Pencemaran Tanah : Penyebab, Dampak dan Cara Menanggulanginya 1

Pencemaran Tanah : Penyebab, Dampak dan Cara Menanggulanginya

Pencemaran Tanah – Tanah adalah unsur alam yang berpengaruh untuk kelangsungan makhluk hidup di bumi. Mulai dari bahan makanan hingga tempat tinggal makhluk darat berada di tanah, makanya sangat penting untuk menjaga tanah dan jangan hanya dimanfaatkan saja. Tanah harus dijaga demi masa depan bumi lebih baik, jaga kesuburan dan kondisinya. Masalah yang paling mengganggu kondisi tanah adalah pencemaran tanah.

Pencemaran tanah tentu tidak bisa terjadi begitu saja, dan pasti ada faktor penyebabnya. Apalagi masalah pencemaran bukanlah topik asing sekarang ini, dan jika dibahas tidak akan ada habisnya. Ada beberapa topik mengenai pencemaran tanah, mulai dan penyebab hingga cara mengatasinya. Dan topik-topik tersebut perlu dibahas secara tuntas, supaya masyarakat paham dan masalah ini segera teratasi.

Dilihat dari manfaat tanah bagi kehidupan, menjaga nya sudah menjadi kewajiban bagi manusia. Makanya masalah yang terjadi pada tanah harus segera diatasi, jika tidak bisa menyebab dampak negatif untuk makhluk hidup. Supaya Anda lebih paham mengenai pencemaran tanah, tambah wawasan Anda dengan menyimak info berikut.

Pengertian Pencemaran Tanah Anda Wajib Tahu

Pengertian Pencemaran Tanah Anda Wajib Tahu

Sebelum mempelajari mengenai pencemaran tanah lebih lanjt, Anda perlu tahu arti istilah ini. terdapat dua kata yang menyusun yaitu kata pencemaran dan tanah, yang mana setiap kata memiliki makna masing-masing. Apabila kedua kata ini digabungkan, maka menimbulkan makna tersendiri. Kalau kata tanah memang sudah sangat familiar bagi masyarakat, karena tanah adalah tempat berpijak dan tempat tinggal bagi makhluk darat. Seiring dengan perkembangan manusia dari zaman ke zaman, memang tanah banyak dimanfaatkan.

Pemanfaatan tanah bisa dari dibuatnya bangunan di atas tanah hingga penanaman bahan pangan dengan media tanah. Tetapi pemanfaatan tanah yang sedemikian rupa, tentu memberikan dampak bagi lingkungan seperti pencemaran. Dan kata pencemaran itu sendiri memiliki arti  penggabungan dari beberapa unsur atau aspek. Namun penggabungan atau pencampuran ini bukan menimbulkan dampak positif, tetapi malah negatif. Yang mana unsur tanah yang seharusnya murni menjadi tercampur dengan unsur lain.

Kesimpulannya, pencemaran tanah ini berarti ada unsur yang memiliki sufat merusak yang tercampur dengan tanah. Dan adanya unsur tersebut bisa mengganggu keseimbangan alam dan membahayakan bagi makhluk hidup. Sekarang di berbagai tempat di bumi sudah mengalami pencemaran tanah. Perkembangan gaya hidup dan kebutuhan manusia malah membuat pencemaran semakin parah dan sulit untuk ditanggulangi. Padahal seharusnya manusia sadar dan menjaga alam bukan malah mencemari, karena segala kebutuhan berasal dari alam.

Penyebab Pencemaran Tanah

Penyebab Pencemaran Tanah

Tanah tidak akan tercemar jika tidak ada sebab, makanya penting untuk mengetahui penyebab pasti kenapa terjadi pencemaran tanah supaya proses penanggulangan semakin mudah. Selain itu, jika Anda tahu penyebab  pencemaran tanah maka Anda bisa menghindari aktivitas terkait. Sehingga kesuburan dan kondisi tanah terjaga, serta alam menjadi seimbang. Penyebab pencemaran tanah secara jelas bisa Anda simak pada informasi berikut.

1. Kebocoran Limbah

Limbah memang akan selalu mencemari jika dibiarkan begitu saja tanpa ada pengolahan. Makanya sebelum dibuang perlu diolah terlebih dahulu supaya lebih ramah lingkungan, terutama limbah industri. Memang tidak menutup kemungkinan adanya kebocoran limbah, dan hal ini bisa membuat pencemaran tanah yang parah.

2. Kebocoran Bahan Kimia Industri

Selain kebocoran limbah, bahan kimia industri yang bocor juga bisa membahayakan lingkungan. Apabila bahan kimia industri bocor, maka bisa merusak tanah serta membunuh banyak makhluk hidup. Apalagi sifat bahan kimia ada beragam, ada yang beracum hingga korosif.

3. Penggunaan Pestisida Berlebih

Bagi Anda yang menggeluti bidang pertanian, pasti obat pestisida sudah sangat familiar. Mungkin pestisida akan berdampak baik bagi pertumbuhan tanaman karena akan terbebas dari hama. Tetapi jika penggunaannya berlebihan maka bisa membuat tanah tercemar dan malah membuat hasil tanam tidak sehat untuk dikonsumsi. Jadi ketika Anda menggunakan pestisida harus dibatasi sesuai takaran, atau lebih bagus jika tidak menggunakannya.

4. Air Tercemar Pada Permukaan Tanah

Pencemaran air memang sudah biasa terjadi, biasanya penyebabnya juga limbah baik dari rumah tangga maupun industri. Dan seperti yang Anda tahu, bahwa air pasti akan mengalir di atas tanah dan meresap ke dalam tanah. Makanya jika terjadi pencemaran air, maka tanah di sekitarnya juga ikut tercemar.

5. Tumpahan Minyak

Minyak memang berasal dari alam tepatnya dari dalam bumi, tetapi jika tercampur dengan tanah tetap akan menimbulkan pencemaran. Misalnya saja terjadi kecelakaan pada kendaraan pengangkut minyak. Kemungkinan yang terjadi adalah, minyak yang diangkut tumpah. Minyak akan menyebar di permukaan tanah, dan hal inilah yang menjadi pencemaran.

6. Air Limbah Sampah

Sampah memang tidak memiliki dampak baik bagi lingkungan, dan merupakan salah satu sumber utama pencemaran. Bukan hanya bentuk fisik sampah saja yang mengganggu, tetapi juga airnya. Biasanya sampah yang menumpuk dan terguyur air hujan akan menghasilkan cairan berbau tidak sedap dan mencemari tanah.

7. Bahan Pencemar Lain

Selain berbagai penyebab di atas, ada juga penyebab lain yaitu terkontaminasinya tanah dengan zat lain. Asal zat tersebut bisa dari beragam sumber, bisa sampah hingga efek dari aktivitas tertentu. Ada berbagai macam zat seperti merkuri, timbal, tembaga, arsenic, seng, nikel, dan masih banyak lagi.

Sumber Dari Pencemaran Tanah

Sumber Dari Pencemaran Tanah

Jika ada penyebab maka ada sumber pasti munculnya pencemaran tanah, dan ini juga penting untuk diketahui. Karena dengan mengetahui sumbernya secara jelas, maka Anda bisa membedakan mana yang menyebabkan pencemaran dan tidak. Lalu apa saja sumber dari pencemaran tanah? Anda bisa lihat daftar berikut.

1. Limbah

Limbah adalah penyumbang kontribusi terbesar dalam pencemaran tanah, terutama limbah padat dan cair. Karena kedua jenis limbah tersebut adalah yang bisa memberikan dampak secara langsung pada tanah. Asal limbah juga beragam dan tentu hasil dari aktivitas manusia. Miris memang, yang menghasilkan limbah manusia tetapi dampak pencemarannya dirasakan semua makhluk hidup.

2. Pestisida dan Pupuk

Pada sektor pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida memang sudah biasa. Memang ada berbagai jenis, tetapi kebanyakan terbuat dari bahan kimia yang bisa mencemari tanah. Bagaimana bisa? Seperti yang Anda tahu, bahwa bahan kimia memiliki banyak sifat dan bisa merusak. Makanya jika penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebihan juga bisa merusak tanah di sekitarnya.

3. Bahan Kimia

Pada kehidupan modern memang ada berbagai penemuan dan penggunaan sesuatu yang baru. Salah satunya adalah bahan kimia, yang semakin lama jumlah jenisnya bertambah. Apabila Anda memiliki aktivitas yang melibatkan bahan kimia, maka Anda harus lebih berhati-hati. Jangan sampai bahan kimia yang Anda pakai masuk ke dalam tanah, karena bisa membuat pencemaran tanah semakin buruk.

4. Deforestasi

Deforestasi adalah kegiatan yang bisa menyebabkan dua pencemaran sekaligus, yaitu tanah dan udara. Karena ketika dilakukan deforestasi, maka pohon akan berkurang dalam jumlah yang besar. Sehingga membuat kesuburan tanah berkurang dan membuat polusi udara semakin menjadi-jadi.

Dampak yang Timbul Karena Pencemaran Tanah

Dampak yang Timbul Karena Pencemaran Tanah

Pencemaran bukanlah hal yang baik, pastinya menimbulkan dampak bagi kehidupan makhluk hidup. Dampaknya bukanlah sesuatu yang positif tetapi malah negatif, bisa dikatakan berbahaya bagi tanah. Anda perlu tahu dampak dari pencemaran tanah supaya paham betapa merugikannya hal itu.

1. Kematian Makhluk Hidup

Dampak pencemaran tanah memang beragam, tetapi yang satu ini memang termasuk yang paling berbahaya. Memang untuk sampai ke tahap membunuh makhluk hidup tidak secara langsung, tetapi secara perlahan dan bertahap. Tergantung dengan tingkat pencemaran tanah yang terjadi, semakin parah maka risiko kematian juga semakin tinggi. Biasanya makhluk hidup yang mudah terkena dampak adalah tumbuhan dan hewan, manusia juga bisa jika kondisi tanah benar-benar buruk.

2. Polusi Udara

Segala unsur di bumi memang saling berkesinambungan, makanya jika saru rusak bisa berakibat pada yang lain juga. Jadi apabila tanah tercemar, maka secara tidak langsung membuat udara tercemar. Misalnya saja ada banyak sampah menumpuk di tanah, maka akan menimbulkan bau tidak sedap serta lepasnya bahan kimia berbahaya ke udara.

3. Kesuburan Tanah Berkurang

Kalau hal yang satu ini memang sudah pasti terjadi jika tanah tercemar. Karena tanah yang dulunya subur dan murni menjadi tercampur dengan unsur lain yang merusak. Jika tanah sudah tidak subur lagi, maka dampaknya juga merugikan kehidupan. Misalnya seperti di bidang pertanian, apabila tanahnya mengalami penurunan kesuburan maka hasil tani tidak akan maksimal.

4. Rusaknya Ekosistem

Di permukaan bumi terdapat berbagai jenis ekosistem yang melibatkan banyak jenis makhluk hidup. Dalam sebuah ekosistem tentu setiap komponen memiliki peran tersendiri supaya kehidupan di dalamnya seimbang. Makanya jangan sampai ekosistem rusak supaya rantainya tidak rusak dan terputus. Perlu adanya upaya menjaga keseimbangan ekosistem baik yang ada di darat maupun perairan.

Pencemaran tanah merupakan salah satu pengganggu keseimbangan ekosistem terutama di darat. Makanya Anda perlu menjaga kondisi tanah supaya tidak tercemar dan menyebabkan kerusakan ekosistem. Karena jika ekosistem rusak dan tidak seimbang akan membuat jumlah suatu spesies tidak terkendali, ada yang terlalu banyak dan ada yang menurun jumlahnya.

5. Nilai Estetika Alam Rusak

Jika tanah di sekitar Anda subur dan dalam kondisi baik, maka kondisi lingkungan dan alam tentu akan baik dan indah. Namun, jika tanah nya tercemar maka keadaan alamnya tentu memprihatinkan dan tumbuhan akan sulit tumbuh. Olah karena itu, manusia perlu menjaga kesuburan tanah agar alam terawat dan indah.

Contoh Pencemaran Tanah

Contoh Pencemaran Tanah

Apabila Anda masih kurang mengerti kondisi seperti apa yang masuk dalam kategori pencemaran tanah, maka Anda perlu contoh nyata nya. Untuk sekarang ini ada banyak contoh, karena kasus ini sudah banyak terjadi. Ada pencemaran tanah yang disebabkan oleh manusia, ada juga yang terjadi secara alami. Makanya supaya Anda lebih paham tentang aspek pencemaran tanah, bisa menyimak contoh di sini.

Kategori pencemaran tanah yang pertama adalah yang terjadi karena proses alam. Peristiwa ini mengakibatkan tanah berakumulasi dengan bahan kimia yang beracun secara alami. Hanya saja peristiwa pencemaran tanah secara alami ini jarang terjadi dan tidak banyak kasus yang tercatat. Contoh nyata pencemaran tanah alami adalah yang terjadi di Gurn Atacama di Chile.

Kategori kedua adalah pencemaran tanah yang disebabkan oleh ulah manusia, bisa secara sengaja maupun tidak. Kejadian tidak sengaja yang mengakibatkan pencemaran tanah adalah kebocoran limbah atau bahan kimia industri, kecelakaan kendaraan pengangkut minyak, kontaminasi tanah dengan air tercemar, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk pencemaran tanah karena ada kesengajaan dari manusia adalah seperti pembuangan limbah sembarangan, pupuk kimia dan pestisida yang berlebih penggunaannya, dan banyak lagi.

[/su_note]

Cara Menanggulagi Pencemaran Tanah

Cara Menanggulagi Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah memang sangat berbahaya jika semakin parah, hanya saja banyak orang yang menyepelekannya. Meskipun begitu, Anda tenang saja karena pencemaran tanah masih bisa ditanggulangi. Dalam upaya penanggulangan nya memang tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi memerlukan kerja sama dengan seluruh masyarakat. Denga begitu penanggulangan bisa lebih cepat dan maksimal. Jika Anda ingin info lebih lengkap, simak daftar berikut.

1. Menumbuhkan dan Mengembangan Kesadaran Masyarakat

Sebelum Anda melakukan aksi penanggulangan secara langsung dengan alam, ada baiknya Anda mengajak masyarakat terlebih dahulu. Sehingga Anda perlu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga tanah dari pencemaran. Barulah Anda bisa mengajak masyarakat untuk menjaga kesuburan tanah bersama.

Karena untuk bisa mengatasi pencemaran butuh kerja sama semua pihak dan komponen masyarakat. Jika tidak, maka usaha memperbaiki lingkungan Anda akan sia-sia dan tidak ada kemajuan. Karena jika tidak ada koordinasi, bisa saja Anda menanggulangi tetapi masyarakat malah membuatnya tercemar kembali. Anda bisa mengajak masyarakat dengan promosi, mengedukasi secara langsung, atau melalui komunitas.

2. Menerapkan 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle

Sampah memang menjadi masalah dalam kehidupan manusia, makanya sebelum dibuang ada baiknya diolah. Dengan begitu bisa meminimalisasi jumlah sampah yang dibuang dan mencemari. Salah satu upaya tepat untuk mengurangi jumlah sampah adalah dengan sistem 3R. Apa itu sistem 3R?

Mungkin Anda sudah familiar dengan sistem ini, yang maka ada Reduce, Reuse, dan Recycle. Reduce adalah mengurangi, jadi Anda perlu mengurangi sampah dalam keseharian. Reuse adalah menggunakan ulang, yang artinya Anda harus menggunakan lagi barang yang masih layak pakai. Recycle adalah daur ulang, dimana Anda harus memanfaatkan sampah yang berguna sebagai barang lain.

Dengan adanya sisten ini maka bisa membuat sampah diolah dengan benar dan mengurangi pencemaran tanah. Selain itu, sampah yang kondisinya baik bisa dimanfaatkan lagi menjadi barang baru yang bermanfaat. Sehingga Anda juga lebih hemat, tidak perlu membeli barang baru lagi.

3. Melakukan Reboisasi

Anda pasti tahu bahwa semakin berkurang tanaman di permukaan tanah akan menyebabkan polusi udara semakin parah. Tetapi bukan hanya itu saja, karena berkurangnya tanaman juga bisa membuat kesuburan tanah berkurang. Di zaman sekarang ini ada tanaman di permukaan bumi banyak pengurangan. Bagaimana bisa? ada banyak penyebabnya, ada yang ditebang untuk diambil kayunya, peristiwa kebakaran hutan, pembukaan lahan baru, dan banyak lagi.

Makanya Anda perlu adakan program untuk membuat tanaman di bumi semakin banyak. Salah satunya adalah dengan reboisasi, sehingga tanaman yang sudah mati dan hilang bisa digantikan dengan yang baru. Tentu hal ini akan membuat tanah menjadi subur lagi.

3. Remidiasi Tanah

Mungkin untuk mengurangi dampak pencemaran tanah perlu dilakukan upaya langsung. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan remidiasi tanah, apa itu remidiasi tanah? Anda pernah mendengar kata remidi? Iya, remidi memiliki arti perbaikan sama seperti di sekolah. Jadi remidiasi tanah bisa diartikan sebagai tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki tanah yang rusak dengan cara pembersihan.

Biasanya remidiasi dilakukan dengan membersihkan tanah yang tercemar dan diharapkan kesuburan tanah akan kembali. Memang upaya ini tidak bisa berhasil secara 100% dan membuat tanah subur sepenuhnya. Namun, upaya remidiasi tanah ini setidaknya sudah bisa membuat keadaan tanah menjadi lebih baik.

4. Bioremidiasi

Upaya yang satu ini sebenarnya masih memiliki maksud yang sama dengan remidiasi tanah. Memang jika dilihat dari istilahnya saja terdapat kemiripan, hanya saja cara melakukannya berbeda. Apabila remidiasi akan dilakukan upaya pembersihan fisik secara langsung, maka bioremidiasi menggunakan bakteri dan jamur untuk membersihkan tanah dari pencemaran.

Cara kerjanya tentu dengan memasukkan bakteri dan jamur jenis tertentu ke dalam tanah. Setelah itu Anda tinggal menunggu hasil kerja jamur dan bakteri, karena akan merombak zat pencemar dalam tanah. Dengan begitu tanah akan kembali bersih dan terbebas dari zat berbahaya yang membuatnya tercemar.

Jika Anda sudah paham dengan pencemaran tanah dan cara menanggulangi nya, maka sekarang Anda perlu ikut dalam pemeliharaan tanah. Sebab, setiap keterlibatan komponen masyarakat akan sangat berarti dan membawa dampak positif bagi lingkungan. Jadi Anda perlu menumbuhkan inisiatif dan jangan menunggu untuk diberi perintah untuk ikut berpartisipasi. Karena menjaga alam sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia, dan jangan hanya mencemari saja.

Pencemaran Tanah : Penyebab, Dampak dan Cara Menanggulanginya

Leave a Reply