Peta Singapura Beserta Asal Mula, Budaya, Etnis (Paling Lengkap)

Peta Singapura – Singapura merupakan salah satu negara paling maju di kawasan Asia Tenggara. Negara ini memiliki luas wilayah 722,5 km persegi dan jumlah populasinya lebih dari 5,6 juta jiwa. Selain terkenal sebagai pelabuhan dagang, Singapora juga menjadi destinasi para wisatawan mancanegara. Maka tidak heran jika negara kecil ini berkembang pesat dan mengalahkan negara-negara tetangga lainnya seperti Malaysia dan Indonesia.

Singapura memiliki ketinggian rata-rata hingga 0 m di atas permukaan air laut, sehingga negara ini memiliki iklim tropis. Pada umumnya negara Singapura terdiri dari dataran rendah. Untuk lebih jelasnya mengenai peta Singapura, silahkan simak pembahasan dalam artikel ini.

Peta Singapura

Peta Singapura

Letak Geografis Singapura

Letak Geografis Singapura

Sama seperti negara-negara lainnya, Singapura juga memiliki letak secara geografis. Negara ini berbatasana dengan dua wilayah yaitu Indonesia dan Malaysia. Kita bisa melihat dari beberapa sisi, di sebelah barat berbatasan dengan Selat Malaka dan sebelah selatan berbatasan dengan Indonesia, tepatnya di kepulauan Riau.

Sedangkan sebelah timur dan utara yaitu bersebelahan dengan negara Malaysia yang dipisahkan dengan selat Ujung Malaya dan Selat Johor. Selain letak geografis, negara ini juga memiliki letak astronomis.

Pada umumnya letak astronomis pada suatu negara bisa diketahui melalui garis bujur dan garis lintang negara tersebut dan secara keseluruhan wilayah Singapura memiliki luas wilayah kurang lebih 622 km2 dengan detail lebar 14,5 km dan panjang 43 km.

Asal Mula Negara Singapura

Asal Mula Negara Singapura

Kata Singapura berasal dari bahasa sanskerta yaitu dari kata Simha dan Pura. Kata simha artinya singa dan pura artinya kota, kemudian jika digabungkan menjadi kota singa dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Lion City. Jaman dahulu, kota singa ini terkenal dengan sebutan nama kota Tumasik.

Singapura merupakan salah satu negara yang paling maju di Asia Tenggara dan negara-negara kecil di dunia. Negara ini dibangun oleh Sir Stamford Rafles yang terletak di bagian ujung paling selatan dari Semenanjung Malaka.

Karena melihat negara Singapura yang memiliki potensi luar biasa, maka Rafles melakukan komunikasi dengan Sultan Husein Shah untuk menjalin sebuah kerja sama yang baik. Sultan Husein Shah yaitu seorang wakil dari The British East India Company.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk membangun negara Singapura menjadi sebuah negara untuk pemukiman dan perdagangan. Atas jasanya tersebut, Rafles dikenal sebagai pendiri dan juga sekaligus peletak dari dasar-dasar Singapura.

Iklim dan Keadaan Alam Singapura

Iklim dan Keadaan Alam Singapura

Singapura merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki 3 pergantian musim, diantaranya adalah musim kemarau, musim hujan dan musim pancaroba. Musim hujan biasanya terjadi mulai bulan November hingga Februari, kemudian musim kemarau dimulai dari bulan April hingga September.

Setelah musim kemarau maka akan adanya musim pancaroba, musim ini terjadi pada bulan September sampai November. Terjadinya tiga musim yang bergantian tersebut tidak terlepas dari pengaruh letak geografis negara itu sendiri. Iklim yang terjadi di negara ini memiliki kelembapan dan curah hujan yang tinggi.

Rata-rata suhu di Singapura berkisar 260 derajad celcius dan memiliki curah hujan sekitar 2.500 mm untuk per tahunnya. Biasanya curah hujan akan semakin tinggi ketika masuk pada bulan Desember. Sementara suhu udara akan meningkat ketika bulan Agustus, sehingga pada bulan-bulan tersebut Singapura mengalami kekeringan (kemarau panjang).

Meskipun begitu, negara ini tetap mampu melewati masa-masa perubahan iklim dengan baik. Di samping terdapat 3 iklim secara bergantian, letak geografis negara ini memberikan dampak pada kondisi alamnya. Karena berdasarkan letak wilayahnya, Singapura terbagi menjadi Singapura Barat, Timur dan Tengah.

Wilayah Singapura Barat memiliki kondisi alam yang terdiri atas sungai, lembah dan perbukitan. Kemudian di bagian wilayah timur, negara ini di dominasi oleh perbukitan. Bukit yang terkenal di daerah setempat yaitu Bukit Gombak, Bukit Timah dan Bukit Mandai. Sedangkan di wilayah bagian timur Singapura terbentuk atas dataran rendah dari hasil penimbunan rawa-rawa.

Penduduk dan Kegiatan Perekonomian Singapura

Penduduk dan Kegiatan Perekonomian Singapura

Singapura merupakan negara kecil dan memiliki jumlah penduduk terpadat di dunia. Penduduk Singapura sendiri terdiri dari etnis Melayu, India, Tionghoa dan etnis yang lainnya. Kehidupan warga negara di Singapura terdiri dari tatanan budaya barat dan timur. Masing-masing ada yang beragama Budha, Kristen, Islam, Hindu,Tao dan sebagian kecil justru tidak beragama.

Negara Singapura memiliki empat bahasa resmi, antara lain bahasa Inggris, Melayu, Tamil dan Madarin. Jika dilihat dari segi perekonomian, negara ini dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki perekonomian kempetitif terbuka dan memiliki inovatif dunia. Aktivitas dalam perdagangan menjadi faktor utama untuk menyumbang devisa negara.

Selain faktor di atas, aspek perekonomian lainnya yang ada di Singapura yaitu perindustrian dan pertanian. Hasil pertanian negara ini yang dijadikan komoditi ekspor yaitu bunga anggrek. Sedangkan dari segi industri, negara ini sebagai pembuat kapal, barang-barang canggih dan penyuling minyak bumi.

Kota Penting di Singapura

Kota Penting di Singapura

Beberapa kota besardan penting yang ada di negara Singapura antara lain Changi, Bukit Timah, Punggol, Shangi, Somapah, Bedok, Queens Town, Jurong West, Boon Lay, Sembawang, Yishun, Paya Lebar Serangoon New Town, Woodlands, Ang Mo Kio, Clementi dan masih ada beberapa kota penting lainnya.

Kekayaan Alam Singapura

Kekayaan Alam Singapura

Negara Singapura yaitu negara yang sangat kecil, luasnya setara dengan Bandung Raya. Namun negara ini memiliki kepadatan penduduk hingga 6 juta orang. Singapura juga memiliki kekayaan alam yang melimpah seperti Indonesia. Meskipun tidak memiliki tambang dari tanahnya dan bukan sebagai penghasil kayu dari hutan ataupun luas lautnya yang tidak seberapa.

Namun kekayaan Singapura melebihi kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Bahkan beberapa perusahaan di Indonesia dan bank swasta dan termasuk BUMN ( Badan Usaha Milik Negara) juga sahamnya sudah dibeli oleh perusahaan perusahaan di Singapura.

Karena makmur dan sejahtera, maka penduduknya terdidik dengan baik (well educated). Meskipun pemerintahan negara ini sering di kritik sebagai pemerintahan yang sangat keras dan otorier, namun karena prinsip yang dimiliki pemerintah sehingga menciptakan generasi yang memiliki kedisiplinan tinggi dan konsisten.

Rencana untuk pengaturan tata ruang dan wilayah dapat dilaksanakan dengan konsisten dan sangat disiplin. Meskipun di negara ini dibangun bangunan-bangunan tinggi, jalan raya dan tempat-tempat yang harus dibangun dari beton, namun tidak melupakan untuk diimbangi dengan tanaman dan pohon-pohon hijau sebagai oksigen.

Sedangkan tanah yang direncanakan untuk pembuatan resapan air, maka tetap dibiarkan terbuka lebar dan tanpa harus dipaksakan untuk dibuat untuk bangunan jenis apapun. Sehingga sistem drainase di Singapura sangat baik dan tidak pernah terdengar masyarakat mengalami kebanjiran pada saat musim hujan.

Meskipun hujan lebat, aktivitas warga Singapura tetap lancar tanpa adanya gangguan banjir. Itu artinya, di negara ini ketika air datang maka air langsung meresap dan dapat digunakan untuk kehidupan berikutnya.

Kebudayaan Negara Singapura

Kebudayaan Negara Singapura

Kebudayaan negara Singapura dapat dilihat dari bendera nasional Singapura yang berwarna merah dan menyimbolkan persamaan dan persaudaraan diantara manusia universal. Sedangkan warna putih menyimbolkan sebuah ketulusan dan bulan sabit menyimbolkan suatu negara yang masih muda dan sedang tumbuh.

Bintang yang berjumlah lima pada bendera Singapura menyimbolkan tujuan demokrasi, perdamaian, keadilan, kemajuan dan juga persamaan. Selain itu, negara ini juga cukup dikenal sebagai negara yang sangat disiplin dan taat terhadap peraturan pemerintah. Ketika Anda berada di Singapura, maka akan terpukau melihat tata kota yang sangat rapi, bersih dan nyaman.

Di negara Singapura, Anda tidak akan menemui sampah berserakan dijalanan karena masyarakat disana sudah memiliki kesadaran tinggi untuk membuang sampah di tempat sampah. Di negara ini juga terdapat fasilitas umum yang selalu dijaga kebersihannya. Hal itu sebagai bukti bahwa warga negara Singapura sangat menghargai negaranya sendiri.

Di singapura terdapat bermacam-macam etnis. Itu sebabnya negara ini sangat menarik dan memiliki banyak tempat wisata kebudayaan yang dilahirkan dari bangsa Singapura sendiri. Etnis yang paling banyak ditemukan di Singapura yaitu etnis tionghua.

1. Etnis Tionghua

Pada awalnya, dahulu orang-orang asli Tionghua melarikan dari negeri asalnya untuk menghindari penjajahan. Mereka datang ke negara Singapura untuk mengadu nasib untuk menjadi kuli atau buruh. Namun saat ini, warga di Singapura banyak yang menjadi pengusaha sukses dan pedagang.

Kebudayaan Tionghua sangat menonjol di Singapura. Banyak tempat yang dapat Anda kunjungi dan bernuansa oriental seperti Budha Tooth Relic and Temple, Chinatown, Chinese Garden dan lain-lain. Jika berkunjung ke Singapura pada saat hari raya imlek, maka Anda dapat ikut merasakan kemeriahan dan pesta kembang api d negara tersebut.

2. Etnis Peranakan

Di Singapore juga terdapat etnis peranakan yang sangat unik. Etnik peranakan yaitu perpaduan dua etnis pria Eropa, Tiongua atau India yang menikah dengan seorang wanita Melayu ataupun sebaliknya. Pada umumnya pria Tionghua di Singapura menikah dengan wanita Melayu dan sudah terjadi sejak nenek moyang.

Perpaduan tersebut yang menghasilkan warisan kuliner yang unik seperti kepiting saus Singapura dan laksa yang sangat lezat. Sedangkan Busana Batik Nyonya menjadi salah satu warisan yang cukup terkenal dari etnis peranakan.

3. Etnis Melayu

Etnis Melayu merupakan etnis tertua di negara Singapura dan menjadi etnis yang terbesar kedua setelah Tionghua. Penduduk Melayu pada umumnya yaitu dari orang-orang Pulau Kalimantan dan Jawa, Indonesia dan yang lainnya dari Semenanjung Malaysia. Pada umumnya mereka menggunakan bahasa Melayu untuk komunikasi sehari-hari dan kebanyakan dari mereka beragama Muslim.

Kuliner dari etnis Melayu yang cukup terkenal dan paling enak yaitu Nasi Lemak. Nasi lemak merupakan nasi yang di tanak menggunakan santan dan disajikan lengkap dengan berbagai menu tambahan seperti kering tempe, ayam, sambal, ikan dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin merasakan kentalnya budaya Melayu yang ada di negara Singapura, maka Anda dapat berkunjung ke Kampong Glam. Di kawasan tersebut juga terdapat bangunan Masjid Sultan yang dibangun dengan gaya Melayu yang sangat megah. Anda dapat melakukan ibadah di masjid tersebut sambil menikmati keindahan interior masjid.

4. Etnis India

Etnis India merupakan salah satu kebudayaan ketiga terbesar di Singapura dan pada umumnya terdiri dari suku Tamil. Sebagian besar etnis India yang berada di negara Singapura yaitu menganut keyakinan agama Hindu. Kebanyakan dari warga di negara ini dari etnis India yaitu berprofesi sebagai pedagang., mulai dari berdagang makanan, kain, parfum dan rempah-rempah.

Namun saat ini sudah banyak warga yang terjun dan merambah ke dalam dunia politik di Singapura. Kuliner khas India yang cukup populer yaitu roti canai yang dapat dinikmati ketika panas bersama kuah kari, Ayam Tandoori, kari kepala ikan yang lezat, Vadai dan masih banyak banyak lagi.

Makanan khas India yang menjadi favorit bagi seluruh rakyat Singapora, yaitu Roti Canai. Dimakan selagi hangat dengan kuah kari yang kental, Kepala Ikan Bumbu Kari, Vadai, Ayam Tandoori dan masih banyak lagi. Untuk bisa menikmati suasana tersebut dan mencoba kuliner Singapora, maka Anda dapat berkunjung langsung ke Little India di Singapora.

5. Etnis Eurasias

Meskipun etnis ini hanya terdiri dari sebagian kecil penduduk di Singapura, namun membawa pengaruh terhadap negara ini. Mulai dari infrastruktur kota, kecanggihan teknologi dan pendidikan penduduknya. Etnis ini kebanyakan berasal dari negara Belanda, Inggris da juga Portugis.

Etnis Eurasia membawa kebudayaan dari Eropa yang kemudian dipadukan dengan kebudayaan Asia. Jika Anda ingin melihat kekentalan budaya tersebut, dapat berkunjung ke Lau Pa Sat atau Katong, karena di tempat tersebut Anda dapat melihat langsung paduan arsitektur Eropa dan Timur.

Warisan kuliner yang ditawarkan yaitu Pai Spepherd yaitu khas rosemary dan juga Oxtail Stew. Bahasa yang digunakan oleh etnis Erasia yaitu bahasa Inggris. Kebudayaan di Singapura cukup beragam dan membingkai masyarakatnya menjadi lebih harmonis dan dinamis. Dapat Anda lihat, ketika hari raya keagamaan di Singapore selalu semarak dan meriah.

Mereka saling merayakan dan membantu antara etnis yang satu dengan yang lainnya. Hal itu yang membuat negara Singapura menjadi sangat maju, karena semua penduduknya saling menghargai dan mendukung. Jika Anda berkunjung ke Singapore, maka Anda akan mendapatkan banyak tempat yang mewakilkan dari etnis-etnis yang ada di negara tersebut.

Di Singapura juga sering diadakan festival seperti Mid-Autumn Festival, festival ini menghadirkan ribuan lampion dengan warna warni yang meriah. Selain itu juga ada Perayaan Diwali yaitu lebaran orang India, biasanya dalam perayaan ini terdapat hiasan lampu yang sangat semarak. Jika Anda masih penasaran dengan negara yang satu ini, silahkan berkunjung ke National Museum of Singapura.

Perekonomian di Singapura

Perekonomian di Singapura

Negara Singapura memperoleh kemerdekaan dari kerajaan Inggris pada tahun 1959. Karena kemerdekaan tersebut diperoleh dari Kerajaan Inggris, maka dari itu Singapura termasuk ke dalam common wealth atau anggota kesemakmuran dengan Inggris. Negara ini juga sudah ditetapkan sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara.

Hal itu telah diwujudkan oleh Rafles, pendiri negara Singapura. Dengan terwujudnya Singapura menjadi pusat perdagangan, maka negara ini mendapat julukan sebagai Macan Asia. Hampir 80% penduduk negara di Singapura bekerja pada sektor perindustrian dan perdagangan. Sarana dan prasarana di negara ini sudah sangat lengkap dan modern.

Industri di Singapura berkembang sangat pesat, industri utama yang dihasilkan yaitu industri petroleum, semen, cat, barang-barang elektronik, pengolahan karet, makanan dan minuman. Industri besar yang tidak kalah penting di Singapura yaitu industri pembuatan dan perbaikan kapal.

Hubungan Diplomatik antara Singapura dan Indonesia

Hubungan Diplomatik antara Singapura dan Indonesia

Hubungan diplomatik antara Singapura dan Indonesia terjalin sangat baik. Masing-masing negara, menempatkan duta besarnya di ibu kota negara tersebut yaitu di Jakarta dan Singapura. Hubungan kerjasama antara Singapura dan Indonesia dalam bidang perekonomian terlihat dengan keterlibatannya di WTO dan Apec. Selain itu, kedua negara tersebut juga melakukan ekspor dan impor.

Nilai ekspor Indonesia ke Singapura menempati pada urutan ke 3, setelah Jepang dan Amerika Serikat. Ekspor Indonesia ke Singapura yaitu karet, timah, kopra, minyak mentah dan gas alam. Sedangkan ekspor Singapura ke Indonesia yaitukapal, bahan kimia, hasil sulingan dari minyak bumi, barang-barang elektronik, tekstil, pakaian jadi, pipa besi dan baja.

Dengan beberapa penjelasan mengenai peta Singapura, letak geografis, asal mula negara Singapura, iklim dan keadaan alam, kegiatan penduduk, kekayaan alam dan kebudayaan di atas semoga menambah wawasan bagi Anda.

Leave a Reply