasan sulaman benang emas. Selop sendiri bentuknya seperti sepatu tetapi bagian belakangnya tidak ada. Jadi selop hanya menutup bagian depan dari kaki saja dan bagian mata kaki serta tumit tetap terlihat.

2. Tenggok

Tenggok

Istilah tenggok sepertinya lebih dikenal oleh masyarakat Jawa, ada juga yang menyebutnya dengan bakul. Tenggok atau bakul adalah sebuah wadah yang terbuat dari anyaman bambu dan memiliki bentuk menyerupai tabung. Akan tetapi bagian bawahnya berbentuk segi empat dan berukuran lebih kecil daripada bagian atasnya.

Properti Tari Andun yang satu ini digunakan untuk membawa hasil panen masyarakat Bengkulu. Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa perlu membawa hasil panen saat pertunjukan Tari Andun. Jawabannya adalah karena tari ini diadakan sebagai ucapan syukur masyarakat Bengkulu atas panen yang mereka dapatkan.

3. Sangku

Sangku

Sangku merupakan sebuah wadah berupa mangkuk yang digunakan sebagai tempat air untuk mencuci tangan. Sangku terbuat dari berbagai jenis logam seperti kuningan, tembaga, dan lain sebagainya.

Sebenarnya sangku bukan properti Tari Andun yang utama. Setelah para bujang dan gadis melakukan Tari Andun, mereka akan mengadakan jamuan makan. Pada saat jamuan makan inilah sangku akan digunakan. Mereka akan memakai sangku sebagai wadah air yang digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

4. Kendi

Kendi

Apabila ada makanan pasti ada minuman. Dalam jamuan yang masyarakat Bengkulu adakan, mereka akan memakai kendi sebagai tempat menyimpan air minum. Berbentuk seperti teko, kendi dibuat dari bahan dasar tanah liat dan terdapat dua jenis kendi, yaitu kendi polos dan kendi bercorak.

5. Cawan

Cawan

Kurang elok jika meminum air langsung dari kendi. Akan lebih sopan apabila kita menuang air ke dalam cawan terlebih dahulu baru kemudian di minum. Selain alasan kesopanan, juga untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko menyebarnya penyakit yang menular melalui air liur.

Sebagai ikon budaya Bengkulu, Tari Andun tentu harus dijaga eksistensinya. Sudah sepatutnya budaya-budaya bangsa yang bernilai luhur seperti ini dikenal oleh masyarakat luas. Dalam tari tradisional Bengkulu ini kita diajarkan untuk selalu menjunjung tinggi kebersamaan dan juga selalu bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan.

5 Properti Tari Andun

Leave a Reply