Urutan Nama nama 25 Nabi Beserta Sejarahnya dan Mukjizat

Urutan Nama nama 25 Nabi – Pengertian nabi adalah manusia yang diberikan wahyu oleh Allah SWT sehingga kedudukannya lebih tinggi daripada manusia lainnya. Ulasan di bawah ini akan membawa kita untuk lebih mengenal lagi siapa nabi-nabi dan rasul dalam kepercayaan agama Islam, mulai dari Nabi Adam sampai Rasulullah Saw.

Nabi Adam AS

Nabi Adam AS

Nabi Adam AS adalah nabi pertama yang diturunkan Allah ke muka bumi, Nabi Adam AS disebut juga sebagai Bapaknya Manusia. Sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah, Nabi Adam AS terlebih dahulu diciptakan untuk menempati Surga dengan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Allah.

Allah menciptakan pasangan Nabi Adam AS, Siti Hawa dari tulang rusuk Nabi Adam AS. Keduanya hidup bahagia di Surga hingga akhirnya terlena tipu daya iblis untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah SWT. Atas perbuatan mereka, Allah akhirnya memutuskan untuk menurunkan Nabi Adam AS ke Bumi.

Nabi Adam AS dan Hawa diturunkan di belahan bumi berbeda sehingga keduanya harus menempuh perjalanan panjang untuk kembali bertemu. Dengan sebenar-benarnya taubat, keduanya akhirnya bertemu. Kala itu hanya ada dua manusia di muka bumi, yakni Siti Hawa dan Nabi Adam AS.

Sebagai manusia dan nabi pertama, Nabi Adam AS diberikan mukjizat berupa kelahiran sebagai manusia dan nabi pertama. Sejarah mencatatkan bahwa kisah hidup Nabi Adam ialah pada tahun 5872 sampai 4942 sebelum Masehi. Konon Nabi Adam AS ini hidup selama 930 tahun lamanya.

Nabi Idris AS

Nama-nama nabi dan rasul kedua yang diutus Allah diantara para manusia adalah Nabi Idris AS. Beliau merupakan manusia sekaligus nabi pilihan Allah dengan kelebihan otak yang cerdas, suka menulis, berhitung, menguasai berbagai ilmu, dan sebagainya. Konon, Nabi Idris AS bukan manusia yang wafat di bumi.

Allah memutuskan untuk mengangkat Nabi Idris AS ke langit sebagai manusia pilihannya Allah. Nabi Idris dikisahkan lahir di daerah Irak, namun ada pula yang menyebutkan beliau dilahirkan di Mesir. Yang pasti adalah dakwah Nabi Idris AS adalah menyebarkan syariat Islam ke Kaum Bani Qabil dan Memfis.

Seperti Nabi Adam AS yang diberikan mukjizat oleh Allah SWT, Nabi Idris AS juga dianugerahi mukjizat berupa manusia pertama yang diberikan kemampuan menulis dengan pena. Jika dirunut sejarahnya ke belakang, Nabi Idris AS konon hidup dari tahun 4533 sampai 4188 SM, selama 345 tahun lamanya.

Seluruh manusia adalah keturunan Nabi Adam AS, termasuk juga dengan Nabi Idris AS. Konon, Nabi Idris AS yang merupakan nabi kedua dalam kepercayaan Islam ini merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam AS. Tepatnya, Adam AS, Syits, Anusi, Qinan, Mihlail, Yarid, baru kemudian Nabi Idris AS.

Nabi Nuh AS

Nabi Nuh AS

Ketiga, manusia beruntung yang ditunjuk oleh Allah SWT untuk menjadi nabi adalah Nabi Nuh AS. Nabi Nuh AS adalah nabi yang sangat pantas diteladani kesabarannya. Dapat dikatakan Allah memberikan perintah kepada Nabi Nuh AS untuk menghadapi kaumnya yang begitu parah sudah menyimpang.

Bukan hanya kaumnya, namun istri dan anaknya yang bernama Kan’an bahkan tidak memercayai ajaran yang dibawa Nabi Nuh AS. Sebagai salah satu nabi yang sangat sabar, Allah sampai memberikan gelar Ulul Azmi kepada Nabi Nuh AS. Allah juga menurunkan bala petaka kepada kaumnya melalui tsunami

Mukjizat nyata yang dianugerahkan kepada Nabi Nuh AS adalah perintah Allah untuk membuat perahu besar di atas gunung. Kala itu tidak ada hujan atau pertanda akan banjir besar, namun seketika Allah menurunkan hukuman bagi kaum Nuh yang tidak mau percaya ajaran Islam, tenggelamlah mereka.

Sementara kaum Nuh yang mau memercayai dakwah Nabi Nuh AS, termasuk para hewan akhirnya diselamatkan Allah SWT. Jika dirunut ke atas, Nabi Nuh AS adalah keturunan kesembilan dari garis keturunan Nabi Adam AS. Nabi Nuh hidup di masa 3993 sampai 3043 SM, tepatnya selama 950 tahun.

Nabi Hud AS

Nabi Hud AS

Nama-nama nabi dan rasul keempat yang diutus Allah di muka bumi untuk menyebarkan syariat Islam adalah Nabi Hud AS. Nabi Nuh AS merupakan keturunan Suku ‘Aad di Jazirah Arab, suku ini terkenal memiliki tanah yang subur. Namun, suatu waktu Allah menurunkan azab berupa kekeringan panjang di tanah ‘Aad.

Kaum yang tidak mengenal Tuhan dan menyembah tiga berhala, Shamud, Shada, dan Al-Haba ini tidak kunjung bertaubat. Alih-alih bertaubat, mereka justru mengabaikan perintah Nabi Nuh AS untuk mengesakan Allah. Atas kedurhakaan Kaum ‘Aad, Allah menurunkan azab kedua untuk mereka semua.

Allah menurunkan badai besar yang akhirnya meluluhlantakan Suku ‘Aad yang durhaka. Dari sekian banyak penduduk Suku ‘Aad yang binasa, Allah memberikan keselamatan kepada kaum yang mau memercayai Nabi Hud AS. Pertolongan Allah inilah yang menjadi mukjizat bagi Nabi Hud AS dan kaumnya.

Nabi Hud AS dan pengikutnya hijrah ke Hadramaut dan di sanalah tempat Nabi Hud AS wafat. Merunut ke sejarah, Nabi Hud AS hidup di zaman 2450 sampai 2320 SM, selama 130 tahun. Nabi Hud AS adalah manusia yang menjadi nabi dengan garis keturunan kedelapan dari nabi ketiga, Nabi Nuh AS.

Nabi Shalih AS

Nabi Shalih AS

Nabi Shalih AS merupakan nabi kelima yang diutus Allah SWT ke dunia dan ditugaskan untuk berdakwah di tengah Kaum Tsamud di Oman. Sama seperti para nabi pendahulunya, Nabi Shalih AS juga mendapatkan ujian berupa ketidakpercayaan kaumnya untuk senantiasa mengikuti ajaran Islam.

Hingga akhirnya Allah murka dan memerintahkan Malaikat Jibril untuk membinasakan kaum Nabi Shalih AS tersebut. Allah SWT menganugerahkan mukjizat kepada Nabi Shalih SWT, berupa kemunculan unta betina dari celah batu. Sayangnya, pertanda ini justru diabaikan oleh kaum Nabi Shalih tatkala itu.

Nabi Shalih AS adalah keturunan kesepuluh dari nabi ketiga, Nabi Nuh AS, penjabarannya Nabi Nuh As, Sam, Iram, Amir, Tsamud, Hadzir, Ubaid, Masah, Asif, Ubaid, dan terakhir adalah Nabi Shalih AS. Beliau hidup dari tahun 2150 sampai dengan 2080 sebelum Masehi, tepatnya selama 70 tahun di dunia.

Sejarah Nabi Shalih AS yang dilahirkan untuk berdakwah diantara Kaum Tsamud ialah dari ayahnya, beliau merupakan keturunan Ubay dan Jabir bin Tsamud. Penamaan Kaum Tsamud sendiri asal muasalnya dari kakek Nabi Shalih, yakni Tsamud bin Air bin Sam bin Nuh, yang merupakan nabi ketiga.

Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS

Nama-nama nabi dan rasul berikutnya adalah Nabi Ibrahim AS. Mengingat Nabi Ibrahim AS, kita akan teringat sejarah dimulainya lebaran haji atau Idul Adha yang diperingati umat Islam. Sejarah Idul Adha dimulai ketika Allah menurunkan perintah agar Nabi Ibrahim AS menyembelih Ismail yang kala itu masih belum diangkat menjadi nabi sebagai salah satu ujian.

Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu nabi yang diberikan gelar Ulul Azmi oleh Allah SWT. Nabi Ibrahim AS lahir di tengah kaum yang menyembah berhala, bahkan diketahui ayahnya sendiri adalah pembuat berhala. Nabi Ibrahim AS terlahir ketika ada kebijakan raja untuk menyembelih seluruh bayi laki-laki.

Cobaan yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim lainnya adalah ketika beliau menikah sudah cukup lama dengan Siti Sarah, namun tak kunjung dikaruniai anak. Atas alasan itu, Siti Sarah meminta Nabi Ibrahim AS menikahi seorang hamba sahaya, bernama Siti Hajar, dari sinilah terlahir Nabi Ismail AS.

Mukjizat nyata yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS adalah penyelamatan Allah atas Nabi Ibrahim AS ketika Raja Namrud memberikan perintah membakar Nabi Ibrahim AS hidup-hidup. Nabi Ibrahim AS hidup selama 175 tahun lamanya, yakni dari tahun 1977 sampai 1822 sebelum Masehi.

Nabi Luth AS

Nabi Luth AS

Sejarah Nabi Luth juga sepertinya bukan sejarah asing di telinga umat Islam. Dari masa Nabi Luth AS ini seolah kita diperkenalkan dengan penyimpangan laknat oleh Kaum Sodom. Tatkala ini dikenal penyimpangan berupa homoseksual dan lesbian, bahkan istri dari Nabi Luth AS sendiri demikian adanya.

Nabi Luth AS, sesuai dengan tugasnya telah berulang kali memberikan peringatan kepada kaumnya, sayang, tidak mudah untuk membuat mereka tersadar. Sama seperti kaum-kaum jahiliyah sebelumnya, Allah pun murka dan menurunkan azab pedih, terkecuali bagi orang-orang yang mau percaya.

Penyelamatan atas Nabi Luth AS dan kaumnya inilah yang dijadikan sebagai mukjizat Allah SWT kepada Nabi Luth As. Nabi Luth diketahui telah hidup selama 80 tahun lamanya, yakni dari tahun 1950 sampai dengan 1870 sebelum Masehi. Nabi Luth AS merupakan nabi dn keponakan langsung Nabi Ibrahim AS.

Garis keturunan Nabi Luth AS dimulai dari Nabi Nuh As. Yakni, Nabi Nuh AS, Sam, Arfakhsyad, Shalih, Bir, Falij, Ra’u, Saruj, Nahur, Tarakh, Haran, sampailah ke Nabi Luth AS. Dari semenjak kaum Nabi Luth AS, kita sudah diperkenalkan dengan kisah menyimpang para LGBT, terutama homoseksual dan lesbian.

Nabi Ismail AS

Nabi Ismail AS

Nama-nama nabi dan rasul berikutnya, Nabi Ismail AS merupakan putra kandung dari Nabi Ibrahim AS yang terlahir dari seorang hamba sahaya, Siti Hajar. Sejarah hidup Nabi Ismail AS merupakan sejarah yang lekat dengan kehadiran air zam-zam diantara Bukit Shafa dan Marwah. Kala itu Siti Hajar sedang berlarian mencari air untuk Nabi Ismail AS.

Dikisahkan Siti Hajar dan Nabi Ismail AS pernah diutus untuk pergi ke Mekkah, tepatnya di padang pasir yang amat tandus. Ketika Siti Hajar berlarian, keluarlah air dari tanah yang kita kenal kemudian sebagai air zam-zam. Kisah hidup Nabi Ismail AS juga berhubungan dengan sejarah Idul Adha atau lebaran haji.

Ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih Nabi Ismail AS sebagai ujian keimanan, Allah menggantikan posisi Nabi Ismail AS dengan domba. Sehingga diperingatilah Idul Adha oleh yang mampu dengan menyembelih hewan qurban. Nabi Ismail AS berperan dalam pendirian Ka’bah.

Mukjizat yang Allah turunkan kepada Nabi Ismail AS ialah menjadi manusia pertama yang melaksanakan ibadah haji, di samping keluarnya air zam-zam dari dalam tanah. Nabi Ismail AS telah hidup selama 137 tahun lamanya, tepatnya tahun 1911 sampai dengan tahun 1774 sebelum Masehi.

Nabi Ishaq AS

Nabi Ishaq AS

Nabi Ibrahim AS memiliki istri pertama bernama Siti Sarah, beliaulah ibunda dari Nabi Ishaq AS. Secara jelas, Nabi Ishaq AS adalah saudara tiri dari Nabi Ismail AS. Allah menganugerahkan kenabian kepada Nabi Ishaq AS, seperti Ia menganugerahkan kenabian kepada Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail AS.

Nabi Ibrahim AS pernah memberikan saran kepada Nabi Ishaq AS sebelum menikah, yakni melarang menikahi wanita Kaum Kana’an yang ingkar. Menuruti perintah ayahnya, Nabi Ishaq AS akhirnya menikah dengan wanita dari Negeri Harran. Sama seperti nabi lainnya, Nabi Ishaq AS diberikan mukjizat.

Mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ishaq AS adalah kesabaran luar biasa ketika menghadapi kenyataan bahwa istri Nabi Ishaq AS sulit mendapatkan keturunan. Berkat kesabaran Nabi Ishaq AS dan istri, akhirnya Allah SWT memberikan karunia tak terduga, yakni anak kembar untuk mereka berdua.

Nabi Ishaq AS yang merupakan keturunan langsung dari Nabi Ibrahim AS tercatat hidup selama 180 tahun atau dari 1897 sampai dengan 1717 sebelum Masehi. Dari kisah hidup Nabi Ishaq AS, kita mendapatkan pelajaran berharga terkait kesabaran, terutama dalam mendapatkan anak atau keturunan.

Nabi Yaqub AS

Nabi Yaqub AS

Nabi Yaqub AS dapat dikatakan sebagai nama-nama nabi dan rasul yang merupakan bapaknya kaum Bani Israil. Nabi Yaqub AS memiliki saudara kembar, namanya Aish. Sayangnya, Aish menaruh rasa iri sampai-sampai berniat membunuh Nabi Yaqub AS. Nabi Yaqub AS akhirnya memutuskan untuk mengungsi ke Harran kemudian menikahi 4 orang istri.

Dari keempat orang istri tersebut, Nabi Yaqub AS dikaruniai sebanyak 12 orang anak. Mukjizat nyata yang Allah anugerahkan kepada Nabi Yaqub AS adalah banyak keturunannya langsung yang diangkat menjadi nabi serta rasul. Nabi Yaqub tercatat hidup selama 147 tahun, dari 1837 sampai 1690 SM.

Nabi Yaqub merupakan keturunan langsung dari Nabi Ishaq AS, artinya Nabi Yaqub AS dan saudaranya Aish adalah anak kembar yang dianugerahkan Allah SWT kepada Nabi Ishaq AS dan istri. Dari keduabelas anak yang dilahirkan oleh keempat istri, salah satu putra Nabi Yaqub AS adalah Nabi Yusuf AS.

Nabi Yaqub mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menyebarkan ajaran Islam di Negeri Kan’an dan memiliki kehidupan sebagai petani serta peternak. Dari keempat istri yang dipersunting Nabi Yaqub AS, dua diantaranya adalah saudara kandung, kala itu belum ada larangan dan dua diantaranya budak.

Nabi Yusuf AS

Nabi Yusuf AS

Membicarakan Nabi Yusuf AS dari dulu tidak pernah lepas dari image tampan hingga dapat memalingkan perhatian. Nabi Yusuf AS bahkan harus menanggung rasa iri oleh para saudara kandungnya sampai-sampai beliau terancam untuk dibunuh. Ketampanan Nabi Yusuf AS juga membuat istri tuannya tergoda.

Mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Yusuf AS adalah kemampuan untuk menafsirkan mimpi dengan tepat. Atas kemampuannya ini, bahkan Nabi Yusuf AS pernah dimintai untuk menafsirkan mimpi raja yang berkuasa pada masanya. Nabi Yusuf AS hidup selama 110 tahun, tepatnya 1745 – 1635 SM.

Nabi Yusuf AS merupakan anak kandung langsung dari Nabi Yaqub AS. Ibunda Nabi Yusuf AS adalah Rahil, satu dari empat istri yang dinikahi oleh Nabi Yaqub AS. Untuk pertama kalinya Nabi Yusuf AS menceritakan mimpinya kepada ayahnya, Nabi Yaqub AS. Mimpi itu ternyata merupakan sebuah pertanda.

Nabi Yusuf AS menceritakan bahwa dalam mimpinya beliau melihat sebelas bintang serta matahari tengah bersujud kepadanya. Mendengar mimpi tersebut, Nabi Yaqub AS meminta agar Nabi Yusuf AS tidak menceritakan perihal mimpinya kepada pada saudaranya karena takut Nabi Yusuf AS diperdaya.

Nabi Ayyub AS

Nabi Ayyub AS

Nama-nama nabi dan rasul berikutnya yang dianugerahi gelar kenabian oleh Allah SWT adalah Nabi Ayyub AS. Nabi Ayyub AS merupakan salah satu nabi yang mengajarkan kesabaran luar biasa kepada seluruh umat. Allah tidak hanya menguji Nabi Ayyub AS dengan satu hal, melainkan beberapa, seperti harta, keluarga, dan penyakit.

Sebelum menderita penyakit parah yang lama sekali, yakni dikisahkan selama 8 tahun sakitnya, Nabi Ayyub AS dikenal dengan kekayaan yang berlimpah. Hartanya amat banyak bahkan hewan ternaknya konon sulit terhitung. Nabi Ayyub AS juga semasa kaya rayanya selalu berbuat baik terhadap sesama.

Nabi Ayyub AS dikisahkan pernah menderita sakit kronis dalam kurun waktu cukup lama. Beliau tercatat sebagai nabi dari keturunan kelima Nabi Ishaq AS. Garis keturunan Nabi Ayyub AS dimulai dari Nabi Ishaq AS, Al Aish, Rum, Tawakh, Amush, dan barulah Nabi Ayyub AS yang ditunjuk menjadi nabi.

Nabi Ayyub AS diketahui pernah hidup selama 120 tahun, jika dijabarkan dari tahun 1540 sampai dengan 1420 sebelum Masehi. Mukjizat yang Allah turunkan kepada Nabi Ayyub AS adalah ketika Nabi Ayyub AS menghentakkan kaki di tanah, seketika muncullah sumber air yang menyembuhkan sakit beliau.

Nabi Syu’aib AS

Nabi Syu’aib AS

Nabi berikutnya yang diutus Allah SWT untuk dapat diteladani kisahnya adalah Nabi Syu’aib AS. Tugas Nabi Syu’aib AS adalah membenarkan akidah Kaum Madyan yang terkenal dengan kecurangan timbangan kala berdagang. Kala itu Nabi Syu’aib AS dan Kaum Madyan sama-sama tinggal di Gunung Sinai.

Saking jahiliyahnya Kaum Madyan, Nabi Syu’aib AS sampai berdoa kepada Allah SWT untuk menurunkan azab kepada kaum tersebut. Mendengar doa Nabi Syu’aib AS, Allah akhirnya menurunkan azab berupa awan gelap, sambaran petir, dan gempa bumi yang menimpa kaum curang dan penyembah berhala itu.

Pengabulan doa Nabi Syu’aib AS tersebutlah yang menjadi mukjizat nyata dari Allah. Nabi Syu’aib diketahui telah hidup selama 110 tahun, terhitung dari tahun 1600 sampai dengan tahun 1490 sebelum Masehi. Nabi Syu’aib diketahui merupakan keturunan keempat langsung dari Nabi Ibrahim AS.

Jika dijabarkan, keturunannya mulai dari Nabi Ibrahim AS, Madyan, Yasykur, MIkail, kemudian barulah Nabi Syu’aib AS. Kejahiliyahan Kaum Madyan yang berlokasi di perbatasan Palestina ternyata bukan hanya mencurangi timbangan, namun juga merampok dan menipu terhadap sesama manusia.

Nabi Musa AS

Nabi Musa AS

Nama-nama nabi dan rasul selanjutnya adalah kisah Nabi Musa AS yang terkenal hidup pada masa kerajaan kejam Firaun. Ketika itu Firaun mengakui dirinya sebagai Tuhan, bahkan tepat di saat Musa kecil lahir, Ia memerintahkan semua bayi laki-laki untuk dibunuh. Bayi Musa yang tanpa dosa pun dihanyutkan ke sungai nil dengan tujuan penyelamatan.

Beruntungnya, Nabi Musa AS justru ditemukan oleh istri Firaun dan dirawat dengan baik di kerajaan. Mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa AS adalah mampu mengubah tongkat menjadi ular serta tongkatnya tersebut dapat membelah laut merah ketika Firaun dan pasukannya mengejar Nabi Musa AS.

Atas izin Allah SWT, Nabi Musa AS dan pengikutnya bisa diselamatkan dan ditenggelamkanlah Firaun yang muminya sampai sekarang dapat kita saksikan sebagai sebuah pelajaran. Nabi Musa AS juga diberikan anugerah oleh Allah SWT berupa kitab suci Taurat, pendahulu sebelum Al-Quran.

Nabi Musa AS merupakan keturunan dari Nabi Yaqub AS. Yang mana jika dijabarkan, yakni silsilahnya dimulai dari Nabi Yaqub AS, Lawi, Azar, Qahats, Imran, terakhir Nabi Musa AS. Nabi Musa As hidup selama 120 tahun, tepatnya pada tahun 1527 sampai dengan tahun 1407 sebelum Masehi.

Nabi Harun AS

Nabi Harun AS

Nabi Harun AS merupakan saudara kandung Nabi Musa AS yang berjuang untuk meluruskan keimanan Kaum Bani Israil ketika mereka menyembah patung sapi emas dengan sebutan Samiri. Nabi Harun AS diberikan mukjizat oleh Allah SWT berupa kepandaian atau kecakapan dalam hal berpidato dan berdakwah.

Nabi Harun AS merupakan keturunan kelima dari Nabi Yaqub AS, dengan lama hidup sekitar 123 tahun, tepatnya dari tahun 1531 sampai 1408 sebelum Masehi. Kisah perjuangan Nabi Harun AS tidak bisa dilepaskan dari sejarah dakwah Nabi Musa AS sebab keduanya bahu membahu meluruskan umat.

Pernah satu kali Nabi Musa AS mendapatkan perintah untuk menerima wahyu Allah SWT selama 40 hari 40 malam di Bukit Thursina. Nabi Musa AS kala itu memercayakan kaumnya kepada Nabi Harun AS yang tidak lain adalah kakaknya. Di tengah menunggu Nabi Musa AS, ada Samiri yang membuat berhala.

Samiri membuat patung sapi emas lantas memasukkan tapak kaki kuda Malaikat Jibril dengan tujuan agar patung sapi buatannya berbicara. Samiri lantas mengerahkan kaum Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS untuk menyembah patung tersebut. Nabi Harun AS berusaha meluruskan akidah kaumnya selama Nabi Musa menerima wahyu.

Nabi Zulkifli AS

Nabi Zulkifli AS

Nama-nama nabi dan rasul keenam belas yang selanjutnya harus kita ketahui dalam ajaran Islam adalah Nabi Zulkifli AS. Nabi Zulkifli AS dikenal sebagai seorang raja yang baik hati, bijaksana, serta tidak sombong. Bahkan diceritakan ketika syaitan menyamar untuk menguji keimanan Nabi Zulkifli AS, beliau tetap tenang.

Nabi Zulkifli AS merupakan anak kandung dari Nabi Ayyub AS yang tercatat hidup selama 75 tahun, dari tahun 1500 sampai dengan tahun 1425 sebelum Masehi. Mukjizat nyata yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Zulkifli AS adalah dianugerahinya beliau sebagai manusia dan nabi yang dermawan dan bijaksana.

Nabi Zulkifli AS juga dikisahkan sebagai nabi yang selamat dari reruntuhan bangunan ayahnya, Nabi Ayyub AS. Zulkifli sendiri memiliki makna yang sanggup, artinya Nabi Zulkifli AS yang bernama asli Basyar diberikan penamaan Zulkifli karena beliau sanggup mengemban amanat sebagai seorang raja.

Pengangkatan Nabi Zulkifli AS menjadi seorang raja dimulai ketika beliau menyanggupi permintaan dari raja tua tanpa keturunan yang saat itu berkuasa. Nabi Zulkifli AS yang terbilang masih muda menerima penawaran raja kepada seluruh rakyatnya untuk memegang tampuk kerajaan, meneruskan dirinya.

Nabi Daud AS

Nabi Daud AS

Nabi Daud AS juga merupakan seorang raja di Israel, beliau tercatat sebagai orang yang mampu mengalahkan Jalut, prajurit dari Flistin. Nabi Daud AS diwahyukan sebuah kitab bernama Zabur dan beliau diketahui amat fasih membaca kitab suci tersebut. Nabi Daud AS hidup selama 100 tahun.

Tepatnya, dari tahun 1063 sampai dengan 963 sebelum Masehi. Atas kuasa Allah SWT, Nabi Daud AS diberikan mukjizat luar biasa berupa kemampuan untuk melunakkan serta membuat besi menjadi bengkok. Nabi Daud AS ini merupakan keturunan kesebelas dari Nabi pendahulu, yakni Nabi Ishaq AS.

Moyang Nabi Daud AS dimulai dari Nabi Ishaq AS, Yahudza, Farish, Hashrun, Aram, Aminadab, Hasyun, Salmun, Bu’az, Uwaibid, Isya, dan kemudian Nabi Daud AS itu sendiri. Nabi Daud AS diberikan kemampuan istimewa, berupa kemampuan untuk berkomunikasi dengan para binatang di sekitarnya.

Nabi Daud AS juga diceritakan memiliki suara yang merdu. Kisah Nabi Daud AS menjadi raja dimulai ketika beliau menuruti perintah ayahnya untuk berperang membersamai Raja Thalut. Menurut sejarah, Raja Thalut berperang melawan Raja Djalut yang zalim nan kejam. Singkatnya, Raja Thalut menang.

Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS

Berikutnya nama-nama nabi dan rasul yang diturunkan Allah untuk berdakwah ke seluruh umat manusia adalah Nabi Sulaiman AS. Seperti Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS juga merupakan seorang raja yang diberkati kecerdasan. Nabi Sulaiman AS bahkan diberikan kuasa untuk memberikan kepemimpinan atas hewan dan bangsa jin.

Bukan main-main, bahkan istana Nabi Sulaiman AS ini terbuat dari tembaga cair yang berasal dari perut bumi. Istananya sangat megah sampai dikisahkan dapat mengelabui Ratu Bilqis. Nabi Sulaiman diberikan mukjizat oleh Allah SWT berupa kemampuan berkomunikasi dengan bangsa jin dan para binatang.

Nabi Sulaiman AS tercatat telah hidup dari tahun 989 sampai dengan tahun 923 sebelum Masehi, tepatnya selama 66 tahun. Pantas jika beliau menjadi seorang raja sebab ternyata Nabi Sulaiman AS ini merupakan keturunan langsung dari raja pendahulu, yakni Nabi Daud AS.

Konon kelebihan Nabi Sulaiman AS untuk dapat berbicara dengan binatang sampai-sampai mengindikasikan bahwa angin pun dapat tunduk pada Nabi Sulaiman AS. Kuasa Nabi Sulaiman AS atas bangsa jin dan bangsa hewan membuat beliau mudah memerintah, salah satunya untuk mendirikan bangunan.

Nabi Ilyas AS

Nabi Ilyas AS

Nabi berikutnya yang wajib diketahui kisah, sejarah, serta mukjizatnya adalah Nabi Ilyas AS. Tugas Nabi Ilyas AS adalah berdakwah kepada Kaum Bani Israil, namun dakwah memang bukan hal mudah, Nabi Ilyas AS pun mendapati penolakan. Allah tidak tinggal diam, akhirnya menurunkan kemarau panjang.

Ditimpa kemarau berkepanjangan, akhirnya Kaum Bani Israil mau menyembah Allah dan menuruti Nabi Ilyas AS. Namun, dasarnya sifat manusia, tak bertahan selamanya, pengingkaran Kaum Bani Israil pun terjadi lagi. Kali kedua, Allah menurunkan azab berupa gempa bumi maha dahsyat kepada Bani Israil.

Kesabaran tanpa batas yang dimiliki Nabi Ilyas AS ketika menghadapi kaumnya yang selalu mencibir dakwahnya tak lain mukjizat baginya. Jika dirunut, diketahui bahwa Nabi Ilyas AS ini merupakan keturunan keempat dari Nabi Harun AS. Urutannya, Nabi Harun AS, Alzar, Fanhash, Yasin, baru kemudian lahirlah Nabi Ilyas AS.

Nabi Ilyas AS telah hidup selama 60 tahun, terhitung dari tahun 910 sampai dengan 850 sebelum Masehi. Salah satu balasan Allah SWT atas kesabaran Nabi Ilyas AS adalah ketersediaan makanan di rumah kosong, di mana pun Nabi Ilyas AS berada ketika melarikan diri dari ancaman pembunuhan Kaum Bani Israil.

Nabi Ilyasa AS

Nabi Ilyasa AS

Nama-nama nabi dan rasul kedua puluh yang wajib diketahui oleh seluruh umat Islam adalah Nabi Ilyasa AS, selaku anak angkat dari Nabi Ilyas AS. Konon, dulu Nabi Ilyas AS pernah membantu kesembuhan penyakit Nabi Ilyasa AS sehingga tertariklah Nabi Ilyasa AS untuk meneruskan dakwah ayah angkatnya tersebut.

Nabi Ilyasa AS diketahui meneruskan dakwah sang Ayah di Yordania dan sempat menemui kaumnya tunduk patuh pada ajaran Islam. Sayangnya, hal tersebut tidak bertahan kekal dan kaumnya kembali sesat. Atas ingkarnya iman para kaum Nabi Ilyasa AS tersebut, diturunkanlah bencana kekeringan oleh Allah SWT.

Berdasarkan cerita, Nabi Ilyasa AS diberikan mukjizat luat biasa, kemampuan menghidupkan orang mati. Tentu saja atas izin Allah SWT. Nabi Ilyasa AS telah hidup selama 90 tahun, tepatnya dari tahun 885 sampai tahun 795 sebelum Masehi. Nabi Ilyasa AS diketahui sebagai keturunan keempat dari Nabi Yusuf AS.

Jika dirunut, silsilah Nabi Ilyasa AS dimulai dari Nabi Yusuf As, ifrayim, Syutlim, Akhtub, dan barulah kemudian Nabi Ilyasa AS. Ketika Nabi Ilyasa AS wafat, disayangkan sekali karena ternyata kaumnya kembali menyimpang. Dengan ini, Allah SWT akhirnya menurunkan Nabi Yunus AS ke dunia.

Nabi Yunus AS

Nabi Yunus AS

Menceritakan kisah Nabi Yunus AS, kita akan dibawa ke kisah seorang nabi yang masuk ke dalam perut ikan paus. Asal muasal kisah Nabi Yunus AS ditelan ikan paus ketika beliau mencoba menjauh dari Kaum Ninawa. Nabi Yunus AS memutuskan untuk menumpang sebuah kapal mengembara di lautan.

Sayangnya, kapal mengalami kendala sehingga harus mengurangi jumlah penumpang dan nama Nabi Yunus AS selalu keluar untuk diturunkan dari kapal. Akhirnya, Nabi Yunus AS pun melemparkan diri ke laut dan ditelan oleh seekor ikan paus, namun sejarah memastikan bahwa beliau telah diselamatkan.

Nabi Yunus AS diberika mukjizat oleh Allah SWT berupa keselamatan dari dalam perut ikan paus setelah berzikir meminta ampun tak henti 40 hari lamanya. Nabi Yunus AS diketahui hidup di dunia selama 70 tahun lamanya, lebih tepatnya pada tahun 820 sampai tahun 744 sebelum Masehi pada masa lalu.

Nabi Yunus AS adalah keturunan keempat dari nabi sebelumnya, Nabi Yusuf AS. Silsilahnya dimulai dari Nabi Yusuf AS, Bunyamin, Abumatta, Matta, kemudian lahirlah Nabi Yunus AS. Kisah Nabi Yunus AS ini membuat kita paham bahwa manusia memiliki batas kesabaran, namun Allah SWT memiliki pengampunan sangat luas.

Nabi Zakariya AS

Nabi Zakariya AS

Nama-nama nabi dan rasul selanjutnya adalah Nabi Zakariya AS, nabi yang berharap diberikan keturunan oleh Allah SWT meskipun usianya telah senja. Hingga suatu hari seorang janda memberikan anak perempuan bernama Maryam kepada Nabi Zakariya AS. Kesabaran Nabi Zakariya inilah yang menjadi mukjizatnya dari Allah SWT.

Berkat kesabarannya, Nabi Zakariya AS dan istri yang sama-sama telah uzur dikaruniai Nabi Yahya AS di usia senjanya. Nabi Zakariya AS diketahui telah hidup selama 122 tahun, terhitung dari tahun 91 sampai dengan 31 sebelum Masehi. Beliau merupakan keturunan keenam belas dari Nabi Sulaiman AS.

Ada juga sumber yang menyatakan bahwa awal mula Nabi Zakariya AS mengurus Maryam ialah karena beliau memenangkan undian di tengah orang-orang yang ingin mengurus Maryam. Kala itu kondisinya Maryam tidak memiliki ayah karena ayahnya telah lebih dulu meninggal semasa ia masih kecil.

Yang pasti adalah dari sejarah Nabi Zakariya AS yang membesarkan Maryam, dimulailah sejarah tentang Nabi Isa AS. Sedikit saja, Nabi Isa AS terlahir dari Maryam tanpa adanya seorang ayah. Atas kuasa Allah, Maryam hamil dan mampu melahirkan Nabi Isa AS di bawah sebuah pohon dengan selamat.

Nabi Yahya AS

Nabi Yahya AS

Nabi berikutnya yang wajib diketahui dalam sejarah Islam adalah Nabi Yahya AS. Nabi Yahya AS ini merupakan anak kandung dari Nabi Zakaria AS. Sedari kecil, konon Nabi Yahya AS ini diberikan kemampuan untuk menafsirkan isyarat, sehingga mampu memutuskan perkara manusia atas adanya izin dari Allah SWT.

Nabi Yahya AS juga dikenal sebagai pribadi yang sangat memggemari bacaan serta dapat menjelaskan hal-hal seputar agama kepada kaum. Sebagai nabi, jelas Nabi Yahya AS mengisi seumur hidupnya dengan menebarkan kebenaran dan perintah untuk senantiasa mengesakan Allah SWT.

Sayangnya, Nabi Yahya AS harus wafat dalam usia muda karena pernah menentang pernikahan penguasa Palestina dengan keponakannya. Karena murka dan amarah, penguasa berikut keponakannya tersebut membunuh Nabi Yahya AS. Nabi Yahya AS hanya hidup di dunia selama 30 tahun saja.

Tercatat sejak zaman 1 sampai 31 Masehi silam. Bukan tanpa alasan Nabi Yahya AS menentang pernikahan tersebut, karena konon bertentangan dengan Taurat serta Zabur. Nabi Yahya AS dikatakan memiliki mukjizat berupa sifat yang baik, tidak angkuh atau sombong, serta selalu hormat kepada kedua orang tuanya.

Nabi Isa AS

Nabi Isa AS

Nama-nama nabi dan rasul kedua puluh empat yang wajib diketahui adalah Nabi Isa AS, seorang anak laki-laki yang terlahir dari perempuan suci, Maryam. Beliau lahir tanpa ayah dan diberikan karunia dapat berbicara sedari bayi untuk menjelaskan kepada orang banyak kenapa ibunya, yakni Maryam dapat hamil tanpa seorang suami.

Tugas Nabi Isa AS adalah berdakwah dan mengislamkan orang-orang Bani Israil, namun sayangnya perjuangan tersebut tidak mudah. Sehingga muncullah niat jahat untuk membunuh Nabi Isa AS dengan cara disalib. Namun, Allah mengulurkan pertolongannya kepada Nabi Isa AS dengan mengangkatnya ke langit.

Sementara orang yang dikenal sebagai Nabi Isa AS pada salib tidak lain adalah orang lain yang Allah serupakan dengan wajah Nabi Isa AS. Nabi Isa AS di dunia selama 33 tahun, tepatnya dari tahun 1 sampai 32 Masehi. Nabi Isa AS merupakan keturunan ketujuh belas dari Nabi Sulaiman AS.

Mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Isa AS ini adalah dapat menyembuhkan orang sakit, dapat berbicara ketika masih bayi, memberi nyawa pada burung dari tanah liat. Tidak berhenti sampai di sana, beliau juga dapat menghidupkan orang mati serta dapat meminta makanan dari Surga atas ridho Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW

Terakhir, nabi pamungkas yang tidak akan pernah ada lagi nabi setelahnya adalah Nabi Muhammad Saw. Beliau sudah menjadi seorang yatim piatu dari usia 6 tahun. Banyak hal yang harus dilalui beliau untuk menegakkan syariat Islam. Bahkan beliau harus berkonflik dengan pamannya sendiri.

Nabi Muhammad Saw dikisahkan menikah dengan Siti Khadijah, yang mana Siti Khadijahlah yang melamar beliau kala itu. Nabi Muhammad Saw dan Siti Khadijah terpaut perbedaan umur cukup jauh, yakni 15 tahun, di mana Nabi Muhammad lebih muda. Sisi Khadijah adalah sosok wanita yang mulia.

Mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw adalah kitab suci umat Islam, yakni Al-Quran yang sampai sekarang tidak ada perubahan atasnya. Al-Quran adalah sebenar-benarnya petunjuk atau pedoman hidup untuk seluruh umat Muslim di dunia. Wajib diamalkan segala perintah serta larangannya.

Nabi Muhammad Saw telah hidup di dunia selama 62 tahun, yakni dari tahun 570 sampai dengan tahun 632 Masehi silam. Jika dirunut, garis keturunan Nabi Muhammad Saw merupakan dari Nabi Ismail AS. Banyak sekali teladan yang dapat diresap dari nabi akhir zaman, Nabi Muhammad Saw.

Dari kedua puluh lima nama-nama nabi dan rasul di atas, kita dapat menarik banyak sekali pelajaran, terutama tentang bagaimana ketaatan kepada Allah SWT. Siapa pun akan diuji dengan berbagai tingkatan, bergantung pada kehendak Allah SWT. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selamat dan dapat berkumpul di Surga kelak.

Urutan Nama nama 25 Nabi Beserta Sejarahnya dan Mukjizat

Leave a Reply