Contoh Teks Anekdot Bahasa Jawa (Terlengkap dan Populer) 1

Contoh Teks Anekdot Bahasa Jawa (Terlengkap dan Populer)

Teks Anekdot Bahasa Jawa – Teks anekdot bahasa jawa memiliki pengertian hampir sama dengan teks anekdot pada umumnya yakni adalah sebuah paragraf yang bernuansa humor namun sarat akan pesan atau sindiran. Contoh teks anekdot bahasa jawa bisa berupa dialog atau teks singkat yang lucu dan menghibur. Teks anekdot mudah untuk ditemui di berbagai media.

Struktur dalam Teks Anekdot

Struktur dalam Teks Anekdot

Layaknya teks Bahasa Indonesia pada umumnya, teks anekdot juga memiliki sebuah struktur paragraf penting yang membuat teks tersebut digolongkan sebagai contoh teks anekdot. Struktur pada teks anekdot dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya abstraksi, orientasi, event, krisis, reaksi, koda dan reorientasi.

Berikut kita simak contoh teks anekdot beserta strukturnya.

Kisah Penjual Es Dawet

Abstraksi

Siang itu cuaca sangat panas dan Rino baru saja meletakkan surat lamaran ketiganya di sebuah perusahaan. Tak jauh dari gedung perusahaan tersebut, terdapat Ibu yang sedang berjualan es dawet. Rino merasa es dawet tersebut bisa menjadi pelepas penat dan dahaganya. Maka Ia pun segera menghampiri rombong es tersebut.

Orientasi

“Es nya 1 ya bu diminum disini” Ujar Rino pada Ibu penjual. Ibu pun mengangguk dan segera membuat pesanan Rino. Rino duduk di bangku berwarna biru tepat di samping rombong es dawet tersebut. “Ini mas. Pasti habis cari kerja ya?” Tanya Ibu itu. Rino menganggu sambil meminum es dawetnya. “Kok tahu, bu?”

“Iyalah. Nggak mungkin ada pegawai sini yang istirahat jam 11 pagi”

Event

“Sudah lama ya bu jualan disini?” Tanya Rino
“Sudah mas.”
“Ibu kan sudah berumur kenapa masih berjualan? Suami dan anak-anak kemana bu?”
“Suami saya di kantor kementrian tenaga kerja mas. Kalau anak pertama di kantor dinas pendidikan, anak saya yang bungsu di Universitas Indonesia.”
Seketika Rino terkejut mendengar perkataan Ibu tadi.

Krisis

“Lalu kenapa ibu masih berjualan es bu? Suami dan anak-anak sudah sukses harusnya ibu menikmati hasilnya di rumah” Ujar Rino lagi.

Reaksi

“Ya, mumpung ibu masih sehat dan masih bisa menghasilkan uang kenapa nggak. Lagian jualan begini kan nggak terlalu capek.”

Rino salut melihat Ibu penjual ini benar-benar gigih dalam berjualan. Apalagi melihat anak-anaknya sukses. “Kalau boleh tau, suami dan anak bu posisinya sebagai apa?”

Koda

“Berjualan es dawet, mas. Sama seperti saya. Jadi dari subuh saya yang membuat dawetnya. Nanti dibawa ke masing-masing tempat jualan. Suami menuju kantor kementrian tenaga kerja, anak pertama menuju kantor dinas pendidikan dan si bungsu menuju Universitas Indonesia. Jadi semua berjualan.”

Re-orientasi

Rino terkejut dan tertawa. Dia salah menduga dan mengira bahwa keluarga Ibu tersebut bekerja kantoran, ternyata mereka semua berdagang es dawet. Meskipun begitu Ibu penjual tetap bersemangat untuk berjualan di siang hari yang panas untuk mencari rejeki.

Contoh Teks Anekdot tentang Bahasa Jawa

Contoh Teks Anekdot tentang Bahasa Jawa

Banyaknya orang yang mampu dengan fasih berbahasa jawa membuat anekdot bahasa jawa digemari oleh banyak kalangan. Biasanya contoh teks anekdot bahasa jawa memiliki tema seputar agama, kebudayaan atau politik. Seperti contoh anekdot dibawah ini yang menceritakan tentang seorang warga negara asing dan Kiai yang berasal dari Jawa.

Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa

Diceritakan ada seorang warga negara Inggris bernama Michael yang sedang mengunjungi pondok pesantren di Jawa Tengah. Michael kemudian bertemu dengan seorang Ulama disana dan dia ingin menyampaikan beberapa pertanyaan.

“Kiai, mengapa dalam proses belajar dan mengajar masih digunakan bahasa jawa? Mengapa di era yang telah modern seperti saat ini tidak digunakan bahasa inggris saja didalam proses mengajar?”

“Alasannya adalah karena kosakata di dalam Al-quran maupun hadis tidak akan mampu diterjemahkan dalam bahasa inggris. Saya kira bahasa inggris itu bahasa yang terlalu sederhana, sedangkan bahasa jawa merupakan bahasa yang sangat kompleks dan kaya akan kosakata.”

Mendengar pernyataan kiai tersebut, Michael merasa tersinggung. Ia masih merasa bahwa bahasa inggris tidak bisa dibandingkan dengan bahasa jawa.

“Mengapa Kiai bisa mengatakan bahwa bahasa inggris adalah bahasa yang sederhana? Padahal sudah terbukti bahwa bahasa inggris adalah bahasa yang modern dan kompleks. Bagaimana bisa bahasa daerah bisa menjadi bahasa untuk pengetahuan?”

“Tentu saja bahasa inggris merupakan bahasa yang sederhana. Saya akan beri contohnya, tumbuhan kuning keemasan yang berada di sawah kalian sebut apa dalam bahasa inggris?”

“Rice.”

“Kalau dalam bahasa jawa tumbuhan itu disebut dengan pari atau pantun. Setelah pari atau pantun dipanen maka akan disebut dengan gabah, sedangkan bahasa inggris tetap disebut dengan rice. Gabah jika diambil satu biji saja disebut dengan las, dalam bahasa inggris masih tetap rice. Selanjutnya, gabah yang telah dikupas disebut dengan wos, kalian tetap menyebutnya dengan rice. Wos atau beras yang patah menjadi beberapa bagian disebut dengan menir, dalam bahasa inggris disebut dengan rice. Beras jika sudah dimasak disebut dengan sego atau nasi dalam bahasa inggris tetap disebut dengan rice. Nasi jika hanya satu butir disebut dengan upo, dalam bahasa inggris? Tetap rice. Nasi yang dimasak sedikit lama kemudian kering dibagian bawahnya disebut dengan intip, dalam bahasa inggris ya tetap disebut dengan rice. Nasi yang telah kering dalam bahasa jawa disebut dengan kerak, lagi-lagi dalam bahasa inggris tetap disebut dengan rice. Bisa dilihat kan bagaimana dalam bahasa jawa 1 kosa kata saja bisa ditafsirkan menjadi beberapa nama, sedangkan dalam bahasa inggris hanya ada satu kata saja. Bisa dikatakan bahwa bahasa jawa jauh lebih kompleks daripada bahasa inggris bukan?”

Michael pun setuju dengan kata Kiai ini.

Contoh Teks Anekdot Singkat Bahasa Jawa

Contoh Teks Anekdot Singkat Bahasa Jawa

Selanjutnya adalah contoh teks anekdot singkat dalam bahasa jawa. Meskipun tidak memaparkan cerita secara detail mengenai latar belakang, namun contoh teks anekdot ini dapat membuat pembaca terhibur. Teks ini menceritakan tentang seorang lansia yang terkena musibah dan harus mendekam di sel tahanan.

Ora Adil

Ana wadon tuwa sing bubar dikunjara. Ing dina kapisan dheweke nginep ing kunjara, tahanan sabanjure takon kenapa dheweke dikunjara.

Napi : Sampeyan wis tuwa, kepiye Sampeyan wis ing penjara? Tumindak kejahatan apa sing Sampeyan lakoni?

Wong Tua : Aku mung nyolong kayu

Napi : Pirang taun Sampeyan wis dihukum?

Wong Tua : Isih 3 wulan.

Kanti rasa nggumun, napi kesebut takon maneh amarga iki cukup aneh.

Napi : Mung nyolong kayu bisa diukum nganti 3 wulan. Kayu opo sing kok colong?

Wong Tua : Lah Aku njupuk kayu kanggo kayu bakar ing omah banjur dicekel karo pemilik.

Napi : Wah yeng mung sawetara dina ora butuh 3 wulan

Wong Tua : Durung rampung masalahne aku pancen njupuk kayu ing wilayah sing diduweni Perhutani

Napi : Hahaha… sampeyan kudu mlebu kunjara Sampeyan nyolong kayu ing wilayah Perhutani. Nanging kenapa koruptor sing njupuk milyar rupiah kang dhuwit masyarakat ora dipenjara?

Dheweke juga kaget karo tumindak ora adil lan terus pacelathon karo diskusi liyane.

Contoh teks anekdot diatas dapat menjadi referensi Anda dalam menulis. Teks Anekdot dalam bahasa jawa saat ini banyak disukai karena memiliki pesan tentang kebudayaan atau keagamaan yang terkandung didalamnya.

Contoh Teks Anekdot Bahasa Jawa (Terlengkap dan Populer)

Leave a Reply