Properti Tari Golek Manis

5 Properti Tari Golek Manis (Lengkap beserta Gambar dan Keterangan)

Properti Tari Golek Manis – Tari Golek Manis, salah satu tarian penyambutan asal Jawa Tengah. Golek memiliki arti beragam. Golek memiliki arti “mencari” bila sebagai kata kerja. Namun golek juga dapat berarti kata benda yang berarti “boneka kayu”. Mengadopsi filosofi dari kedua kata tersebut, tari golek ini mengajarkan kita untuk mencari atau nggoleki tuntunan (petuah, arti, makna) dari tarian yang sudah disaksikan.

Makna mendalam memang terpancar dari gerakan Tari Golek Manis ini. Dasar dari gerakan tarian ini adalah gerakan-gerakan wanita berdandan atau bersolek seperti memakai bedak dan lain-lain. Hal tersebut bukan berarti sebagai wanita kita harus bersolek namun makna tersirat ada didalamnya. Ya pencarian jati diri seorang wanita lah yang sebenarnya ditekankan. Agar lebih mendalami tentang makna tarian ini, berikut akan kita bahas khusus tentang properti Tari Golek Manis.

Properti Tari Golek Manis

Berdasarkan pada gerakan-gerakan wanita berdandan, bukan berarti properti Tari Golek Manis ini berupa perlengkapan dandan lengkap ala-ala make up artis atau perias pengantin ya. Dalam gerakan tersebut hanya menampilkan gerakan dasar seperti bercermin, menyisir rambut, memakai bedak, dan gerakan dasar lain. Agar memahami lebih jelasnya berikut penjelasan tentang properti yang digunakan.

1. Selendang

Selendang

Selendang merupakan properti Tari Golek Manis yang utama dan harus ada. Selendang yang digunakan berukuran panjang seperti selendang tari pada umumnya. Selendang diikatkan pada pinggang penari dan dibiarkan menjuntai kebawah.

Saat menari masing-masing tangan memegang ujung selendang. Selendang digerak-gerakkan dengan kedua tangan mengikuti alunan irama musik. Alunan musik berpadu dengan gerakan lembut tangan penari yang memegang selendang seakan-akan menambah anggunnya tarian ini.

2. Kain Batik

Kain Batik

Kain batik pada Tari Golek Manis digunakan sebagai busana atau baju bawahan yang dipakai penari. Seperti tari-tari tradisional asal Jawa Tengah lain, batik memang merupakan hal yang wajib. Selain sebagai baju bawahan, Batik juga merupakan salah satu warisan nenek moyang yang harus dilestarikan.

Kain batik yang digunakan biasanya memakai corak khas Jawa Tengah, tapi tidak menutup kemungkinan menggunakan corak dari daerah lain. Cara pemakaian kain batik ini yaitu Kain batik dilebarkan memanjang, kemudian dililitkan memutari pinggang sang penari. Agar kain tidak mudah terlepas dari tubuh sang penari biasanya dipasang kendit atau dengan peniti.

3. Baju beludru

Baju beludru

Berbeda dengan busana atasan yang menggunakan kain batik. Baju atasan Tari Golek Manis ini merupakan baju yang tebuat dari bahan dasar beludru hitam. Terdapat pula hiasan bordir pada pinggir baju. Beludru hitam dibersatu dengan warna keemasan pada bordiran semakin menambah kesan mewah dan mahal pada pakaian sang penari.

4. Seperangkat gamelan jawa

Seperangkat gamelan jawa

Seperangkat Gamelan Jawa merupakan properti Tari Golek Manis yang digunakan sebagai musik penggiring tarian. Seperangkat gamelan jawa tersebut terdiri dari demung, saron, peking, kendang, gong, boning, slenthem, kethuk dan kenong, gender, gambang, rebab, siter, dan suling.

5. Aksesoris

Aksesoris

Aksesoris yang digunakan pada Tari Golek Manis ini ada banyak jeninya. Mulai dari yang dipasang pada kepala, tangan, hingga pinggang. Untuk lebih jelasnya berikut aksesoris-aksesoris yang digunakan oleh penari golek manis.

a. Hiasan Sanggul

Hiasan sanggul termasuk dari bagian busana pada Tari Golek Manis. Saat pementasan, rambut para penari disanggul kecil (biasanya tanpa tambahan rambut palsu) kemudian dipasangkan hiasan sanggul ini.

Terdapat gerakan pada tarian golek manis ini yaitu memasang hiasan sanggul. Gerakan memasang hiasan sanggul tersebut disebut dengan nama atrap cudhuk.

b. Atrap Jamang atau Mahkota

Pada Tari Golek Manis ini juga terdapat gerakan memasang hiasan mahkota. Gerakan tersebut dikenal dengan nama atrap jamang. Mahkota yang digunakan biasanya memiliki warna dominan emas. Disebut sebagai mahkota karena memang memiliki bentuk seperti mahkota namun dengan versi jawa.

c. Sabuk

Sabuk merupakan salah satu hiasan pada busana yang penari.Sabuk biasanya terbuat dari logam yang dipipihkan, berbentuk bulat atau lonjong dan disatukan. Sama seperti aksesoris lainnya. Hiasan sabuk ini pun memiliki warna ke-emasan.

d. Kelat Bahu

Dominan berwarna ke-emas, ya begitulah kebanyakan warna pada aksesoris Tari Golek Manis. Termasuk aksesoris satu ini yaitu kelat bahu. Kelat bahu berbentuk seperti gelang namun tidak menyatu seutuhnya.

Pemasangan aksesoris ini dimaksudkan karena memang busana atasan sang penari bisanya memiliki model seperti rompi (tidak menutup bagian lengan hingga tangan). Aksesoris satu ini membuat sang penari terlihat anggun dan semakin cantik.

e. Anting-anting

Anting yang digunakan sang penari memang bukan termasuk properti Tari Golek Manis yang wajib dikenakan. Namun properti ini bertujuan agar tampilan sang penari lebih elegan. Selain itu maksud dari pemakaian anting-anting ini juga menunjukkan bahwa penari merupakan wanita. Karena wanita-lah yang memakai anting-anting, sedangkan pria tidak.

f. Kalung

Kalung juga bukan merupakan properti Tari Golek Manis yang wajib ada. Namun kalung akan menambah kesan mewah pada pakaian sang penari yang memang cenderung sederhana. Kalung inipun sama seperti aksesoris lain yaitu berwarna ke-emasan.

Properti Tari Golek Manis di atas merupakan properti yang sering digunakan. Beberapa diantaranya hanya pelengkap saja seperti kalung dan anting. Bagi anda yang ingin tahu lebih dalam tentang Tari Golek Manis ini langsung saja berkunjung ke tanah jawa khususnya daerah Jawa Tengah. Dan saksikan pertunjukkan Tari Golek Manis secara langsung.

Leave a Reply